Mengenal Sorgum, Solusi Cerdas dan Hemat untuk Pakan Sapi Penggemukan

Ternak Tani – Dalam dunia peternakan, khususnya penggemukan sapi, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi para peternak adalah urusan pakan. Selain harus memenuhi kebutuhan nutrisi harian sapi, peternak juga dituntut untuk menghemat biaya agar usaha tetap menguntungkan. Nah, di tengah tantangan itu, muncullah sebuah solusi alami nan cerdas: tanaman sorgum.

Buat kamu yang belum kenal dekat dengan sorgum, yuk kita kenalan dulu! Sorgum adalah tanaman serbaguna yang bisa dijadikan alternatif hijauan pakan ternak. Tapi jangan salah, sorgum bukan cuma sekadar “pengganti rumput biasa”, melainkan punya potensi besar dalam meningkatkan efisiensi dan hasil dalam usaha penggemukan sapi. Gimana bisa? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Semua Bagian Tanaman Bisa Dimanfaatkan

Salah satu keunggulan sorgum adalah semua bagiannya bisa dijadikan pakan, mulai dari biji, batang, hingga daun. Tidak ada yang terbuang sia-sia! Peternak hanya perlu memotong sorgum menjadi ukuran kecil (sekitar 2–4 cm) agar lebih mudah dikunyah dan dicerna oleh sapi.

Sorgum juga bisa diberikan dalam dua bentuk: segar maupun silase. Kalau kamu belum familiar dengan silase, itu adalah pakan yang diawetkan secara fermentasi. Cara membuatnya cukup gampang, kok. Potong sorgum seperti biasa, masukkan ke dalam wadah kedap udara, lalu biarkan proses fermentasi alami berjalan. Hasilnya? Pakan tahan lama yang tetap bergizi dan disukai sapi.

Tambah Bobot Sapi hingga 1,6 kg per Hari

Salah satu fakta menarik dan cukup mencengangkan dari sorgum adalah kemampuannya dalam membantu pertumbuhan sapi. Menurut data dari para peternak, pemberian pakan hijauan sorgum bisa meningkatkan bobot sapi jantan antara 1,2 sampai 1,6 kg per hari. Angka ini tentu sangat menggiurkan bagi para peternak penggemukan yang ingin hasil maksimal dalam waktu yang efisien.

Baca Juga  Cara Mengatur Pakan Kambing Agar Cepat Gemuk

Tak cuma soal bobot, sorgum juga membuat sapi lebih lahap makan. Pengalaman peternak di Serang, Banten, membuktikan bahwa saat sapi diberi pakan sorgum, nafsu makannya meningkat drastis. Begitu pakan diganti ke rumput gajah, sapi justru terlihat kurang bersemangat. Hal ini terjadi karena sorgum memiliki aroma yang lebih wangi dan rasa yang manis, membuat sapi jadi doyan makan. Siapa yang nggak senang kalau hewan ternaknya makan lahap?

Lebih Hemat Biaya Pakan Harian

Bicara soal peternakan tentu tak lepas dari urusan keuangan. Pakan adalah komponen biaya terbesar dalam usaha penggemukan sapi. Nah, kabar baiknya, sorgum bisa bantu kamu menghemat biaya pakan harian sebesar Rp2.000 hingga Rp3.650 per ekor sapi. Jumlah yang lumayan banget, apalagi kalau kamu memelihara puluhan ekor.

Contohnya nih, menurut seorang peternak dari Rangkasbitung, sebelum menggunakan sorgum, satu ekor sapi membutuhkan 3 kg jerami dan 8 kg konsentrat per hari. Tapi ketika diganti dengan sorgum, kebutuhan konsentrat bisa ditekan menjadi 4 kg saja, dengan tambahan 10 kg sorgum per hari. Hasilnya? Lebih hemat tanpa mengorbankan hasil penggemukan.

Nutrisi Tinggi, Lebih Baik dari Rumput Gajah

Kalau kamu selama ini mengandalkan rumput gajah, rumput taiwan, atau jerami padi sebagai hijauan utama, mungkin sudah waktunya mempertimbangkan sorgum. Tanaman ini punya kandungan protein kasar sekitar 10–12%, sementara kebutuhan protein kasar ideal untuk penggemukan sapi adalah sekitar 13%.

Itu artinya, sorgum sudah mendekati standar kebutuhan nutrisi ideal untuk sapi. Dengan kandungan nutrisi yang lebih tinggi daripada hijauan biasa, tentu hasil penggemukan juga akan lebih maksimal.

Menariknya lagi, kandungan gizi sorgum hampir setara dengan jagung, loh. Jadi kalau kamu kesulitan mendapatkan jagung karena harganya naik atau stoknya terbatas, sorgum bisa jadi substitusi yang sangat baik.

Baca Juga  Pentingnya Tata Letak Peternakan yang Tepat

Cocok untuk Lahan Kering dan Musim Kemarau

Tak hanya unggul dari sisi gizi dan efisiensi, sorgum juga unggul dari sisi ketahanan lingkungan. Tanaman ini bisa tumbuh subur di lahan marjinal, yaitu lahan yang tidak terlalu subur dan cenderung asam. Biasanya, tanah dengan kadar aluminium tinggi akan merusak akar tanaman. Tapi tidak dengan sorgum — dia tetap bisa tumbuh dengan baik.

Sorgum juga sangat cocok ditanam di daerah kering atau saat musim kemarau, karena tidak membutuhkan banyak air. Ini tentu jadi kabar baik untuk peternak yang berada di wilayah dengan akses air terbatas. Dengan sorgum, kamu tetap bisa memberi pakan berkualitas ke ternak meski sedang paceklik.

Praktis dan Ramah Lingkungan

Selain hemat dan bergizi, penggunaan sorgum juga lebih praktis dan ramah lingkungan. Karena semua bagian tanaman bisa dimanfaatkan, maka limbah hijauan pun berkurang. Proses pembuatan silase pun tidak membutuhkan bahan tambahan berbahaya. Hanya dengan proses fermentasi alami, kamu sudah bisa menghasilkan pakan awet dan bergizi.

Bahkan, sisa-sisa sorgum yang tidak termakan pun bisa diolah menjadi pupuk kompos untuk ladang atau kebun kamu. Jadi, dari sisi keberlanjutan, sorgum punya nilai tambah tersendiri.

Tips Mengoptimalkan Pemberian Pakan Sorgum

Agar hasil maksimal, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:

  1. Potong sorgum antara 2–4 cm agar sapi mudah mengunyah.

  2. Berikan secara bertahap agar sapi terbiasa dengan aroma dan teksturnya.

  3. Kombinasikan dengan konsentrat dan mineral tambahan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian.

  4. Coba buat silase sebagai stok pakan cadangan di musim kemarau.

  5. Pantau kondisi sapi secara berkala: bobot, nafsu makan, dan aktivitas agar tahu dampaknya langsung.

Di tengah naiknya harga pakan dan tantangan cuaca yang makin tak menentu, sorgum hadir sebagai jawaban cerdas bagi peternak modern. Tanaman ini tidak hanya bergizi tinggi, tetapi juga ekonomis, mudah dibudidayakan, dan disukai oleh sapi. Mulai dari batang, daun, hingga bijinya — semuanya bisa dimanfaatkan.

Baca Juga  Mengelola Limbah Peternakan agar Tidak Mencemari Lingkungan

Dengan segala kelebihan ini, tak heran kalau semakin banyak peternak mulai beralih ke sorgum sebagai pakan utama atau pelengkap. Jadi, kalau kamu sedang mencari cara menghemat biaya pakan tanpa mengorbankan hasil, saatnya kamu coba tanam dan manfaatkan sorgum!

Related Posts

SpiSpi
Inspirasi dari Peternak Sapi Perempuan yang Tangguh
Usaha Jaya Printing - Dalam beberapa tahun terakhir, dunia peternakan...
Read more
Gemini Generated Image 38ipxr38ipxr38ipGemini Generated Image 38ipxr38ipxr38ip
Kisah Inovatif Peternak Sapi di Tengah Pandemi
Ternak Tani - Pandemi COVID-19 mengubah banyak hal, termasuk sektor...
Read more
Gemini Generated Image Qt9wndqt9wndqt9wGemini Generated Image Qt9wndqt9wndqt9w
Perjalanan Peternak Desa Menjadi Pengusaha Daging Nasional
Ternak Tani - Menjadi pengusaha daging nasional tidak selalu dimulai...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *