Tips Menghilangkan Bau Prengus pada Kandang Kambing

Gubuku – 1. Terapkan Desain Kandang Panggung & Sirkulasi Udara Ciamik

Penyebab utama bau prengus yang menusuk hidung adalah penumpukan gas amonia dari urin dan kotoran kambing yang bercampur jadi satu.

  • Buat Kandang Panggung: Usahakan lantai kandang dibuat agak tinggi (sekitar 1–1,5 meter dari tanah). Desain bilah lantainya diberi celah 1,5–2 cm biar kotoran (srintil) dan air kencing langsung jatuh ke bawah dan gak mengendap di pijakan kambing.

  • Sirkulasi Udara (Ventilasi): Pastikan atap dan dinding kandang punya ventilasi yang cukup. Angin yang berhembus lancar bakal mempercepat pengeringan kotoran dan ngebantu membuang gas amonia keluar.

2. Pisahkan Limbah Padat (Srintil) dan Limbah Cair (Urin)

Kunci rahasia peternak modern adalah pantang membiarkan kotoran padat dan urin bercampur! Saat dua zat ini menyatu di tanah yang lembap, reaksi kimianya bakal menciptakan bau prengus yang super pekat.

  • Kemiringan lantai dasar di bawah panggung bisa dibuat agak miring ke satu arah.

  • Pasang talang atau parit kecil di bagian bawah untuk menampung urin, sementara kotoran padat ditampung pakai jaring/penampung khusus.

  • Urin yang terkumpul bisa kamu olah jadi pupuk organik cair (POC) yang justru bernilai jual tinggi!

3. Semprotkan Probiotik atau Pengurai Bau (Mikroba Baik)

Gak perlu pakai racikan bahan kimia keras yang berbahaya buat pernapasan kambing. Kamu cukup memanfaatkan teknologi mikroba!

💡 Pro-Tip:

Campurkan EM4 Peternakan (atau mikroba pengurai sejenis) dengan air dan sedikit molase/gula merah. Semprotkan cairan ini ke area penampungan kotoran dan lantai kandang 2–3 kali seminggu. Mikroba baik ini bakal “memakan” bakteri penyebab bau amonia secara alami!

4. Gunakan Bahan Absorben (Penyerap Bau) di Dasar Kandang

Kalau area bawah kandang kamu masih berupa tanah keras, taburkan bahan penyerap kelembapan dan bau secara berkala.

  • Kapur Dolomit: Taburkan kapur dolomit tipis-tipis di atas tanah bawah kandang. Kapur ini ampuh menetralkan tingkat keasaman (pH) dan membunuh bakteri penyebab bau.

  • Serbuk Gergaji / Sekam Padi: Bahan-bahan ini bagus banget buat menyerap sisa-sisa air kencing biar area dasar kandang gak becek dan tetap kering.

Baca Juga  Jamu Herbal untuk Kambing Agar Lahap Makan

5. Beralih ke Pakan Fermentasi (Hack Paling Ampuh!)

Bisnis ternak kambing itu potensial banget dan bisa bikin kantong tebal. Jangan sampai potensi besar ini terkendala cuma gara-gara manajemen sanitasi yang terbengkalai.

  • Cobalah pelajari teknik pakan fermentasi (silase) menggunakan bahan pakan lokal + probiotik.

  • Pakan yang sudah terfermentasi lebih gampang dicerna sama lambung kambing. Hasilnya? Penyerapan nutrisi maksimal, dan tekstur kotoran jadi lebih kering serta jauh berkurang baunya!

Ringkasan Action Plan Biar Kandang Bebas Bau

Langkah Tindakan yang Harus Dilakukan Frekuensi
Pembersihan Kerok & kumpulkan kotoran padat di bawah kandang 1-2 hari sekali
Penyemprotan Semprotkan larutan EM4/probiotik ke area limbah 2-3 kali seminggu
Penaburan Tabur kapur dolomit/sekam di tanah yang lembap Seminggu sekali
Pakan Berikan pakan fermentasi untuk menekan bau dari dalam Setiap hari

penulis;widia – SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Tiram sebagai Peluang Usaha Rumahan
Gubuku-Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap pangan sehat, budidaya jamur...
Read more
Cara Memilih Bibit Unggul untuk Hasil Panen...
Gubuku-Memilih bibit unggul adalah langkah awal yang sangat menentukan keberhasilan...
Read more
Strategi Mengembangkan Peternakan Kambing Modern yang Menguntungkan
Gubuku-Cara Strategi Mengembangkan Peternakan Kambing Modern yang Menguntungkan untuk Pemula Peternakan...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *