Tips Merawat Sapi Saat Musim Hujan

Gemini Generated Image 3jcjmy3jcjmy3jcj Gemini Generated Image 3jcjmy3jcjmy3jcj

Ternak Tani – Musim hujan membawa banyak manfaat seperti ketersediaan rumput yang melimpah, namun juga menimbulkan risiko bagi kesehatan sapi. Udara lembap dan suhu yang turun bisa menyebabkan sapi mudah terserang penyakit, terutama penyakit kulit dan saluran pernapasan. Menurut Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH, 2022), tingkat infeksi penyakit seperti foot rot (luka pada kaki sapi akibat bakteri) dan scabies meningkat signifikan saat musim hujan.

Selain itu, genangan air di sekitar kandang bisa menjadi tempat berkembang biaknya kuman dan parasit. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat menurunkan nafsu makan dan berat badan sapi, bahkan menyebabkan kematian pada kasus tertentu.

Menjaga Kebersihan dan Kekeringan Kandang

Langkah pertama dalam merawat sapi saat musim hujan adalah memastikan kandang selalu bersih dan tidak becek. Kandang yang lembap menjadi tempat ideal bagi bakteri, jamur, dan parasit berkembang.

Beberapa tips menjaga kebersihan kandang:

  1. Bersihkan kandang setiap hari. Buang kotoran sapi minimal dua kali sehari agar tidak menumpuk dan menyebabkan bau tidak sedap.

  2. Perbaiki saluran air. Pastikan air hujan tidak menggenang di sekitar kandang. Menurut Balai Penelitian Ternak (Balitnak, 2021), sistem drainase yang baik dapat menurunkan risiko penyakit kulit hingga 60%.

  3. Gunakan alas kandang yang kering. Alas jerami atau sekam padi bisa menyerap kelembapan, tapi perlu diganti secara rutin agar tidak menjadi sarang jamur.

Dengan menjaga kebersihan kandang, sapi akan lebih nyaman dan terhindar dari stres yang bisa menurunkan produktivitas.

Memberikan Pakan Berkualitas dan Tambahan Nutrisi

Musim hujan membuat rumput tumbuh subur, namun tidak semua rumput dalam kondisi layak konsumsi. Rumput yang terlalu basah bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Oleh karena itu, peternak disarankan untuk:

  1. Mengeringkan rumput sebelum diberikan. Biarkan rumput diangin-anginkan 2–3 jam sebelum diberikan kepada sapi agar kadar airnya berkurang.

  2. Berikan pakan tambahan. Menurut Journal of Animal Feed Science (2020), pemberian konsentrat, dedak, dan ampas tahu dapat menjaga keseimbangan nutrisi dan meningkatkan energi sapi selama musim hujan.

  3. Tambahkan suplemen vitamin dan mineral. Vitamin A, D, dan E sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh sapi di kondisi lembap.

Baca Juga  Cara Mengolah Daging Kambing agar Tidak Prengus

Pakan yang seimbang membantu sapi tetap sehat, memiliki nafsu makan tinggi, dan menghasilkan susu atau daging berkualitas baik.

Menjaga Kesehatan Sapi dari Penyakit Umum Musim Hujan

Musim hujan sering kali menjadi waktu munculnya berbagai penyakit sapi seperti:

  1. Foot rot (busuk kaki): Disebabkan oleh bakteri Fusobacterium necrophorum akibat kondisi kandang lembap.

  2. Scabies (kudis): Disebabkan oleh tungau yang menyerang kulit sapi, menimbulkan gatal dan luka.

  3. Penyakit saluran pernapasan: Disebabkan oleh udara lembap dan dingin.

Untuk pencegahan:

  1. Periksa kesehatan sapi secara rutin. Jika ada sapi yang tampak lesu, tidak mau makan, atau menunjukkan gejala aneh, segera pisahkan dari kelompok.

  2. Gunakan obat antiseptik alami. Misalnya, larutan kapur sirih atau larutan garam untuk membersihkan luka kecil.

  3. Konsultasi dengan dokter hewan. Menurut Kementerian Pertanian RI (2022), pemeriksaan rutin setiap 1–2 bulan dapat membantu deteksi dini penyakit pada ternak.

Dengan pencegahan dini, peternak bisa menghindari kerugian besar akibat sapi yang sakit.

Menjaga Kelembapan Tubuh dan Kebersihan Sapi

Selain kandang, tubuh sapi juga perlu dijaga kebersihannya. Sapi yang sering terkena hujan harus dikeringkan menggunakan kain bersih atau jerami kering untuk menghindari penyakit kulit.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  1. Mandikan sapi di pagi hari saat cuaca cerah. Jangan memandikan di sore hari karena tubuh sapi akan lembap lebih lama.

