Ternak Tani – Beternak kambing bisa menjadi usaha yang menjanjikan, terutama jika kamu mampu menjaga kesehatan ternak dengan baik. Namun, peternak sering menghadapi tantangan berupa penyakit-penyakit yang menyerang kambing. Penyakit tersebut bisa menurunkan produktivitas, memicu kematian, bahkan menimbulkan kerugian besar.
Karena itu, penting bagi peternak—terutama pemula—untuk mengenal jenis penyakit yang umum terjadi dan mengetahui cara pencegahannya. Artikel ini akan membahas penyakit umum pada kambing beserta langkah-langkah pencegahan yang praktis dan mudah diterapkan.
Penyakit Umum pada Kambing dan Gejalanya
Berikut beberapa penyakit yang sering menyerang kambing, penyebabnya, serta gejala khas yang mudah diamati.
1. Cacingan (Parasit Usus)
Penyebab: Infeksi oleh cacing seperti cacing hati dan cacing gilig.
Gejala: Nafsu makan menurun, berat badan turun, perut buncit, diare, bulu kusam, dan kotoran lembek di area anus.
📚 Sumber: peternakan.polbangtanyoma.ac.id
2. Kambing Kembung (Bloat)
Penyebab: Penumpukan gas di rumen akibat fermentasi pakan basah atau perubahan pakan mendadak.
Gejala: Perut membesar sebelah kiri, kambing tampak gelisah, napas cepat, dan hilang nafsu makan.
📚 Sumber: repository.pertanian.go.id
3. Scabies (Kudis Kulit)
Penyebab: Tungau Sarcoptes scabiei atau Psoroptes.
Gejala: Gatal hebat, bulu rontok, kulit menebal dan luka karena garukan.
📚 Sumber: trubus.id
4. Penyakit Akibat Virus (PPR, ORF, Cacar Mulut)
Penyebab: Virus penyebab PPR atau ORF.
Gejala: Demam, ingusan, batuk, luka di mulut, dan mata berair.
📚 Sumber: romindo.co.id
5. Mastitis (Radang Ambing)
Penyebab: Infeksi bakteri pada ambing kambing menyusui.
Gejala: Ambing membengkak, panas, ASI bercampur nanah, kambing enggan disusui anaknya.
6. Busuk Kuku (Foot Rot)
Penyebab: Infeksi bakteri akibat kandang lembap atau kuku kotor.
Gejala: Kuku bengkak, bau busuk, kambing pincang.
📚 Sumber: gdmorganic.com
7. Diare Putih
Penyebab: Perubahan pakan mendadak atau infeksi bakteri usus.
Gejala: Tinja putih, dehidrasi, dan kehilangan nafsu makan.
📚 Sumber: gdmorganic.com
Mengapa Penyakit Kambing Mudah Menular?
Ada beberapa faktor yang membuat kambing mudah terserang penyakit:
-
Kandang kotor dan lembap
-
Populasi terlalu padat
-
Ventilasi buruk dan minim sinar matahari
-
Pakan kualitas rendah
-
Stres akibat cuaca ekstrem
-
Tidak ada vaksinasi rutin
-
Kurang kontrol parasit
📚 Sumber: peternakan.polbangtanyoma.ac.id
Cara Pencegahan Penyakit pada Kambing
Berikut langkah-langkah praktis untuk mencegah kambing sakit:
1. Jaga Kebersihan Kandang
-
Bersihkan kandang dan buang kotoran setiap hari
-
Pastikan sinar matahari masuk dan ventilasi baik
-
Keringkan area lembap dan ganti alas kandang secara rutin
2. Pisahkan Kambing Sakit (Karantina)
-
Isolasi kambing yang menunjukkan gejala
-
Hindari kontak langsung antara kambing sehat dan yang sakit
3. Lakukan Vaksinasi Rutin
-
Ikuti jadwal vaksinasi sesuai anjuran dokter hewan
-
Vaksin membantu meningkatkan daya tahan tubuh kambing
4. Kendalikan Parasit
-
Beri obat cacing setiap 3 bulan
-
Mandikan kambing dan gunakan obat anti tungau jika perlu
5. Beri Pakan Sehat dan Aman
-
Gunakan pakan kering atau dilayukan dulu
-
Hindari pakan busuk, berjamur, atau tercemar
-
Berikan konsentrat tambahan untuk memenuhi nutrisi
6. Kelola Populasi Kandang
-
Jangan padatkan kandang
-
Lakukan rotasi padang penggembalaan
-
Kurangi stres akibat penanganan kasar
7. Pantau Kesehatan Harian
-
Cek nafsu makan, kondisi bulu, dan feses kambing
-
Catat setiap gejala agar mudah dikontrol
-
Hubungi dokter hewan bila gejala memburuk
8. Tindak Cepat Saat Ada Gejala
-
Berikan penanganan dini untuk mencegah penularan
-
Jangan menunda pengobatan
Pengembangan Diri untuk Peternak Kambing
Selain menjaga kambing, peternak juga perlu mengembangkan mental dan kebiasaan positif agar sukses dalam jangka panjang.
1. Terus Belajar
Ikuti pelatihan, baca buku, atau tonton video edukasi peternakan agar ilmu terus berkembang.
2. Disiplin dan Konsisten
Jaga rutinitas seperti membersihkan kandang dan memberi pakan tepat waktu.
3. Sabar dan Teliti
Gejala penyakit kadang muncul halus—ketelitian akan menyelamatkan banyak ternak.
4. Catat dan Evaluasi
Catat data kesehatan, pertumbuhan, dan pengeluaran agar bisa dievaluasi secara rutin.
5. Jaga Kesehatan Diri Sendiri
Peternak sehat akan mampu merawat ternak dengan lebih optimal.
6. Bangun Jaringan Peternak
Bergabunglah dengan kelompok peternak untuk berbagi pengalaman dan belajar bersama.
Kesimpulan
Mengetahui penyakit umum pada kambing seperti cacingan, scabies, kembung, PPR, mastitis, busuk kuku, dan diare putih adalah langkah awal dalam menjaga kesehatan ternak. Dengan pencegahan sederhana seperti menjaga kebersihan kandang, vaksinasi, pakan sehat, dan kontrol parasit, risiko kambing sakit bisa ditekan.
Intership SMKN 1 Bungo | Ahmad Sarino



