Perbandingan Kandang Lantai Panggung dan Lantai Tanah

Gemini Generated Image Sdajnmsdajnmsdaj Gemini Generated Image Sdajnmsdajnmsdaj

Ternak Tani – Kandang kambing adalah tempat utama bagi kambing untuk beristirahat, makan, dan berkembang biak. Menurut Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (2023), desain kandang yang baik akan memengaruhi kebersihan, kesehatan, serta produktivitas kambing.

Secara umum, kandang kambing dibedakan menjadi dua tipe utama: kandang lantai panggung dan kandang lantai tanah.

  1. Kandang lantai panggung dibuat dengan posisi lantai yang lebih tinggi dari permukaan tanah (sekitar 70–100 cm), biasanya dari papan kayu atau bambu.

  2. Kandang lantai tanah adalah kandang yang lantainya langsung menempel pada tanah, tanpa menggunakan alas tambahan.

Kedua jenis kandang ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang perlu dipertimbangkan berdasarkan lokasi, modal, serta tujuan beternak.

Kelebihan Kandang Lantai Panggung

Kandang lantai panggung banyak digunakan oleh peternak modern karena praktis dan higienis. Berdasarkan Sumber: Jurnal Peternakan Indonesia (2022), sistem panggung mampu mengurangi risiko penyakit akibat kelembapan.

Berikut kelebihan utama kandang lantai panggung:

  1. Kebersihan lebih mudah dijaga
    Kotoran dan urin kambing langsung jatuh ke bawah melalui celah-celah lantai, sehingga tidak mengendap. Hal ini membantu mencegah timbulnya bau dan penyakit.

  2. Mengurangi kelembapan
    Udara bisa mengalir di bawah lantai, membuat kandang tetap kering. Kondisi kering sangat penting untuk mencegah penyakit kulit dan kaki pada kambing.

  3. Kesehatan kambing lebih terjamin
    Karena jarang kontak langsung dengan kotoran dan tanah yang lembap, kambing jadi lebih sehat dan aktif.

  4. Cocok untuk lahan sempit atau lembap
    Kandang jenis ini ideal untuk daerah dengan curah hujan tinggi atau lokasi yang sulit kering, seperti di dataran rendah.

Kekurangan Kandang Lantai Panggung

Meskipun banyak kelebihannya, kandang lantai panggung juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membangun.

  1. Biaya pembuatan lebih mahal
    Dibanding lantai tanah, bahan seperti kayu, paku, dan tiang penopang membutuhkan biaya tambahan.

  2. Perawatan kayu harus rutin
    Kayu bisa lapuk atau dimakan rayap jika tidak dirawat. Sebaiknya gunakan kayu keras seperti jati atau kelapa agar lebih tahan lama.

  3. Membutuhkan perencanaan struktur yang baik
    Jika tidak dibuat dengan kuat, lantai bisa patah atau bergeser akibat beban kambing. Menurut Panduan Peternakan Kambing Lokal (Kementan, 2021), ketebalan papan minimal 3 cm agar aman.

Baca Juga  Langkah Darurat Saat Kambing Tiba-Tiba Sakit

Kelebihan Kandang Lantai Tanah

Kandang lantai tanah adalah tipe kandang tradisional yang masih banyak digunakan oleh peternak di pedesaan karena biayanya murah dan mudah dibuat.

Beberapa kelebihan kandang lantai tanah antara lain:

  1. Biaya pembangunan rendah
    Tidak memerlukan bahan bangunan yang banyak, cukup diratakan dan diberi alas jerami atau sekam.

  2. Mudah diperbaiki
    Jika ada bagian yang rusak atau becek, cukup menimbun tanah baru atau mengganti alas jerami.

  3. Cocok untuk peternak pemula
    Kandang ini bisa dibuat dengan peralatan sederhana dan waktu singkat, ideal untuk usaha kecil atau hobi.

Kekurangan Kandang Lantai Tanah

Di balik kemudahan dan murahnya, kandang lantai tanah juga memiliki sejumlah kelemahan yang cukup signifikan.

  1. Sulit menjaga kebersihan
    Urin dan kotoran menumpuk di lantai, menyebabkan bau tidak sedap dan meningkatkan risiko penyakit seperti cacingan atau kudis kambing.

  2. Tingkat kelembapan tinggi
    Tanah mudah menyerap air, terutama saat musim hujan. Lantai menjadi becek dan lembap, yang bisa menurunkan kualitas kesehatan kambing.

  3. Perawatan lebih sering
    Peternak harus rutin mengganti alas jerami agar tidak menimbulkan jamur dan bakteri.

Menurut Balai Penelitian Ternak (2022), kelembapan di kandang tanah bisa mencapai 70–90% jika tidak diatur drainasenya dengan baik, yang dapat memicu penyakit kulit dan kuku kambing.

Perbandingan Kandang Lantai Panggung dan Tanah

Berikut tabel sederhana untuk membandingkan kedua jenis kandang ini:

Tabel ini dapat membantu peternak memilih jenis kandang yang paling sesuai dengan kondisi lingkungan dan anggaran.

Tips Memilih Jenis Kandang yang Tepat

Sebelum membangun kandang, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar pilihan antara lantai panggung dan tanah lebih tepat sasaran:

  1. Pertimbangkan lokasi peternakan
    Jika daerah kamu sering hujan atau tanah lembap, lebih baik pilih kandang lantai panggung. Namun jika tanah kering dan mudah menyerap air, kandang tanah bisa jadi pilihan ekonomis.

  2. Sesuaikan dengan jumlah kambing
    Untuk skala besar, sistem panggung lebih efisien karena mudah dibersihkan secara massal.

  3. Perhatikan drainase
    Baik lantai tanah maupun panggung harus memiliki sistem pembuangan air yang baik agar tidak tergenang.

  4. Gunakan bahan berkualitas
    Jika membuat kandang panggung, gunakan bahan tahan rayap. Untuk lantai tanah, gunakan jerami kering sebagai alas tambahan agar kambing tetap nyaman.

Rekomendasi: Kombinasi Kandang Semi Panggung

Bagi peternak yang ingin mendapatkan manfaat dari kedua jenis kandang, kamu bisa mencoba kandang semi panggung. Jenis ini dibuat dengan lantai sedikit lebih tinggi (sekitar 30–40 cm) dari tanah dan menggunakan campuran bahan kayu dan semen.

Menurut Sumber: Jurnal Teknologi Peternakan (2023), sistem semi panggung efektif menjaga kebersihan namun tetap hemat biaya. Air dan kotoran masih bisa mengalir ke saluran pembuangan tanpa perlu tiang tinggi seperti kandang panggung penuh.

Kandang semi panggung juga cocok untuk peternak yang baru ingin beralih dari kandang tradisional ke sistem modern secara bertahap.

Memilih antara kandang lantai panggung dan lantai tanah tergantung pada kebutuhan, lokasi, serta anggaran peternak.

  1. Jika kamu mengutamakan kebersihan, kesehatan kambing, dan kemudahan perawatan, maka kandang lantai panggung adalah pilihan terbaik.

  2. Namun jika kamu memiliki modal terbatas dan berada di daerah yang kering, kandang lantai tanah masih bisa menjadi pilihan yang efisien dengan pengelolaan drainase yang baik.

Baca Juga  Belajar Peternakan Sapi dari Nol untuk Pemula

Dengan memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing, peternak bisa merancang kandang yang efisien, higienis, dan nyaman bagi kambing.

Intership SMKN 1 Bungo | Ahmad Sarino

Related Posts

SpiSpi
Inspirasi dari Peternak Sapi Perempuan yang Tangguh
Usaha Jaya Printing - Dalam beberapa tahun terakhir, dunia peternakan...
Read more
Gemini Generated Image 38ipxr38ipxr38ipGemini Generated Image 38ipxr38ipxr38ip
Kisah Inovatif Peternak Sapi di Tengah Pandemi
Ternak Tani - Pandemi COVID-19 mengubah banyak hal, termasuk sektor...
Read more
Gemini Generated Image Qt9wndqt9wndqt9wGemini Generated Image Qt9wndqt9wndqt9w
Perjalanan Peternak Desa Menjadi Pengusaha Daging Nasional
Ternak Tani - Menjadi pengusaha daging nasional tidak selalu dimulai...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *