Gubuku – Buat kamu yang sering scroll TikTok atau Reels, pasti sadar kalau gaya hidup sehat dan sustainable lagi naik daun banget akhir-akhir ini. Dari mulai thrifting, bawa tumbler sendiri, sampai mulai coba-coba nanem tanaman sendiri di rumah.
Nah, buat kamu yang punya space terbatas—entah itu di rooftop, kosan, atau bahkan cuma di teras apartemen—ada dua tanaman bumbu dapur yang wajib banget kamu coba tanam: lengkuas dan kunyit.
Selain gampang banget perawatannya, punya stok bumbu dapur organik sendiri itu vibe-nya kerasa banget kayak adulting level pro! Plus, bisa bikin dompet aman pas harga bahan pokok lagi naik.
Yuk, intip trik mudah budi daya lengkuas dan kunyit organik di rumah tanpa bikin ribet!
Kenapa Harus Lengkuas dan Kunyit?
Sebelum masuk ke triknya, kita spill dulu kenapa dua tanaman empon-empon ini worth it banget buat ditanam:
-
Anti Gagal: Tanaman rimpang ini terkenal bandel dan tahan banting. Cocok banget buat pemula yang hobi overthinking takut tanamannya mati.
-
Super Multifungsi: Kunyit bisa jadi skincare alami (masker anti-jerawat) atau jamu kekinian, sementara lengkuas bikin masakan apa pun jadi next level gurihnya.
-
Gaya Hidup Organik: Bebas pestisida kimia, jadi aman banget buat kesehatan jangka panjang.
3 Langkah Mudah Menanam Lengkuas dan Kunyit di Rumah
Nggak perlu lahan seluas lapangan bola kok. Cukup siapkan beberapa items berikut dan ikuti langkah-langkah simpelnya:
1. Siapkan Bibit yang Berkualitas (Jangan Asal Ambil!)
Langkah awal ini kunci utamanya. Jangan pakai rimpang yang sudah keriput atau busuk di kulkas ya!
-
Pilih rimpang tua: Ambil rimpang kunyit atau lengkuas yang sudah tua, segar, dan memiliki mata tunas yang mulai menonjol (calon tumbuh daun).
-
Trik percepat tumbuh: Biarkan rimpang di tempat yang agak lembap selama beberapa hari sampai tunasnya makin jelas kelihatan sebelum mulai ditanam.
2. Pilih Media Tanam yang “Estetik” dan Subur
Kamu bisa manfaatkan polybag, pot bekas cat, atau planter bag jika tidak punya tanah pekarangan.
-
Campurkan tanah gembur, kompos organik (atau pupuk kandang), dan sekam bakar dengan perbandingan seimbang (2:1:1).
-
Media tanam yang gembur bikin rimpang di dalam tanah nanti bisa tumbuh leluasa tanpa sesak.
3. Cara Menanam yang Nggak Bikin Ribet
-
Tanam rimpang dengan posisi mata tunas menghadap ke atas.
-
Kedalaman ideal cukup 3 sampai 5 cm di bawah permukaan tanah. Jangan terlalu dalam supaya tunasnya nggak susah nembus ke atas.
-
Siram secukupnya. Ingat, golden rule-nya adalah lembut dan konsisten, jangan sampai tanahnya becek berair karena bisa bikin rimpang busuk.
Tips Perawatan Biar Hasilnya Maksimal
Biar tanamanmu tumbuh subur dan hasilnya worth it pas dipanen, terapkan tips santai ini:
-
Cahaya Matahari Cukup: Letakkan pot di area yang kena sinar matahari minimal 4–5 jam sehari (bisa di dekat jendela atau balkon luar).
-
Siram Rutin: Cukup siram 1 kali sehari di pagi atau sore hari. Kalau cuaca lagi sering hujan, cek dulu kondisi tanahnya—kalau masih basah, nggak perlu disiram lagi.
-
Pupuk Susulan: Kasih tambahan pupuk organik cair (POC) atau kompos setiap sebulan sekali buat nutrisi tambahan.
Kapan Bisa Dipanen?
Ini nih momen paling ditunggu-tunggu!
-
Kunyit biasanya sudah bisa dipanen saat usianya menginjak 7–8 bulan (ditandai dengan daunnya yang mulai menguning dan layu).
-
Lengkuas sedikit lebih lama, bisa dipanen sekitar 8–10 bulan setelah masa tanam.



