Gubuku – Mau bikin ternak sapi atau kambing kamu lahap makan dan cepat gemuk tanpa bikin kantong jebol? Kuncinya ada di pakan hijauan! Daripada pusing nyari rumput liar tiap hari, saatnya Gen Z kenalan sama “power couple” di dunia pakan ternak: Rumput Odot dan Indigofera. Kombinasi dua tanaman ini ibarat superfood versi organik yang bikin nutrisi ternak terpenuhi maksimal.
Yuk, intip panduan budidayanya biar kebun hijauanmu langsung panen cuan!
Kenapa Harus Rumput Odot & Indigofera?
-
Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott): Jenis rumput potong primadona karena batangnya empuk dan daunnya tidak berbulu tajam, jadi disukai ternak. Pertumbuhannya super cepat dan bisa dipanen tiap 40-50 hari sekali.
-
Indigofera (Indigofera zollingeriana): Tanaman leguminosa (pohon pakan) yang kaya protein tinggi. Kalau rumput odot jadi sumber energi, si Indigofera ini bertindak sebagai “daging” tambahan yang bikin bobot ternak melonjak drastis.
Cara Budidaya Rumput Odot Anti Gagal
-
Persiapan Lahan: Bersihkan lahan dari gulma, lalu cangkul atau traktor gembur tanah. Bikin lubang atau alur tanam dengan jarak sekitar 50 x 50 cm.
-
Penanaman Batang: Gunakan stek batang atau rumpun tua yang sehat (panjang sekitar 20-30 cm). Tanam secara miring dengan posisi mata tunas menghadap ke atas.
-
Perawatan: Berikan pupuk kandang saat awal tanam dan lakukan penyiraman rutin kalau musim kemarau. Odot paling suka tanah subur yang kaya unsur hara.
-
Panen Perdana: Bisa dipotong pertama kali saat umur 2-3 bulan, lalu selanjutnya rutin dipanen tiap 40 hari. Jangan dipotong terlalu mepet tanah biar tunas baru cepat tumbuh lagi.
Penulis:Bila-SMKN 2 Tebo



