Gubuku – KUR Peternakan adalah program kredit modal kerja atau investasi yang diberikan kepada pelaku usaha di sektor peternakan (ayam, sapi, kambing, bebek, dll).

Kenapa KUR ini ramah banget buat peternak muda?

  • Bunga Super Rendah: Biasanya cuma sekitar 6% per tahun (alias 0,5% per bulan). Jauh lebih murah dibanding pinjol atau kredit komersial biasa!

  • Tanpa Jaminan (Untuk Skala Micro/Super Micro): Buat plafon pinjaman tertentu (biasanya sampai Rp50 juta–Rp100 juta tergantung kebijakan bank dan jenis KUR), kamu gak wajib punya agunan tambahan kayak sertifikat tanah!

  • Tenor Fleksibel: Jangka waktu pengembalian bisa disesuaikan dengan siklus panen ternak kamu.

Syarat Mengajukan KUR Peternakan (Siapkan Dokumen Ini!)

Sebelum ke bank, pastikan kamu udah nyiapin “senjata” dokumen ini biar gak bolak-balik:

  1. Identitas Diri: KTP Elektronik (e-KTP) & Kartu Keluarga (KK).

  2. Legalitas Usaha: Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Kelurahan/Desa setempat, atau NIB (Nomor Induk Berusaha) yang bisa kamu bikin secara online.

  3. NPWP: Wajib diisi kalau kamu mengajukan pinjaman di atas Rp50 juta.

  4. Pasfoto Terbaru: Ukuran 4×6 (biasanya suami-istri kalau udah menikah).

  5. Bebas BI Checking / SLIK OJK yang Buruk: Pastikan kamu gak lagi ada tunggakan pinjol, PayLater, atau kredit bank lain yang macet!

Step-by-Step Cara Mengajukan KUR Peternakan di Bank

Gak usah grogi pas masuk kantor bank, ikuti alur simpel ini:

1. Pilih Bank Penyalur KUR

Bank penyalur KUR paling populer di Indonesia antara lain BRI, Mandiri, BNI, dan BSI (buat yang mau jalur syariah). Pilih bank yang lokasinya paling dekat sama tempat tinggal atau lokasi peternakan kamu.

2. Datangi Bagian Customer Service / Mantri

Langsung sampaikan ke petugas kalau kamu mau mengajukan KUR Peternakan. Petugas bakal meriksa kelengkapan berkas kamu dan minta kamu isi formulir pengajuan.

Baca Juga  Manajemen Kebersihan Kandang Sapi Perah Mencegah Mastitis

3. Tahap Survei Lapangan (Sangat Krusial!)

Setelah berkas lengkap, pihak bank bakal mengutus petugas (sering disebut Mantri/Account Officer) buat datang langsung ke lokasi kandang kamu.

💡 Tips Lolos Survei:

Pastikan lokasi kandang sudah siap, ada ternak/aktivitas usaha yang jelas, dan kamu bisa menjelaskan rencana alokasi dana pinjaman secara logis.

4. Proses Analisis & Pencairan

Kalau hasil survei dan riwayat keuangan kamu (SLIK OJK) bersih, pihak bank bakal menyetujui (approve) pengajuan kamu. Kamu tinggal datang lagi ke bank buat tanda tangan akad kredit, dan dana KUR siap ditransfer ke rekening kamu!

Rahasia Biar Pengajuan KUR Peternakan Kamu Langsung di-Approve

Biar gak kena penolakan manis dari bank, coba terapkan tips ini:

  • Punya Catatan Keuangan Sederhana: Tunjukin kalau kamu rajin mencatat pemasukan dan pengeluaran usaha (bisa pakai aplikasi pencatatan keuangan di HP). Bank suka banget sama debitur yang rapi secara finansial.

  • Gunakan Dana Sesuai Peruntukan: Jangan sampai dana KUR peternakan dipake buat beli HP baru atau modif motor. Fokuskan buat beli bibit (DOC/bakalan), pakan, atau renovasi kandang.

  • Jaga Skor Kredit (SLIK OJK): Hindari bayar PayLater atau tagihan kartu kredit mepet due date, apalagi sampai menunggak.

penulis:widia – SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *