Ternak Tani – Banyak peternak kambing kesulitan membuat hewan ternaknya cepat gemuk, meski pakan diberikan setiap hari. Masalah utama sering muncul karena nutrisi dalam pakan tidak tercerna secara maksimal. Di sinilah peran pakan fermentasi menjadi solusi.
Menurut penelitian dari Balai Penelitian Ternak (Balitnak, 2022), proses fermentasi pada pakan mampu meningkatkan kadar protein kasar hingga 30% dan menurunkan serat kasar yang sulit dicerna kambing. Dengan begitu, energi yang diperoleh dari makanan lebih efisien digunakan untuk pertumbuhan daging dan bobot tubuh.
Apa Itu Pakan Fermentasi?
Secara sederhana, pakan fermentasi adalah pakan yang telah melalui proses peragian dengan bantuan mikroorganisme baik, seperti bakteri Lactobacillus sp atau ragi. Proses ini mirip dengan pembuatan tempe atau tape, di mana mikroba memecah bahan kasar menjadi nutrisi yang lebih mudah diserap tubuh kambing.
Fermentasi juga membuat pakan lebih tahan lama, tidak cepat basi, dan aromanya lebih disukai kambing. Jadi selain bergizi, pakan fermentasi juga membantu menghemat biaya pakan harian karena dapat disimpan hingga beberapa minggu tanpa menurunkan kualitasnya.
Bahan Utama Formula Pakan Fermentasi untuk Kambing Cepat Gemuk
Berikut adalah formula dasar yang bisa digunakan oleh peternak rumahan untuk membuat pakan fermentasi bergizi tinggi:
| Bahan | Jumlah (untuk 50 kg pakan) | Fungsi Nutrisi |
|---|---|---|
| Jerami padi atau rumput gajah cincang | 30 kg | Sumber serat dan karbohidrat |
| Dedak halus (bekatul) | 10 kg | Sumber energi dan lemak nabati |
| Ampas tahu | 5 kg | Sumber protein nabati |
| Molase (tetes tebu) | 1 liter | Sumber gula untuk bakteri fermentasi |
| Garam mineral | 0,5 kg | Menambah elektrolit dan nafsu makan |
| EM4 peternakan atau ragi tape | 100 ml | Sumber mikroba fermentasi |
| Air bersih | Secukupnya | Membantu proses fermentasi |
๐ Kata kunci utama: formula pakan fermentasi kambing, pakan kambing cepat gemuk, cara membuat pakan kambing fermentasi.
Langkah-langkah Membuat Pakan Fermentasi
Berikut cara mudah membuat pakan fermentasi agar hasilnya maksimal:
1. ๐ฅฃ Persiapan Bahan
Pastikan semua bahan seperti jerami, dedak, dan ampas tahu dalam kondisi bersih dan tidak berjamur. Potong jerami atau rumput menjadi ukuran kecil (sekitar 5โ10 cm) agar lebih mudah difermentasi dan dicerna kambing.
2. ๐งด Pembuatan Larutan Fermentasi
Campurkan EM4, molase, dan air bersih dalam wadah terpisah. Perbandingan umum adalah:
-
1 liter air
-
100 ml EM4
-
100 ml molase
Aduk rata hingga larutan homogen. Ini akan menjadi starter fermentasi yang membantu proses peragian bahan pakan.
3. ๐พ Pencampuran Bahan Pakan
Tuangkan bahan kering (jerami, dedak, ampas tahu) ke dalam wadah besar, lalu siram perlahan dengan larutan fermentasi sambil diaduk hingga merata. Pastikan kadar air sekitar 30โ40%, artinya ketika digenggam terasa lembap tapi tidak menetes.
4. ๐งบ Proses Fermentasi
Masukkan campuran ke dalam drum plastik, karung silase, atau tong kedap udara. Tutup rapat agar udara tidak masuk. Biarkan selama 7โ14 hari di tempat teduh.
5. ๐ค๏ธ Pemberian ke Kambing
Setelah waktu fermentasi selesai, pakan akan beraroma asam segar seperti tape dan tidak berjamur. Pakan ini siap diberikan ke kambing 2 kali sehari (pagi dan sore).
Manfaat Pakan Fermentasi bagi Pertumbuhan Kambing
1. โก Meningkatkan Berat Badan Lebih Cepat
Proses fermentasi membuat protein dan karbohidrat dalam pakan lebih mudah dicerna, sehingga kambing cepat gemuk. Penelitian dari Universitas Gadjah Mada (2021) menyebutkan kambing yang diberi pakan fermentasi dapat mengalami kenaikan bobot hingga 25% lebih cepat dibanding pakan biasa.
2. ๐ฆ Menjaga Kesehatan Pencernaan
Bakteri baik dari fermentasi membantu menjaga keseimbangan mikroflora dalam usus kambing, sehingga kotoran lebih padat dan pencernaan lancar.
3. ๐ฐ Menghemat Biaya Pakan
Dengan fermentasi, peternak bisa memanfaatkan bahan murah seperti jerami, ampas tahu, atau limbah sayuran. Selain itu, daya simpan pakan meningkat hingga 2 bulan, sehingga tidak perlu membuat pakan setiap hari.
4. ๐ฟ Meningkatkan Nafsu Makan
Aroma khas asam manis dari pakan fermentasi ternyata disukai kambing. Hasil riset dari Jurnal Peternakan Indonesia (2023) menunjukkan bahwa kambing yang diberi pakan fermentasi makan lebih banyak dibanding pakan hijauan biasa.
Tips Agar Kambing Cepat Gemuk dengan Pakan Fermentasi
-
Berikan pakan secara teratur, dua kali sehari (pagi dan sore).
-
Tambahkan suplemen alami seperti daun gamal, lamtoro, atau kaliandra untuk tambahan protein.
-
Sediakan air minum bersih setiap saat, karena fermentasi membuat kambing lebih cepat haus.
-
Jaga kebersihan kandang, agar kambing tidak mudah stres atau sakit.
-
Lakukan penimbangan mingguan untuk memantau peningkatan berat badan.
Contoh Jadwal Pemberian Pakan Harian Kambing Dewasa
| Waktu | Jenis Pakan | Jumlah (per ekor) |
|---|---|---|
| Pagi (07.00) | Pakan fermentasi | 1,5โ2 kg |
| Siang (12.00) | Rumput segar atau daun hijau | 1 kg |
| Sore (17.00) | Pakan fermentasi + dedak | 1,5 kg |
| Malam | Air bersih dan garam jilat | Secukupnya |
Formula pakan fermentasi untuk kambing merupakan solusi efektif dan ekonomis agar kambing cepat gemuk. Dengan bahan sederhana seperti jerami, dedak, dan ampas tahu yang difermentasi menggunakan EM4, hasilnya bisa meningkatkan pertumbuhan hingga 25% lebih cepat.
Selain kaya nutrisi, pakan fermentasi juga tahan lama, hemat biaya, dan meningkatkan nafsu makan kambing. Dengan pengelolaan yang baik dan pemberian rutin, hasilnya bisa terlihat hanya dalam waktu 1โ2 bulan.
Intership SMKN 1 Bungo | Ahmad Sarino



