Gubuku – Lagi asyik-asyik cek kandang, eh ngeliat kelinci kesayangan atau kambing ternak kamu garuk-garuk terus sampai bulunya rontok dan kulitnya berkerak? Fix, itu kena Scabies alias Kudis!

Penyakit kulit yang satu ini emang bikin bad mood. Gak cuma bikin kasihan ngeliat hewan peliharaan/ternak kita kesakitan, tapi kalau didiemin, scabies bisa bikin berat badan mereka anjlok, bahkan menular ke hewan lain (dan manusia!).

Tapi tenang, gak usah panik dulu. Yuk, kita kupas tuntas cara mengatasi scabies pada kambing dan kelinci sampai tuntas!

Apa Itu Scabies dan Kenapa Bisa Menyerang?

Scabies disebabkan oleh tungau mikroskopis (umumnya Sarcoptes scabiei) yang bikin “terowongan” di bawah kulit hewan. Tungau ini yang bikin rasa gatal luar biasa, kulit menebal, berkerak, sampai bulu rontok parah.

Penyebab utamanya biasanya cuma 3 hal:

  1. Kandang yang lembap dan jarang dibersihkan.

  2. Penularan dari hewan lain yang udah terinfeksi.

  3. Daya tahan tubuh hewan lagi drop.

Ciri-Ciri Hewan yang Terkena Scabies

Sebelum melakukan pengobatan, pastikan kamu bisa mengenali gejalanya sejak dini:

  • Pada Kelinci: Krusta/kerak putih mengeras biasanya muncul duluan di ujung hidung, daun telinga, dan sela-sela jari kaki. Kelinci bakal sering nggaruk atau nggigit area tersebut.

  • Pada Kambing: Kerak tebal dan kulit keriput berkerut biasanya terlihat di area sekitar mata, moncong, telinga, leher, hingga lipatan paha.

Step-by-Step Mengobati Scabies sampai Tuntas

Pengobatan scabies itu butuh kedisiplinan. Kalau setengah-setengah, tungaunya bisa hidup lagi dan bikin kumat!

1. Karantina Hewan yang Sakit (Wajib!)

Langkah pertama yang paling krusial: pisahkan hewan yang kena scabies dari koloni/kandang utama. Scabies itu super menular! Jangan sampai satu kandang ketularan semua gara-gara kamu terlambat memisahkan mereka.

2. Pengobatan Medis (Paling Ampuh & Cepat)

Untuk hasil yang cepat dan pasti tuntas, jalur medis adalah way to go:

  • Suntikan Ivermectin: Ini adalah gold standard untuk mengatasi scabies pada kambing maupun kelinci. Penyuntikan dilakukan secara subkutan (di bawah kulit) sesuai dosis/bobot hewan. Sangat disarankan untuk minta bantuan dokter hewan atau mantri ternak.

  • Obat Tetes/Salep Khusus: Untuk kelinci, kamu juga bisa pakai obat tetes tengkuk (spot-on) atau salep khusus scabies yang mengandung bahan anti-fungal dan anti-parasit.

3. Pengobatan Alternatif/Alami (Untuk Pertolongan Pertama)

Kalau kamu kesulitan akses obat medis, ada beberapa cara alami yang bisa dipakai untuk meredakan kerak di kulitnya:

  • Minyak Goreng/Zaitun + Belerang: Campurkan bubuk belerang dengan minyak hangat, lalu oleskan ke area kulit yang berkerak. Minyak bakal menutup jalur napas tungau, sedangkan belerang berfungsi sebagai pembunuh parasit alami.

  • Olesan Oli Bekas/Minyak Goreng (Khusus Kambing): Cara tradisional yang sering dipakai peternak senior adalah mengoleskan minyak goreng hangat/oli bersih di area kerak kambing untuk melembutkan kerak agar mudah terkelupas. (Catatan: Hati-hati jangan sampai terkena mata atau tertelan!)

Jangan Lupa Sterilkan Kandang!

Inget, mengobati hewannya aja itu baru 50% pekerjaan. Tungau scabies bisa bertahan hidup di sela-sela kayu kandang selama berhari-hari!

  1. Bersihkan kotoran dan sisa pakan sampai kinclong.

  2. Semprot seluruh area kandang menggunakan disinfektan atau air panas yang dicampur desinfektan khusus peternakan.

  3. Jemur peralatan kandang di bawah terik matahari langsung.

3 Tips Biar Scabies Gak Balik Lagi

⚠️ Catatan Penting:

  1. Menjaga Kebersihan Kandang: Rajin bersihkan kandang minimal 1-2 kali sehari. Jangan biarkan kandang terlalu lembap atau bau.

  2. Sinar Matahari Cukup: Pastikan lokasi kandang mendapat sirkulasi udara yang baik dan terpapar sinar matahari pagi. Sinar UV adalah musuh alami tungau!

  3. Cek Rutin Hewan Baru: Kalau kamu baru beli kambing atau kelinci baru, jangan langsung disatukan. Karantina dulu selama 1–2 minggu buat memastikan mereka bebas dari scabies.

Kesimpulan

Penyakit scabies memang kelihatan mengerikan, tapi sebenarnya sangat bisa dijinakkan kalau kamu cepat tanggap. Kunci utamanya ada pada karantina, pengobatan yang tepat (seperti Ivermectin), dan kebersihan kandang yang ekstra.

penulis: asil – SMKN 8 bungo

Related Posts

Cara Beternak Babi Jenis Yorkshire / Large...
Gubuku - Buat kamu para Gen Z yang tertarik terjun...
Read more
Trik Mengatasi Anemia Fe (Kekurangan Zat Besi)...
Gubuku - Buat kamu para peternak muda Gen Z, pernah...
Read more
panduan Manajemen Penimbangan Bobot Babi Siap Potong
Gubuku - Ngedua belas bulan ngerawat ternak, giliran waktu panen...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *