Ternak Tani – Kandang kambing adalah tempat utama bagi kambing untuk beristirahat, makan, dan berkembang biak. Menurut Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (2023), desain kandang yang baik akan memengaruhi kebersihan, kesehatan, serta produktivitas kambing.
Secara umum, kandang kambing dibedakan menjadi dua tipe utama: kandang lantai panggung dan kandang lantai tanah.
-
Kandang lantai panggung dibuat dengan posisi lantai yang lebih tinggi dari permukaan tanah (sekitar 70–100 cm), biasanya dari papan kayu atau bambu.
-
Kandang lantai tanah adalah kandang yang lantainya langsung menempel pada tanah, tanpa menggunakan alas tambahan.
Kedua jenis kandang ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang perlu dipertimbangkan berdasarkan lokasi, modal, serta tujuan beternak.
Kelebihan Kandang Lantai Panggung
Kandang lantai panggung banyak digunakan oleh peternak modern karena praktis dan higienis. Berdasarkan Sumber: Jurnal Peternakan Indonesia (2022), sistem panggung mampu mengurangi risiko penyakit akibat kelembapan.
Berikut kelebihan utama kandang lantai panggung:
-
Kebersihan lebih mudah dijaga
Kotoran dan urin kambing langsung jatuh ke bawah melalui celah-celah lantai, sehingga tidak mengendap. Hal ini membantu mencegah timbulnya bau dan penyakit. -
Mengurangi kelembapan
Udara bisa mengalir di bawah lantai, membuat kandang tetap kering. Kondisi kering sangat penting untuk mencegah penyakit kulit dan kaki pada kambing. -
Kesehatan kambing lebih terjamin
Karena jarang kontak langsung dengan kotoran dan tanah yang lembap, kambing jadi lebih sehat dan aktif. -
Cocok untuk lahan sempit atau lembap
Kandang jenis ini ideal untuk daerah dengan curah hujan tinggi atau lokasi yang sulit kering, seperti di dataran rendah.
Kekurangan Kandang Lantai Panggung
Meskipun banyak kelebihannya, kandang lantai panggung juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membangun.
-
Biaya pembuatan lebih mahal
Dibanding lantai tanah, bahan seperti kayu, paku, dan tiang penopang membutuhkan biaya tambahan. -
Perawatan kayu harus rutin
Kayu bisa lapuk atau dimakan rayap jika tidak dirawat. Sebaiknya gunakan kayu keras seperti jati atau kelapa agar lebih tahan lama. -
Membutuhkan perencanaan struktur yang baik
Jika tidak dibuat dengan kuat, lantai bisa patah atau bergeser akibat beban kambing. Menurut Panduan Peternakan Kambing Lokal (Kementan, 2021), ketebalan papan minimal 3 cm agar aman.
Kelebihan Kandang Lantai Tanah
Kandang lantai tanah adalah tipe kandang tradisional yang masih banyak digunakan oleh peternak di pedesaan karena biayanya murah dan mudah dibuat.
Beberapa kelebihan kandang lantai tanah antara lain:
-
Biaya pembangunan rendah
Tidak memerlukan bahan bangunan yang banyak, cukup diratakan dan diberi alas jerami atau sekam. -
Mudah diperbaiki
Jika ada bagian yang rusak atau becek, cukup menimbun tanah baru atau mengganti alas jerami. -
Cocok untuk peternak pemula
Kandang ini bisa dibuat dengan peralatan sederhana dan waktu singkat, ideal untuk usaha kecil atau hobi.
Kekurangan Kandang Lantai Tanah
Di balik kemudahan dan murahnya, kandang lantai tanah juga memiliki sejumlah kelemahan yang cukup signifikan.
-
Sulit menjaga kebersihan
Urin dan kotoran menumpuk di lantai, menyebabkan bau tidak sedap dan meningkatkan risiko penyakit seperti cacingan atau kudis kambing. -
Tingkat kelembapan tinggi
Tanah mudah menyerap air, terutama saat musim hujan. Lantai menjadi becek dan lembap, yang bisa menurunkan kualitas kesehatan kambing. -
Perawatan lebih sering
Peternak harus rutin mengganti alas jerami agar tidak menimbulkan jamur dan bakteri.
Menurut Balai Penelitian Ternak (2022), kelembapan di kandang tanah bisa mencapai 70–90% jika tidak diatur drainasenya dengan baik, yang dapat memicu penyakit kulit dan kuku kambing.
Perbandingan Kandang Lantai Panggung dan Tanah
Berikut tabel sederhana untuk membandingkan kedua jenis kandang ini:
| Aspek | Kandang Lantai Panggung | Kandang Lantai Tanah |
|---|---|---|
| Kebersihan | Mudah dibersihkan, kotoran langsung jatuh | Sulit dijaga, kotoran menumpuk |
| Kesehatan kambing | Lebih sehat, bebas lembap | Rentan penyakit |
| Biaya pembuatan | Lebih mahal | Lebih murah |
| Perawatan | Butuh perawatan kayu | Butuh ganti alas rutin |
| Cocok untuk | Daerah lembap, curah hujan tinggi | Daerah kering dan lapang |
| Kenyamanan kambing | Lebih nyaman dan kering | Kurang nyaman saat lembap |
Tabel ini dapat membantu peternak memilih jenis kandang yang paling sesuai dengan kondisi lingkungan dan anggaran.
Tips Memilih Jenis Kandang yang Tepat
Sebelum membangun kandang, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar pilihan antara lantai panggung dan tanah lebih tepat sasaran:
-
Pertimbangkan lokasi peternakan
Jika daerah kamu sering hujan atau tanah lembap, lebih baik pilih kandang lantai panggung. Namun jika tanah kering dan mudah menyerap air, kandang tanah bisa jadi pilihan ekonomis. -
Sesuaikan dengan jumlah kambing
Untuk skala besar, sistem panggung lebih efisien karena mudah dibersihkan secara massal. -
Perhatikan drainase
Baik lantai tanah maupun panggung harus memiliki sistem pembuangan air yang baik agar tidak tergenang. -
Gunakan bahan berkualitas
Jika membuat kandang panggung, gunakan bahan tahan rayap. Untuk lantai tanah, gunakan jerami kering sebagai alas tambahan agar kambing tetap nyaman.
Rekomendasi: Kombinasi Kandang Semi Panggung
Bagi peternak yang ingin mendapatkan manfaat dari kedua jenis kandang, kamu bisa mencoba kandang semi panggung. Jenis ini dibuat dengan lantai sedikit lebih tinggi (sekitar 30–40 cm) dari tanah dan menggunakan campuran bahan kayu dan semen.
Menurut Sumber: Jurnal Teknologi Peternakan (2023), sistem semi panggung efektif menjaga kebersihan namun tetap hemat biaya. Air dan kotoran masih bisa mengalir ke saluran pembuangan tanpa perlu tiang tinggi seperti kandang panggung penuh.
Kandang semi panggung juga cocok untuk peternak yang baru ingin beralih dari kandang tradisional ke sistem modern secara bertahap.
Memilih antara kandang lantai panggung dan lantai tanah tergantung pada kebutuhan, lokasi, serta anggaran peternak.
-
Jika kamu mengutamakan kebersihan, kesehatan kambing, dan kemudahan perawatan, maka kandang lantai panggung adalah pilihan terbaik.
-
Namun jika kamu memiliki modal terbatas dan berada di daerah yang kering, kandang lantai tanah masih bisa menjadi pilihan yang efisien dengan pengelolaan drainase yang baik.
Dengan memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing, peternak bisa merancang kandang yang efisien, higienis, dan nyaman bagi kambing.
Intership SMKN 1 Bungo | Ahmad Sarino



