Cara Mengukur dan Menjaga Dissolved Oxygen (DO) Kolam Ikan

Ternaktani
Ternaktani
August 28, 2026 2 Min Read 0

Gubuku – Pernah gak kamu ngeliat ikan-ikan di kolam pada kumpul di permukaan sambil “mangap-mangap” kayak lagi ngambil napas? Kalau pernah, itu bukan karena ikannya lagi dada-dada ke kamu, ya! Itu sinyal bahaya kalau kolam kamu lagi krisis Dissolved Oxygen (DO) alias Oksigen Terlarut.

Di dunia budidaya perikanan modern, kadar DO itu ibarat udara segar buat manusia. Kalau DO drop, ikan bakal stres, nafsu makan anjlok, gampang kena penyakit, bahkan bisa mati massal dalam semalam.

Biar bisnis budidaya ikan kamu makin profesional dan anti rugi, yuk pahami cara mengukur dan menjaga kadar DO kolam ikan secara presisi di bawah ini!

Berapa Standar Kadar DO yang Ideal?

Sebelum masuk ke teknis, kamu wajib tahu berapa angka “aman” oksigen terlarut buat ikan:

  • Sangat Baik (> 5 mg/L): Ikan tumbuh maksimal, aktif, dan sistem imunnya kuat.

  • Batas Toleransi (3 – 5 mg/L): Ikan masih bisa bertahan, tapi pertumbuhan mulai melambat dan rentan stres.

  • Kondisi Bahaya (< 3 mg/L): Ikan mulai megap-megap di permukaan. Berisiko tinggi mengalami kematian massal!

1. Alat & Cara Mengukur DO Kolam Ikan

Ukur kadar DO itu gak bisa cuma pakai tebak-tebakan. Ada dua cara utama yang biasa dipakai peternak modern:

  • DO Meter Digital (Paling Praktis & Presisi):

    Kamu tinggal celupkan sensor (probe) DO meter ke dalam air kolam, lalu tunggu beberapa detik sampai angkanya muncul di layar. Sangat cocok buat kamu yang suka serba cepat dan akurat.

  • Titrasi / Chemical Test Kit (Versi Hemat):

    Menggunakan cairan reagen kimia dengan perubahan warna. Memang sedikit berbelit dibanding DO meter, tapi harganya jauh lebih terjangkau buat pemula.

💡 Pro-Tip: Lakukan pengukuran DO di dua waktu krusial, yaitu pagi hari sebelum matahari terbit (saat kadar DO berada di titik terendah) dan sore hari (saat DO berada di titik tertinggi).

2. Cara Menjaga & Menaikkan Kadar DO Kolam Ikan

Kalau hasil pengukuran menunjukkan kadar DO kolam kamu mulai menipis, lakukan langkah-langkah rescue berikut ini:

Baca Juga  Strategi & Cara Pemasaran Madu Murni Kemasan Botol Eksekutif
Metode Cara Kerja & Fungsi
Pemasangan Aerator / Kincir Air Memecah molekul air permukaan agar terjadi pertukaran oksigen dari udara bebas secara maksimal. Wajib menyala penuh di malam hari!
Sirkulasi Air & Ganti Air Buang air bagian bawah kolam yang penuh endapan kotoran, lalu tambahkan air segar secara berkala.
Kendalikan Kepadatan Tebar Jangan memaksakan tebar bibit terlalu padat kalau kapasitas aerasi kolam kamu belum memadai.
Manajemen Pakan yang Ketat Sisa pakan yang membusuk di dasar kolam bakal dimakan oleh bakteri. Proses pembusukan ini menyedot stok oksigen dalam air secara masif!

Kesimpulan: Kunci Ikan Sehat, Bisnis Lanjut Terus!

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *