Gubuku –Â Sebelum nanam, kamu harus tahu kenapa tanaman ini worth it banget buat dijadikan investasi bank pakan kamu:
-
Tinggi Protein Kasar: Mengandung protein sekitar 18% – 24%. Ini jauh di atas rumput biasa yang rata-rata cuma 8-10%!
-
Meningkatkan Bobot & Susu: Cocok banget buat pembesaran sapi pedaging maupun ningkatin produksi susu sapi perah.
-
Menyuburkan Tanah: Centrosema punya bintil akar yang bisa mengikat nitrogen langsung dari udara. Jadi, tanah di sekitarnya malah makin subur.
-
Tahan Naungan & Kekeringan: Bisa ditanam di sela-sela pohon kelapa sawit/karet dan tetap hijau meski musim kemarau.
1. Persiapan Lahan & Media Tanam
Centrosema ini tergolong tanaman yang “gak rewel”, tapi persiapan yang bener bikin hasilnya makin melimpah:
-
Gemburkan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak tipis.
-
Bersihkan gulma pengganggu biar bibit Centrosema gak rebutan nutrisi di awal tumbuh.
-
Kalau tanah terlalu asam, taburkan sedikit kapur dolomit dan campurkan pupuk kandang matang sebagai nutrisi awal.
2. Cara Penanaman (Biji atau Stek)
Kamu bisa menanam Centrosema pakai biji (paling disarankan) atau stek batang.
-
Penanaman via Biji:
-
Rendam biji Centrosema di air hangat selama 2–4 jam buat memecah masa dormansi (biar cepat berkecambah).
-
Buat lubang tanam dangkal (kedalaman 2–3 cm) dengan jarak 50 cm x 50 cm.
-
Masukkan 3–4 biji per lubang, lalu tutup tipis dengan tanah.
-
-
Penanaman via Stek: Gunakan batang tua yang sudah berakar, lalu tancapkan miring ke dalam tanah.
3. Perawatan & Manajemen Rambatan
Karena Centrosema adalah tipe tanaman merambat (viny leguminous), perawatannya agak beda dari rumput biasa:
-
Penyiraman: Cukup jaga tanah tetap lembap di 2 minggu pertama sampai kecambah muncul secara merata.
-
Sistem Merambat: Kamu bisa membiarkannya merambat di permukaan tanah sebagai penutup tanah (cover crop), atau menyiapkan tiang/tali tiang rambat biar daunnya tumbuh lebih banyak dan gampang dipanen.
-
Penyiangan: Bersihkan rumput liar di sekitar tanaman pada bulan pertama sampai tajuk Centrosema menutup tanah secara sempurna.
4. Masa Panen & Cara Pemberian ke Ternak
Jangan asal potong! Perhatikan timing panen biar nutrisinya tetap berada di level puncak:
| Parameter | Ketentuan Praktis |
| Panen Perdana | Umur 3–4 bulan setelah tanam (saat tanaman mulai berbunga) |
| Panen Rutin | Setiap 60–90 hari sekali (tergantung curah hujan) |
| Tinggi Sisa Potong | Sisakan batang bawah sekitar 15–20 cm dari tanah agar cepat bertunas kembali |
💡 Pro-Tip Pemberian Pakan: Jangan berikan Centrosema segar 100% langsung dalam jumlah besar ke sapi! Campurkan dengan pakan rumput (rasio 30% Centrosema : 70% Rumput) atau layukan dulu selama 2-3 jam sebelum diberikan untuk mencegah perut sapi kembung (bloat).
penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo


