Gubuku – Penyakit bawaan atau penularan vertikal adalah penyakit yang diturunkan langsung dari indukan ke telur, lalu terbawa sampai anak unggas menetas. Beberapa contoh penyakit yang sering mengintai DOC/DOD:

  • Salmonellosis (Berak Putih / Pullorum): Bikin anak ayam lemas, kotorannya berwarna putih, dan tingkat kematiannya tinggi.

  • CRD (Chronic Respiratory Disease): Penyakit pernapasan yang bikin anak unggas ngorok dan pertumbuhannya kerdil.

  • Omphalitis (Infeksi Pusar): Infeksi akibat bakteri di area pusar yang bikin perut membengkak dan berbau busuk.

5 Langkah Cek Fisik Bibit Unggas Bebas Penyakit

Gak usah pusing sama istilah medis yang rumit, kamu cukup pakai checklist visual dan fisik sederhana ini saat memilih bibit:

1. Periksa Area Pusar (Navel) — Kunci Utama!

Ini adalah area paling vital buat mendeteksi penyakit bawaan seperti omphalitis.

  • Sehat: Pusarnya sudah menutup rapat, kering, bersih, dan tidak ada bekas benjolan atau warna kehitaman.

  • Sakit: Pusar masih basah, membengkak, atau ada aroma tidak sedap.

2. Cek Agresivitas dan Responsivitas (Vigor)

Unggas yang sehat punya energi yang melimpah sejak hari pertama.

  • Sehat: Lincah, berdiri tegap, aktif bergerak, dan langsung merespon saat kamu mengetuk wadah atau memberi suara.

  • Sakit: Cenderung menyendiri di pojokan, matanya sering terpejam, dan kakinya gemetar atau lemas saat dipegang.

3. Pantau Kondisi Bulu dan Kebersihan Anus

  • Sehat: Bulunya mengembang sempurna (fluffy), kering, bersih, dan warnanya cerah.

  • Sakit: Bulu kusam atau lengket. Perhatikan juga bagian anus (cloaca)—kalau ada kotoran putih atau kehijauan yang menempel, dipastikan unggas tersebut kena infeksi pencernaan.

4. Pastikan Bobot dan Keseragaman Ideal

Bibit yang berasal dari indukan sehat dan bernutrisi akan melahirkan DOC/DOD dengan ukuran yang seragam.

  • DOC Ayam: Bobot ideal rata-rata 37–42 gram/ekor.

  • DOD Bebek: Bobot ideal rata-rata 40–45 gram/ekor.

  • Avoid: Jangan pilih boks yang ukurannya belang-belang (ada yang besar, ada yang kerdil), karena ini menandakan kualitas penetasan yang buruk.

Baca Juga  Potensi Tanaman Hanjeli sebagai Pangan Alternatif

5. Cek Kaki, Mata, dan Paruh

  • Mata: Terbuka lebar, bulat, jernih, dan tidak berair.

  • Paruh: Simetris, tidak bengkok, dan tidak berlendir.

  • Kaki: Terlihat segar, berkilau (tidak kering kerontang), dan tidak ada luka atau pembengkakan di persendian.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *