Gubuku – Pernah gak sih kamu bayangin punya aset pasif yang tiap hari “nyetak duit”? Nah, bisnis ayam bertelur (ayam petelur) itu salah satu wujud nyatanya! Tapi, namanya juga makhluk hidup, ayam gak bisa disuruh nelor terus-terusan kalau urusan perutnya gak diperhatiin.
Banyak peternak pemula yang curhat: “Kok ayamku awal-awal rajin nelor, tapi belakangan ini malah mogok ya?”
Jawabannya cuma satu: Masalah di Pakan!
Pakan itu memegang porsi sampai 70% dari total biaya operasional sekaligus kunci utama penentu jumlah dan kualitas telur. Biar bisnis kamu gak stuck dan cuannya makin konsisten, yuk bongkar rahasia racikan pakan ayam bertelur agar produksi maksimal tiap hari!
1. Segitiga Nutrisi Wajib untuk Ayam Petelur
Ayam bertelur itu butuh bahan bakar yang pas. Gak bisa cuma dikasih makan asal kenyang aja. Kalau mau telurnya banyak dan cangkangnya tebal, 3 nutrisi ini wajib hukumnya ada di pakan mereka:
-
Protein (Kunci Jumlah Telur): Butuh sekitar 16–18% protein dalam pakan harian. Protein ini yang bikin sel telur terbentuk sempurna. Kalau protein kurang, ayam bakal jarang nelor.
-
Kalsium & Fosfor (Kunci Kekuatan Cangkang): Pernah liat telur yang cangkangnya tipis atau gampang pecah? Itu artinya ayam kurang kalsium. Kalsium wajib ada sekitar 3,5–4% di dalam pakan.
-
Energi/Kalori (Kunci Daya Tahan Tubuh): Didapat dari karbohidrat dan lemak biar ayam punya tenaga buat beraktivitas dan gak gampang stres.
2. Racikan Pakan Ideal (Komposisi Emas)
Daripada beli pakan jadi yang harganya kadang bikin elus dada, kamu bisa racik pakan sendiri pakai formula “Komposisi Emas” pakan ayam petelur berikut:
-
Jagung Giling (50%): Sumber energi utama yang juga bikin kuning telur warnanya makin cantik dan pekat.
-
Konsentrat Ayam Petelur (30-35%): Sumber protein tinggi, asam amino, dan vitamin lengkap.
-
Dedak/Bekatul Halus (15-20%): Sumber serat dan energi tambahan yang ramah di kantong.
Tips Tambahan: Campurkan tepung cangkang kerang atau batu kapur (calcite) sekitar 2-3% ke dalam racikan untuk memperkuat cangkang telur biar gak gampang retak saat dipanen!
3. Jadwal dan Porsi Makan yang Teratur
Ayam itu makhluk yang sangat menyukai rutinitas. Kalau jadwal makannya acak-acakan, mereka bisa stres dan langsung ngambek nelor.
-
Pagi Hari (06.00 – 07.00): Berikan 30-40% dari porsi harian. Ini buat ngisi energi mereka setelah semalaman beristirahat.
-
Sore Hari (15.00 – 16.00): Berikan 60-70% sisa porsi harian. Kenapa sore lebih banyak? Karena proses pembentukan cangkang telur terjadi di malam hari, jadi butuh asupan nutrisi paling tinggi sebelum mereka tidur.
-
Porsi Standar: Rata-rata ayam petelur dewasa butuh sekitar 110 – 120 gram pakan/ekor/hari.
4. Jangan Lupa Air Minum & Suplemen Tambahan
Pakan udah mantap, tapi air minumnya kurang? Sama aja bohong! Telur itu sebagian besar kandungannya adalah air.
-
Pastikan air minum selalu tersedia 24 jam nonstop dan kondisinya bersih serta dingin/segar.
-
Tambahkan probiotik atau multivitamin ke dalam air minum 2–3 kali seminggu untuk menjaga kesehatan pencernaan dan tingkat imunitas ayam.
5. Trik Mengatasi Ayam Mogok Bertelur Saat Cuaca Panas
Cuaca ekstrem atau panas terik sering bikin ayam heat stress (stres karena kepanasan). Efeknya? Nafsu makan anjlok, dan produksi telur langsung terun bebas.
Solusinya:
-
Kasih makan saat suhu udara masih dingin (pagi-pagi sekali atau agak sore).
-
Tambahkan Vitamin C atau elektrolit ke dalam air minum saat cuaca lagi terik-teriknya.
-
Pastikan sirkulasi udara di dalam kandang lancar



