Cara Mengatur Pakan Kambing Agar Cepat Gemuk

Gemini Generated Image Bhk72pbhk72pbhk7 Gemini Generated Image Bhk72pbhk72pbhk7

Ternak Tani – Bagi peternak kambing, keberhasilan usaha sangat bergantung pada pola pemberian pakan. Kambing tidak hanya butuh makan banyak, tapi juga makan dengan kualitas dan keseimbangan nutrisi yang tepat. Pakan yang baik dapat mempercepat pertumbuhan daging, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mempersingkat waktu panen.

Menurut Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (2022), lebih dari 70% biaya dalam peternakan kambing berasal dari pakan. Itu artinya, jika pengelolaan pakan dilakukan dengan benar, peternak bisa menghemat biaya sekaligus meningkatkan produktivitas.

1. Mengenal Jenis Pakan Kambing

Untuk membuat kambing cepat gemuk, kamu perlu tahu tiga kelompok besar pakan kambing, yaitu pakan hijauan, pakan konsentrat, dan pakan tambahan.

🌱 a. Pakan Hijauan

Hijauan adalah makanan utama kambing yang berasal dari rumput, daun, atau tanaman leguminosa. Contohnya seperti rumput gajah, daun singkong, daun lamtoro, dan kaliandra.

  1. Kelebihan: murah, mudah didapat, dan kaya serat.

  2. Kekurangan: kandungan protein rendah jika diberikan dalam bentuk tunggal.

Menurut Balai Penelitian Ternak (Balitnak, 2021), kambing dewasa membutuhkan sekitar 10% dari bobot tubuhnya dalam bentuk hijauan segar setiap hari. Jadi, jika seekor kambing berbobot 30 kg, maka butuh sekitar 3 kg hijauan per hari.

🌾 b. Pakan Konsentrat

Konsentrat adalah pakan tambahan yang kaya protein dan energi, biasanya berasal dari bahan seperti dedak padi, jagung giling, bungkil kelapa, dan ampas tahu.

  1. Tujuan: menambah energi dan mempercepat pertumbuhan otot.

  2. Porsi ideal: 30–40% dari total pakan harian.

Contohnya, kamu bisa mencampur dedak padi 50%, jagung halus 30%, bungkil kelapa 15%, dan garam mineral 5% untuk membuat konsentrat sederhana.

🧂 c. Pakan Tambahan

Selain hijauan dan konsentrat, kambing juga membutuhkan mineral dan vitamin. Kamu bisa memberikan garam mineral, suplemen cair, atau air gula sebagai tambahan energi.

Baca Juga  Tips Merawat Sapi Saat Musim Hujan

Menurut Jurnal Peternakan Indonesia (2020), pemberian mineral seperti kalsium dan fosfor dapat meningkatkan nafsu makan serta efisiensi penyerapan nutrisi pada kambing.

2. Jadwal dan Pola Pemberian Pakan

Pemberian pakan yang teratur membantu kambing memiliki pola makan yang stabil dan metabolisme yang baik. Berikut contoh pola harian yang direkomendasikan:

Waktu Jenis Pakan Keterangan
Pagi (07.00) Hijauan segar Diberikan setelah kambing dijemur
Siang (12.00) Konsentrat Bisa dicampur air agar mudah dikonsumsi
Sore (17.00) Hijauan + mineral Untuk menutup kebutuhan serat dan nutrisi

💡 Tips: Berikan air bersih yang cukup. Kambing yang kekurangan air akan sulit mencerna pakan dan bisa kehilangan nafsu makan.

Menurut FAO (Food and Agriculture Organization, 2023), kambing membutuhkan 3–5 liter air per hari, tergantung suhu lingkungan dan jenis pakan.

3. Keseimbangan Nutrisi: Kunci Kambing Cepat Gemuk

Kambing yang gemuk bukan berarti diberi makan sebanyak-banyaknya. Yang lebih penting adalah komposisi nutrisi yang seimbang.

Berikut komposisi ideal untuk kambing penggemukan:

  1. Protein: 12–18% dari total pakan (untuk pertumbuhan otot)

  2. Serat kasar: 15–20% (untuk pencernaan sehat)

  3. Energi metabolisme: 60–70% (untuk aktivitas dan pembentukan daging)

  4. Mineral dan vitamin: 2–3%

Contoh racikan pakan sederhana per 10 kg:

  1. 5 kg rumput gajah

  2. 3 kg daun singkong

  3. 1,5 kg ampas tahu

  4. 0,3 kg dedak padi

  5. 0,2 kg garam mineral

Dengan racikan seperti ini, kambing bisa mengalami kenaikan bobot hingga 100–150 gram per hari, tergantung usia dan jenisnya (Sumber: Balitnak, 2021).

4. Fermentasi Pakan: Cara Efisien untuk Pertumbuhan Maksimal

Fermentasi pakan adalah teknik mengawetkan pakan menggunakan mikroorganisme seperti EM4 atau ragi tape untuk meningkatkan kandungan nutrisi.

Keuntungan pakan fermentasi:

  1. Lebih tahan lama dan tidak mudah busuk

  2. Kandungan protein meningkat

  3. Aroma wangi membuat kambing lebih lahap

  4. Meningkatkan daya cerna

Baca Juga  Cerita Sukses Peternak Sapi Muda di Indonesia

Cara membuat pakan fermentasi sederhana:

  1. Campurkan 5 kg jerami padi, 2 kg dedak padi, dan 1 liter larutan EM4 (dicampur dengan 5 liter air dan 3 sendok gula merah).

  2. Aduk hingga rata dan simpan dalam wadah tertutup rapat selama 5–7 hari.

  3. Setelah jadi, pakan siap diberikan pada kambing.

Menurut Jurnal Ilmu Ternak Universitas Brawijaya (2022), kambing yang diberi pakan fermentasi mengalami peningkatan berat badan 20–25% lebih cepat dibandingkan kambing yang diberi pakan biasa.

5. Faktor Pendukung Agar Kambing Cepat Gemuk

Selain pakan, ada beberapa faktor penting lain yang perlu kamu perhatikan agar hasil penggemukan maksimal:

🏠 a. Kondisi Kandang

Kandang harus bersih, kering, dan cukup ventilasi. Kambing yang stres karena kandang lembap atau bau tidak akan makan dengan lahap.
Usahakan membersihkan kandang setiap hari dan ganti alas sekam atau jerami secara rutin.

🌞 b. Jemur dan Olahraga

Kambing perlu dijemur setiap pagi selama 30–60 menit agar tubuhnya tetap sehat dan metabolisme optimal.
Biarkan kambing bergerak bebas agar tidak obesitas dan tetap aktif.

👩‍⚕️ c. Cegah Penyakit

Kambing yang sakit akan kehilangan nafsu makan. Lakukan vaksinasi rutin dan berikan obat cacing setiap 3 bulan sekali.
Periksa gigi dan kuku kambing karena masalah kecil seperti gigi rusak juga bisa menghambat nafsu makan.

6. Kesalahan Umum dalam Memberi Pakan

Agar hasil optimal, hindari beberapa kesalahan berikut:

  1. Memberi pakan terlalu banyak sekaligus. Kambing bisa kembung.

  2. Tidak memperhatikan kualitas air. Air kotor dapat menurunkan imunitas.

  3. Pemberian hijauan basah setelah hujan. Bisa menyebabkan kambing mencret.

  4. Kurang variasi pakan. Kambing cepat bosan dan makan lebih sedikit.

Menurut Majalah Agro Peternakan (2023), 60% kasus gagal gemuk pada kambing berasal dari kesalahan pola pakan, bukan faktor genetik.

Baca Juga  Mengubah Limbah Sapi Menjadi Produk Bernilai Ekonomi

7. Strategi Pengembangan Diri Peternak: Disiplin dan Evaluasi

Menjadi peternak sukses bukan hanya soal memberi makan kambing, tetapi juga soal disiplin dan kemampuan mengatur strategi.

Buatlah catatan harian pakan dan pertumbuhan kambing. Catat jenis pakan, waktu pemberian, dan berat badan setiap minggu. Dengan begitu, kamu bisa tahu mana kombinasi pakan yang paling efektif.

Peternak yang sukses adalah mereka yang mau belajar dari hasil dan memperbaiki kesalahan. Menurut FAO Training Guide (2022), keberhasilan peternakan modern datang dari kombinasi antara ilmu, observasi, dan ketekunan.

Mengatur pakan kambing agar cepat gemuk membutuhkan keseimbangan antara jenis pakan, jadwal pemberian, dan perawatan harian.
Gunakan kombinasi hijauan + konsentrat + pakan tambahan, jaga kebersihan kandang, serta lakukan evaluasi rutin.

Jika dilakukan secara konsisten, kamu bisa meningkatkan berat kambing hingga lebih dari 1,5 kg per minggu tanpa biaya pakan yang berlebihan.

Related Posts

SpiSpi
Inspirasi dari Peternak Sapi Perempuan yang Tangguh
Usaha Jaya Printing - Dalam beberapa tahun terakhir, dunia peternakan...
Read more
Gemini Generated Image 38ipxr38ipxr38ipGemini Generated Image 38ipxr38ipxr38ip
Kisah Inovatif Peternak Sapi di Tengah Pandemi
Ternak Tani - Pandemi COVID-19 mengubah banyak hal, termasuk sektor...
Read more
Gemini Generated Image Qt9wndqt9wndqt9wGemini Generated Image Qt9wndqt9wndqt9w
Perjalanan Peternak Desa Menjadi Pengusaha Daging Nasional
Ternak Tani - Menjadi pengusaha daging nasional tidak selalu dimulai...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *