Ternak Tani – Kebersihan kandang kambing adalah faktor utama dalam menjaga kesehatan hewan ternak. Kandang yang kotor bisa menjadi tempat berkembang biak bagi berbagai bakteri dan parasit penyebab penyakit seperti kudis, diare, atau infeksi kulit (sumber: Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, 2023).
Kandang yang bersih juga berpengaruh pada kualitas udara yang dihirup kambing. Udara yang segar membantu sistem pernapasan tetap sehat, sementara udara yang lembap dan bau amonia tinggi bisa mengganggu kesehatan paru-paru kambing. Karena itu, membersihkan kandang secara rutin adalah investasi untuk menjaga kambing tetap bugar dan produktif.
Frekuensi Ideal Membersihkan Kandang
Membersihkan kandang sebaiknya dilakukan setiap hari untuk bagian ringan seperti membuang kotoran, membersihkan sisa pakan, dan mengganti air minum. Sedangkan pembersihan besar atau deep cleaning dapat dilakukan seminggu sekali, meliputi pencucian lantai, dinding, serta peralatan ternak.
Menurut Balai Penelitian Ternak Indonesia (2022), frekuensi pembersihan harian dapat menurunkan risiko penyakit hingga 60%. Hal ini karena kotoran kambing mengandung banyak mikroorganisme yang cepat berkembang bila tidak segera dibersihkan.
Selain itu, frekuensi membersihkan kandang juga bergantung pada jumlah kambing dan ukuran kandang. Semakin banyak ternak, semakin cepat pula kandang menjadi kotor, sehingga perlu pembersihan lebih sering.
Langkah-Langkah Membersihkan Kandang Kambing
Berikut langkah sederhana yang bisa dilakukan agar kebersihan kandang kambing selalu terjaga:
-
Kumpulkan kotoran kambing setiap pagi dan sore.
Gunakan sekop kecil untuk mengumpulkan kotoran. Jika memungkinkan, kotoran tersebut bisa diolah menjadi pupuk organik. -
Bersihkan sisa pakan yang tidak habis.
Pakan yang tersisa bisa membusuk dan menarik serangga atau tikus. Pembersihan sisa pakan sebaiknya dilakukan setelah waktu makan selesai. -
Cuci tempat minum dan pakan.
Gunakan air bersih dan sabun ringan untuk mencuci wadah makan dan minum, lalu bilas hingga benar-benar bersih. -
Siram lantai kandang dengan air bersih.
Jika kandang memiliki lantai semen atau bambu, siram dan gosok dengan sikat untuk menghilangkan sisa kotoran yang menempel. -
Keringkan area kandang.
Setelah disiram, pastikan kandang benar-benar kering agar tidak menjadi lembap. Lembap bisa menyebabkan jamur dan bau tak sedap.
Dengan langkah sederhana tersebut, kandang kambing akan selalu bersih dan nyaman. Menurut Jurnal Peternakan Tropis (2021), kandang yang rutin dibersihkan bisa meningkatkan pertambahan bobot kambing hingga 15%.
Peralatan yang Diperlukan untuk Membersihkan Kandang
Agar proses pembersihan berjalan efisien, pastikan Anda memiliki peralatan dasar seperti:
-
Sekop atau cangkul kecil
-
Sapu lidi dan sikat kasar
-
Ember dan air bersih
-
Sabun cair atau desinfektan ringan
-
Sarung tangan dan masker
Peralatan tersebut tidak hanya mempermudah pekerjaan, tapi juga menjaga kebersihan diri peternak dari paparan kotoran. Penggunaan disinfektan penting dilakukan minimal seminggu sekali untuk membunuh kuman penyebab penyakit (sumber: FAO, 2022).
Pilih disinfektan yang aman bagi hewan, seperti yang berbahan dasar klorin ringan atau larutan kapur tohor. Hindari bahan kimia keras yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit kambing.
Menjaga Sirkulasi Udara Setelah Pembersihan
Setelah membersihkan kandang, jangan lupa memastikan sirkulasi udara berjalan baik. Ventilasi yang lancar membantu mempercepat proses pengeringan dan mengurangi kelembapan di dalam kandang.
Kelembapan yang terlalu tinggi bisa memicu pertumbuhan jamur dan bakteri. Oleh karena itu, kandang sebaiknya memiliki lubang ventilasi di dua sisi atau jendela kecil agar udara mengalir bebas. Menurut Pusat Penelitian Ternak Nasional (2023), sirkulasi udara yang baik dapat mengurangi risiko penyakit kulit hingga 40%.
Anda juga bisa menambahkan kipas kecil atau exhaust fan untuk kandang tertutup agar udara tidak pengap.
Mengelola Limbah Kandang dengan Tepat
Limbah kandang seperti kotoran dan urine kambing jangan langsung dibuang sembarangan. Sebaliknya, limbah ini bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.
Prosesnya cukup mudah: kotoran dikumpulkan, dicampur dengan jerami atau sekam padi, lalu difermentasi selama 1–2 minggu menggunakan EM4 (efektif mikroorganisme). Menurut Badan Litbang Pertanian (2021), pupuk kompos dari kotoran kambing memiliki kandungan nitrogen dan fosfor tinggi yang sangat bermanfaat bagi tanaman.
Dengan cara ini, peternak tidak hanya menjaga kebersihan kandang, tetapi juga mendapatkan nilai tambah ekonomi dari hasil limbah.
Perhatikan Kebersihan Peternak dan Lingkungan Sekitar
Selain kandang, kebersihan diri peternak juga berperan penting. Gunakan sepatu boot, sarung tangan, dan pakaian kerja khusus saat berada di kandang. Setelah membersihkan kandang, cuci tangan dan mandi agar tidak membawa bakteri ke rumah.
Lingkungan sekitar kandang juga harus dijaga. Jangan biarkan air limbah menggenang karena bisa menjadi tempat berkembang nyamuk dan menimbulkan bau tak sedap. Buat saluran pembuangan yang lancar dan tanam tanaman penyerap bau seperti serai atau pandan di sekitar kandang.
Menurut FAO Livestock Guidelines (2023), kebersihan lingkungan peternakan dapat meningkatkan produktivitas ternak hingga 20% karena kambing merasa lebih nyaman dan bebas stres.
Tanda Kandang yang Bersih dan Layak Huni
Kandang yang bersih memiliki beberapa ciri khas, antara lain:
-
Tidak ada bau menyengat.
-
Lantai kering dan tidak licin.
-
Udara terasa segar dan tidak pengap.
-
Peralatan makan dan minum terlihat bersih.
-
Tidak ada serangga seperti lalat atau tikus yang berkeliaran.
Jika semua indikator ini terpenuhi, berarti kebersihan kandang sudah ideal untuk menunjang kesehatan kambing.
Selain itu, perhatikan juga perilaku kambing. Kambing yang sehat biasanya aktif, nafsu makan baik, dan bulu terlihat mengkilap. Bila kambing terlihat lesu atau sering menggaruk tubuh, bisa jadi kandangnya masih kurang bersih atau lembap.
Menjaga kebersihan kandang kambing adalah langkah utama untuk memastikan kambing tetap sehat, produktif, dan bebas penyakit. Dengan membersihkan kandang secara rutin, memperhatikan ventilasi, dan mengelola limbah dengan benar, peternak bisa menciptakan lingkungan yang nyaman bagi ternaknya.
Seperti dikatakan oleh Direktorat Peternakan Nasional (2022), kandang yang bersih bukan hanya mencerminkan profesionalitas peternak, tetapi juga menjadi kunci keberhasilan usaha peternakan kambing yang berkelanjutan.
Mulailah kebiasaan sederhana ini hari ini — bersihkan kandang dengan rutin, jaga udara tetap segar, dan lihat bagaimana kambing Anda tumbuh lebih sehat dan produktif setiap harinya.
Intership SMKn 1 Bungo | Ahmad Sarino



