Ternak Tani – Kandang adalah tempat kambing beristirahat, makan, dan berlindung dari cuaca. Jika kandang tidak bersih, maka bakteri, parasit, dan virus mudah berkembang biak dan menyerang kambing. Menurut Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Kementan RI, 2022), lingkungan kandang yang lembap dan kotor menjadi penyebab utama munculnya penyakit seperti scabies (kudis), cacingan, dan infeksi saluran pernapasan.
Kambing yang tinggal di kandang kotor biasanya mengalami penurunan nafsu makan, berat badan menurun, dan bulu kusam. Sebaliknya, kandang yang bersih membantu kambing tumbuh optimal dan mempermudah peternak dalam memantau kondisi kesehatan ternaknya. Maka dari itu, kebersihan kandang adalah investasi kesehatan jangka panjang bagi setiap peternak.
Manfaat Menjaga Kebersihan Kandang Kambing
1. ๐ฉบ Mencegah Penyakit Menular
Kandang yang bersih membantu mencegah penyakit menular seperti scabies, diare, pneumonia, dan penyakit kulit. Menurut penelitian dari Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates, 2023, penyakit kulit kambing sering kali disebabkan oleh tungau yang berkembang di tempat lembap dan kotor. Dengan membersihkan kandang secara rutin, risiko infeksi tersebut bisa ditekan hingga 80%.
2. ๐ Meningkatkan Produktivitas dan Pertumbuhan
Kambing yang sehat akan memiliki pertumbuhan lebih cepat, produksi susu meningkat (untuk kambing perah), dan kualitas daging yang lebih baik. Kesehatan tubuh kambing sangat bergantung pada kebersihan lingkungan, karena lingkungan yang bersih juga berarti kadar stres rendah bagi hewan. Menurut sumber dari Peternakan.ID (2024), kambing yang dipelihara di kandang bersih cenderung lebih aktif dan memiliki nafsu makan tinggi.
3. ๐จ Mengurangi Bau dan Pencemaran Lingkungan
Kotoran kambing yang menumpuk bisa menghasilkan gas amonia yang menyengat dan berbahaya bagi sistem pernapasan hewan dan manusia. Dengan sistem pembersihan yang baik, udara di sekitar kandang menjadi segar dan lingkungan sekitar tidak terganggu oleh bau tak sedap. Ini juga penting bila peternakan berada dekat dengan pemukiman.
Cara Membersihkan Kandang Kambing yang Benar
Kebersihan kandang tidak bisa dilakukan asal-asalan. Ada langkah-langkah tertentu agar prosesnya efisien dan higienis. Berikut panduan sederhana yang bisa diterapkan oleh peternak:
1. ๐งผ Bersihkan Kotoran Setiap Hari
Setiap pagi dan sore, bersihkan kotoran padat dan cair dari lantai kandang. Gunakan sekop kecil dan semprotan air jika perlu. Hindari menumpuk kotoran di dekat kandang, karena bisa menarik lalat dan menyebarkan bakteri. Kotoran kambing sebaiknya dikumpulkan di tempat khusus untuk dijadikan pupuk kompos organik.
๐ก Tips: Gunakan alas kandang dari papan kayu dengan jarak 1โ2 cm antar bilah agar kotoran jatuh ke bawah dan tidak menempel di tubuh kambing.
2. ๐ง Cuci dan Keringkan Kandang Secara Berkala
Setidaknya seminggu sekali, cuci kandang menggunakan air bersih dan sabun antiseptik ringan. Setelah dicuci, pastikan kandang dikeringkan dengan baik agar tidak lembap. Kelembapan tinggi bisa memicu jamur dan bakteri tumbuh cepat.
Menurut FAO (Food and Agriculture Organization, 2021), kandang yang terlalu lembap meningkatkan risiko penyakit kulit hingga 60%. Jadi, pastikan sirkulasi udara di kandang lancar agar cepat kering setelah dibersihkan.
3. โ๏ธ Berikan Pencahayaan dan Sirkulasi Udara yang Baik
Kandang harus memiliki ventilasi cukup agar udara segar bisa masuk dan uap amonia keluar. Cahaya matahari pagi juga berfungsi sebagai disinfektan alami, membunuh mikroorganisme berbahaya di lantai dan dinding kandang.
๐ก Catatan: Idealnya, sinar matahari bisa masuk ke kandang minimal 2 jam setiap pagi (antara pukul 07.00โ09.00).
4. ๐งด Gunakan Disinfektan
Setelah pembersihan rutin, semprot kandang dengan larutan disinfektan ringan, misalnya campuran air dan cairan karbol atau disinfektan peternakan yang dijual di toko pertanian. Lakukan penyemprotan minimal dua kali dalam sebulan untuk membasmi bakteri dan virus penyebab penyakit.
5. ๐ Perhatikan Kebersihan Tempat Pakan dan Minum
Tempat pakan dan air minum kambing sering kali menjadi sumber penyakit karena sisa makanan membusuk. Bersihkan wadah setiap hari, ganti air secara rutin, dan hindari memberi pakan yang jatuh ke lantai kandang karena berisiko terkontaminasi kotoran.
Faktor Pendukung Kebersihan Kandang
Selain kegiatan rutin pembersihan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan untuk menjaga kebersihan kandang kambing dalam jangka panjang:
1. ๐ชต Desain Kandang yang Tepat
Kandang sebaiknya dibuat lebih tinggi dari tanah (minimal 50 cm) agar air hujan dan kotoran tidak menggenang. Lantai kandang yang terbuat dari kayu atau bambu lebih baik daripada semen, karena lebih mudah kering dan tidak licin.
2. ๐ฟ Drainase yang Baik
Pastikan kandang memiliki saluran pembuangan air dan kotoran yang lancar. Sistem drainase yang baik mencegah air tergenang, yang bisa menjadi tempat berkembangnya nyamuk dan lalat.
3. ๐ฝ๏ธ Kebersihan Area Sekitar Kandang
Area sekitar kandang juga perlu dijaga. Potong rumput liar, buang sampah, dan jauhkan tempat pembuangan limbah dari sumber air minum kambing. Lingkungan yang bersih mendukung kesehatan seluruh ternak.
Edukasi dan Kebiasaan Peternak
Kebersihan kandang bukan hanya soal alat dan bahan, tapi juga soal kesadaran dan kebiasaan peternak. Banyak kasus penyakit kambing yang sebenarnya bisa dicegah hanya dengan menjaga rutinitas pembersihan.
Menurut Jurnal Peternakan Tropis (2023), lebih dari 70% kasus penyakit kambing di Indonesia disebabkan oleh kelalaian dalam kebersihan kandang dan pakan. Oleh karena itu, edukasi peternak tentang sanitasi kandang menjadi hal penting untuk keberlanjutan peternakan.
Peternak disarankan untuk membuat jadwal kebersihan kandang dan mencatat setiap kegiatan perawatan harian. Dengan cara ini, kondisi ternak bisa dipantau dengan lebih baik dan masalah bisa dicegah sejak dini.
Kebersihan kandang adalah pondasi utama dalam menjaga kesehatan kambing. Lingkungan yang bersih tidak hanya membuat kambing nyaman dan sehat, tetapi juga membantu peternak mendapatkan hasil yang lebih maksimal, baik dari segi pertumbuhan, produksi susu, maupun kualitas daging.
Dengan membersihkan kandang secara rutin, menjaga sirkulasi udara, serta memperhatikan desain dan drainase yang baik, peternak bisa mengurangi risiko penyakit hingga 80%. Ingat, kesehatan kambing berawal dari kandang yang bersih.
Seperti yang disampaikan oleh FAO (2021), โKebersihan kandang bukan pekerjaan tambahan, melainkan bagian utama dari manajemen peternakan yang sukses.โ
Jadi, mulai hari ini, pastikan kandang kambing Anda bersih, sehat, dan nyaman agar ternak tumbuh produktif serta membawa keuntungan yang berkelanjutan.
Intership SMKN 1 Bungo | Ahmad Sarino