  2. Gunakan sabun khusus hewan. Sabun antiseptik membantu mengurangi bakteri pada kulit sapi.

  3. Keringkan dengan baik. Pastikan bulu sapi benar-benar kering sebelum dimasukkan ke kandang.

Menurut penelitian dari Universitas Gadjah Mada (UGM, 2021), sapi yang dijaga kebersihannya cenderung memiliki berat badan 10–15% lebih tinggi dibanding sapi yang sering kotor.

Memperhatikan Ventilasi dan Sirkulasi Udara Kandang

Ventilasi yang baik membantu menjaga sirkulasi udara agar kandang tidak lembap. Udara segar yang masuk akan mengurangi kadar amonia dari kotoran sapi dan menghambat pertumbuhan jamur.

Baca Juga  Kebersihan Kandang sebagai Kunci Kesehatan Kambing

Tips menjaga ventilasi kandang:

  1. Buat jendela atau celah di bagian atas dinding kandang agar udara bisa keluar masuk.

  2. Gunakan atap miring agar air hujan mudah mengalir.

  3. Hindari menutup kandang sepenuhnya dengan terpal karena bisa membuat suhu di dalam terlalu lembap.

Ventilasi yang baik tidak hanya membuat sapi nyaman tetapi juga mengurangi stres dan meningkatkan produktivitasnya.

Menyediakan Tempat Berteduh Saat Penggembalaan

Jika sapi digembalakan di padang rumput, sediakan tempat berteduh saat hujan. Jangan biarkan sapi terus berada di bawah hujan deras karena dapat menyebabkan hipotermia atau pilek.

Menurut FAO (Food and Agriculture Organization, 2020), sapi yang sering terkena hujan deras tanpa perlindungan mengalami penurunan nafsu makan hingga 25%. Tempat berteduh sederhana dari bambu atau seng sudah cukup untuk menjaga sapi tetap hangat.

Melakukan Vaksinasi dan Pemberian Obat Cacing Secara Rutin

Vaksinasi adalah langkah penting untuk menjaga daya tahan tubuh sapi terhadap penyakit menular seperti antraks dan Jembrana. Selain itu, pemberian obat cacing perlu dilakukan minimal setiap 6 bulan sekali untuk menghindari infeksi parasit usus.

Kementerian Pertanian RI (2023) merekomendasikan jadwal vaksinasi rutin sebelum musim hujan tiba agar sistem imun sapi sudah siap menghadapi perubahan cuaca. Peternak juga dapat meminta jadwal vaksinasi resmi dari dokter hewan setempat.

Menjaga Kondisi Mental dan Kenyamanan Sapi

Sapi juga bisa mengalami stres akibat perubahan cuaca ekstrem. Pastikan peternak tetap memperlakukan sapi dengan lembut, memberi waktu istirahat cukup, dan tidak memaksa bekerja di kondisi hujan deras.

Sapi yang stres mudah kehilangan nafsu makan dan daya tahan tubuhnya menurun. Lingkungan yang tenang, makanan cukup, dan perhatian dari peternak sangat membantu menjaga produktivitas ternak.

Baca Juga  Keuntungan dan Tantangan Bisnis Peternakan Sapi

Merawat sapi saat musim hujan membutuhkan perhatian ekstra, terutama pada kebersihan kandang, pakan, dan kesehatan tubuh ternak. Dengan menerapkan tips merawat sapi saat musim hujan seperti menjaga kandang tetap kering, memberikan pakan berkualitas, menjaga ventilasi udara, serta melakukan vaksinasi rutin, peternak bisa menghindari risiko penyakit dan meningkatkan hasil ternak.

Intership SMKN 1 Bungo | Putri Ardiana Safara

Related Posts

SpiSpi
Inspirasi dari Peternak Sapi Perempuan yang Tangguh
Usaha Jaya Printing - Dalam beberapa tahun terakhir, dunia peternakan...
Read more
Gemini Generated Image 38ipxr38ipxr38ipGemini Generated Image 38ipxr38ipxr38ip
Kisah Inovatif Peternak Sapi di Tengah Pandemi
Ternak Tani - Pandemi COVID-19 mengubah banyak hal, termasuk sektor...
Read more
Gemini Generated Image Qt9wndqt9wndqt9wGemini Generated Image Qt9wndqt9wndqt9w
Perjalanan Peternak Desa Menjadi Pengusaha Daging Nasional
Ternak Tani - Menjadi pengusaha daging nasional tidak selalu dimulai...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *