Cara Mengatasi Parasit Babesiosis (Kencing Darah) pada Sapi

Ternaktani
Ternaktani
August 27, 2026 2 Min Read 0

Gubuku – Penularan babesiosis ini gak terjadi gitu aja. Ada “aktor utama” yang menyebarkan parasit ini dari satu sapi ke sapi lainnya, yaitu caplak/kutu sapi (terutama spesies Rhipicephalus microplus).

Ketika caplak yang membawa parasit Babesia menggigit sapi, parasit tersebut masuk ke aliran darah dan menginfeksi sel darah merah. Sel darah merah yang pecah secara bersamaan bakal bikin hemoglobin terbuang lewat urin—inilah alasan kenapa urin sapi berubah warna jadi merah kehitaman (hemoglobinuria).

Ciri & Gejala Utama Babesiosis pada Sapi

Jangan tunggu sampai parah! Perhatikan tanda-tanda ini pada sapi kamu:

  • Urin Warna Merah Tua/Cokelat: Ini gejala khas paling dominan.

  • Demam Tinggi: Suhu tubuh sapi bisa melonjak hingga $40^\circ\text{C} – 41^\circ\text{C}$.

  • Lemas & Nafsu Makan Drop: Sapi cuma rebahan, malas bergerak, dan gak mau makan.

  • Anemia & Mata Pucat: Selaput lendir di mata dan gusi kelihatan pucat atau kekuningan (jaundice).

  • Napas Terengah-engah: Sapi terlihat sesak karena kekurangan sel darah merah pengangkut oksigen.

Langkah Darurat Mengatasi & Mengobati Babesiosis

Jika menemukan gejala di atas, lakukan tindakan cepat ini:

1. Isolasi Sapi & Hubungi Dokter Hewan

Segera pisahkan sapi yang sakit ke kandang karantina biar caplak di tubuhnya gak menyebar ke sapi lain. Langsung hubungi dokter hewan (paramedis veteriner) setempat untuk diagnosis pasti.

2. Pemberian Obat Antiparasit Khusus

Pengobatan babesiosis butuh obat spesifik yang membunuh parasit darah.

  • Diminazene Aceturate atau Imidocarb Dipropionate adalah jenis obat injeksi yang umum digunakan oleh dokter hewan untuk menghentikan infeksi Babesia.

  • Catatan: Dosis wajib disesuaikan dengan berat badan sapi oleh tenaga medis.

3. Terapi Suportif & Vitamin

Bantu proses pemulihan sapi dengan menyuntikkan Vitamin B-Kompleks dan zat besi untuk merangsang pembentukan sel darah merah baru, serta berikan cairan elektrolit jika sapi mengalami dehidrasi berat.

Baca Juga  Budidaya Ikan Lemon dan Cichlid untuk Pasar Aquascape

Cara Mencegah Babesiosis (Anti Rungkad!)

Memotong rantai penularan jauh lebih murah daripada mengobati. Ini langkah pencegahannya:

Langkah Pencegahan Tindakan Nyata
Basmi Caplak (Vektor) Semprotkan obat pembasmi kutu/caplak (anabolis/pestisida khusus ternak) di tubuh sapi dan sela-sela kandang secara berkala.
Biosekuriti Kandang Bersihkan kotoran dan semak-semak di sekitar kandang yang sering jadi sarang caplak.
Karantina Sapi Baru Cek sapi yang baru dibeli; pastikan bebas caplak sebelum dicampur dengan kelompok ternak lama.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *