Cara Mengidentifikasi Sapi Cacingan dari Ciri Fisik dan Kotoran

Ternaktani
Ternaktani
August 28, 2026 2 Min Read 0

Gubuku – Sapi yang terinfeksi cacing biasanya menunjukkan perubahan fisik yang lumayan kentara. Coba cek sapi kamu, apakah ada tanda-tanda ini?

  • Bulu Kusam dan Berdiri: Bulu sapi sehat itu klimis dan mengkilap. Kalau bulunya kelihatan kusam, kasar, rontok, atau berdiri (kayak sapi kedinginan), itu sinyal kuat ada masalah nutrisi akibat cacing.

  • Badan Kurus tapi Perut Buncit (Potbelly): Ini gejala paling klasik. Badannya kelihatan tulang rusuknya, tapi bagian bawah perutnya membuncit layaknya balon.

  • Mata Sayu dan Becekan: Mata sapi kelihatan berair terus, pucat, dan tatapannya lemas/lesu.

  • Kulit Pucat (Anemia): Coba cek bagian dalam lipatan mata atau gusi sapi. Kalau warnanya pucat dan gak merah segar, berarti sapi mengalami penurunan sel darah merah akibat disedot cacing.

2. Mengidentifikasi Cacingan dari Bentuk Kotoran (Feses)

Selain dari tampilan luar, kotoran sapi adalah “detektif” paling akurat buat ngecek kesehatan pencernaan ternak.

Kondisi Kotoran Gejala yang Terlihat Indikasi Cacingan
Tekstur Mencret/Diare Kotoran sangat cair, berbau busuk menyengat, dan menyemprot Infeksi cacing usus (Nematoda) stadium lanjut
Ada Lendir atau Darah Kotoran bercampur lendir bening/kemerahan Cacing merusak dinding usus hingga pendarahan
Bentuk Biji/Telur Cacing Terkadang ada cacing pita berbentuk pipih putih di kotoran Terinfeksi cacing pita (Cestoda)

💡 Pro-Tip: Sapi yang cacingan juga sering mengalami fase konstipasi (kotoran keras dan sedikit) yang diselingi diare parah secara bergantian.

3. Langkah Pertolongan Pertama

Kalau kamu menemukan ciri-ciri di atas pada sapi piaraanmu, jangan panik! Lakukan action plan cepat ini:

  • Berikan Obat Cacing (Antelmintik): Berikan obat cacing khusus sapi (seperti bahan aktif Albendazole atau Ivermectin) sesuai dosis berat badan sapi.

  • Isolasi Sementara: Pisahkan sapi yang sakit dari kelompoknya biar telur cacing di kotorannya gak mencemari pakan atau air minum sapi lain.

  • Bersihkan Kandang: Semprot kandang dengan disinfektan dan pastikan area tempat makan bebas dari kelembapan ekstrem.

  • Rutinkan Obat Cacing: Berikan obat cacing secara berkala setiap 3–4 bulan sekali sebagai langkah pencegahan.

Baca Juga  Tips Merawat Ayam Ketawa Agar Rajin Berkokok & Suara Nyaring

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Kacang Fava untuk Diversifikasi Pangan
Gubuku-Kacang fava (Vicia faba) merupakan tanaman polong yang menghasilkan biji...
Read more
Potensi Tanaman Cowpea sebagai Komoditas Pangan Lokal
Gubuku-Cowpea atau kacang tunggak merupakan tanaman kacang-kacangan yang dapat dimanfaatkan...
Read more
Potensi Tanaman Lentil sebagai Pangan Sehat
Gubuku-Lentil merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang dikenal sebagai sumber...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *