Manfaat Daun Lamtoro untuk Pakan Kambing

Gemini Generated Image 3wnz353wnz353wnz Gemini Generated Image 3wnz353wnz353wnz

Ternak Tani – Daun lamtoro (Leucaena leucocephala) merupakan tanaman leguminosa yang banyak tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Tanaman ini sering ditemukan di tepi jalan, kebun, dan lahan kosong. Meskipun dulu dianggap tanaman liar, kini daun lamtoro banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak, terutama kambing.

Menurut penelitian dari Balai Penelitian Ternak (Balitnak), daun lamtoro mengandung protein kasar antara 25–30%, menjadikannya salah satu bahan pakan alami dengan nilai gizi tinggi (sumber: Balitnak, Kementerian Pertanian RI, 2020).

Kandungan Gizi Daun Lamtoro

Kandungan nutrisi yang tinggi membuat daun lamtoro sangat baik untuk pertumbuhan kambing. Berikut beberapa kandungan penting di dalamnya:

  1. Protein Kasar (25–30%)
    Protein sangat dibutuhkan kambing untuk pertumbuhan otot, produksi susu, dan mempercepat penggemukan.

  2. Serat Kasar (12–15%)
    Serat membantu pencernaan kambing agar tetap lancar dan sehat.

  3. Kalsium dan Fosfor
    Keduanya berperan penting dalam pembentukan tulang dan gigi kambing yang kuat.

  4. Vitamin A dan B Kompleks
    Vitamin membantu meningkatkan daya tahan tubuh kambing agar tidak mudah sakit.

Menurut Jurnal Ilmu Peternakan Indonesia (2021), pemberian daun lamtoro dalam pakan ternak dapat meningkatkan pertambahan bobot badan kambing hingga 0,15–0,25 kg per minggu, tergantung pada jenis kambing dan pola pemberiannya.

Manfaat Daun Lamtoro untuk Pakan Kambing

1. Meningkatkan Pertumbuhan dan Bobot Kambing

Kandungan protein yang tinggi menjadikan daun lamtoro sebagai sumber energi dan zat pembangun tubuh kambing. Peternak yang rutin mencampurkan daun ini ke dalam pakan harian melaporkan peningkatan bobot kambing lebih cepat dibanding hanya mengandalkan rumput biasa.

Menurut Sumber dari Litbang Peternakan (2022), kambing yang diberi campuran daun lamtoro sebanyak 30% dari total pakan harian mengalami peningkatan berat rata-rata 20% lebih cepat dibanding kambing yang hanya diberi hijauan biasa.

Baca Juga  Kandungan Gizi yang Dibutuhkan Sapi Setiap Hari

2. Menghemat Biaya Pakan

Harga pakan menjadi salah satu tantangan terbesar bagi peternak kambing. Dengan menggunakan daun lamtoro yang mudah didapat di sekitar kebun atau lahan kosong, peternak dapat menekan biaya pembelian konsentrat.

Karena mudah tumbuh dan bisa dipanen berkali-kali, tanaman ini menjadi solusi pakan berkelanjutan yang hemat biaya namun tetap bergizi tinggi.

3. Membantu Produksi Susu pada Kambing Perah

Bagi peternak kambing perah, daun lamtoro juga sangat bermanfaat. Kandungan kalsium dan protein di dalamnya membantu meningkatkan produksi dan kualitas susu.

Penelitian dari Jurnal Tropic Animal Production (2021) menunjukkan bahwa pemberian daun lamtoro sebanyak 25% dari total pakan dapat meningkatkan produksi susu kambing hingga 15–20%, sekaligus membuat rasa susu lebih gurih.

4. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Daun lamtoro mengandung serat kasar dan tanin alami yang dapat membantu mencegah gangguan pencernaan pada kambing. Namun, kadar tanin yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan efek sebaliknya, sehingga penting untuk mengatur takaran pemberian (dibahas di bagian selanjutnya).

Tanin dalam jumlah kecil dapat membantu mengurangi cacingan, yang sering menjadi masalah utama dalam peternakan kambing. Dengan pencernaan yang sehat, kambing menjadi lebih aktif, nafsu makannya meningkat, dan pertumbuhannya lebih optimal.

5. Meningkatkan Nafsu Makan

Beberapa peternak tradisional melaporkan bahwa kambing yang diberi campuran daun lamtoro lebih lahap makan. Hal ini disebabkan oleh aroma alami daun lamtoro yang segar serta kandungan vitamin B kompleks yang membantu proses metabolisme tubuh.

Kambing yang memiliki nafsu makan tinggi tentu akan lebih cepat gemuk dan sehat.

Catatan Penting: Kandungan Mimosin dalam Daun Lamtoro

Meskipun memiliki banyak manfaat, daun lamtoro juga mengandung mimosin, yaitu senyawa alami yang bisa menjadi racun bila dikonsumsi berlebihan.

Baca Juga  Menjaga Kebersihan Kandang untuk Mencegah Penyakit

Menurut penelitian dari FAO (Food and Agriculture Organization), kadar mimosin yang aman untuk kambing adalah tidak lebih dari 30% dari total bahan pakan harian. Jika berlebihan, mimosin dapat menyebabkan rambut rontok, gangguan pertumbuhan, dan penurunan nafsu makan.

Untuk mengatasi hal ini, daun lamtoro sebaiknya diolah atau difermentasi terlebih dahulu sebelum diberikan kepada kambing.

Cara Mengolah Daun Lamtoro agar Aman untuk Pakan Kambing

Berikut beberapa cara sederhana untuk mengurangi kadar mimosin pada daun lamtoro:

1. Fermentasi Daun Lamtoro

Fermentasi adalah cara paling efektif untuk menurunkan kadar racun mimosin. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Cuci daun lamtoro, kemudian cincang halus.

  2. Campurkan dengan dedak halus, molase (tetes tebu), dan sedikit air.

  3. Masukkan ke dalam wadah tertutup (drum atau ember plastik).

  4. Diamkan selama 7 hari hingga bau asam segar muncul.

Hasil fermentasi ini dapat disimpan hingga 2 minggu dan diberikan kepada kambing sebanyak 20–30% dari total pakan harian.

(Sumber: Balai Penelitian Ternak, Bogor, 2021).

2. Pengeringan dan Penjemuran

Jika fermentasi belum memungkinkan, daun lamtoro juga bisa dijemur di bawah sinar matahari selama 1–2 hari untuk menurunkan kadar mimosin. Setelah kering, daun dapat dicampurkan dengan pakan lain seperti rumput gajah atau dedak.

Cara ini mudah dilakukan dan cocok untuk peternak kecil yang belum memiliki fasilitas fermentasi.

Kombinasi Ideal Pakan Kambing dengan Daun Lamtoro

Agar hasilnya maksimal, daun lamtoro sebaiknya tidak diberikan secara tunggal. Campurkan dengan bahan pakan lain untuk menyeimbangkan nutrisi:

  1. 60% rumput hijau (rumput gajah, odot, atau kaliandra)

  2. 25% daun lamtoro (segar atau fermentasi)

  3. 10% dedak padi atau ampas tahu

  4. 5% mineral tambahan (garam, kapur, vitamin)

Kombinasi ini membuat pakan lebih seimbang, kaya protein, dan membantu kambing tumbuh cepat tanpa efek samping.

Baca Juga  6 Kunci Utama Agar Ternak Sapi Kamu Nggak Gampang Sakit!

Tips Pemberian Daun Lamtoro

  1. Berikan daun lamtoro secara bertahap, mulai dari sedikit untuk membiasakan pencernaan kambing.

  2. Campurkan dengan hijauan lain agar rasanya tidak terlalu pahit.

  3. Jika kambing tampak kurang sehat (misalnya bulu rontok atau lemas), hentikan pemberian sementara.

  4. Gunakan daun dari tanaman lamtoro yang tidak terlalu tua, karena kadar mimosinnya lebih rendah.

Daun lamtoro merupakan salah satu bahan pakan alami, bergizi tinggi, dan mudah diperoleh, sehingga sangat cocok untuk peternak kambing di pedesaan. Dengan kandungan protein mencapai 30%, daun ini mampu meningkatkan pertumbuhan, kesehatan, dan efisiensi pakan kambing.

Namun, penggunaannya perlu dilakukan dengan bijak karena adanya senyawa mimosin. Melalui proses fermentasi atau penjemuran, daun lamtoro bisa menjadi pakan yang aman dan bernilai gizi tinggi.

Dengan manajemen pemberian yang tepat, daun lamtoro dapat membantu peternak menghemat biaya pakan sekaligus meningkatkan produktivitas ternak.

Intership SMKN 1 Bungo | Ahmad Sarino

Related Posts

SpiSpi
Inspirasi dari Peternak Sapi Perempuan yang Tangguh
Usaha Jaya Printing - Dalam beberapa tahun terakhir, dunia peternakan...
Read more
Gemini Generated Image 38ipxr38ipxr38ipGemini Generated Image 38ipxr38ipxr38ip
Kisah Inovatif Peternak Sapi di Tengah Pandemi
Ternak Tani - Pandemi COVID-19 mengubah banyak hal, termasuk sektor...
Read more
Gemini Generated Image Qt9wndqt9wndqt9wGemini Generated Image Qt9wndqt9wndqt9w
Perjalanan Peternak Desa Menjadi Pengusaha Daging Nasional
Ternak Tani - Menjadi pengusaha daging nasional tidak selalu dimulai...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *