Trik Ternak Lele Sangkuriang di Kolam Terpal Terbuka

Ternaktani
Ternaktani
August 28, 2026 3 Min Read 0

Gubuku – Sebelum mengeksekusi, kamu wajib tahu alasan kenapa kombinasi ini pas banget buat pemula:

  • Pertumbuhan Kilat: FCR (Feed Conversion Ratio) lele sangkuriang tergolong efisien. Diberi pakan yang pas, lele siap panen cuma dalam waktu 2,5 sampai 3 bulan!

  • Kolam Terpal Praktis: Fleksibel, gampang dibongkar pasang, hematbiaya konstruksi, dan meminimalkan serangan hama dari dalam tanah.

  • Manfaat Area Terbuka: Sinar matahari alami membantu mensterilkan air dari mikroorganisme jahat dan menjaga suhu air tetap hangat.

2. Persiapan Kolam Terpal & “Pematangan” Air

Langkah ini sering diabaikan pemula, padahal kunci keberhasilannya ada di sini. Jangan langsung tebar bibit begitu kolam selesai diisi air!

  • Cuci Bersih Terpal: Bau kimia dari terpal baru bisa membunuh bibit lele. Cuci bersih menggunakan sabun atau daun pepaya, lalu bilas sampai tidak ada busa tersisa.

  • Tinggi Air: Isi air setinggi 40–50 cm terlebih dahulu untuk bibit kecil. Tambahkan tinggi air secara bertahap seiring pertumbuhan lele hingga mencapai 80–100 cm.

  • Endapkan Air (Fermentasi): Endapkan air selama 4–7 hari sebelum tebar bibit. Tambahkan probiotik atau sedikit pupuk kandang bungkus kain biar tumbuh plankton alami sebagai pakan tambahan. Air yang siap pakai biasanya berwarna hijau kekuningan dan gak bau.

3. Trik Tebar Bibit Anti-Stres

Bibit yang stres saat dipindahkan gampang mati massal (mass mortality). Gunakan trik aklimatisasi ini:

  • Pilih ukuran bibit yang seragam (misal: panjang 5–7 cm atau 7–9 cm).

  • Tebar bibit pada pagi hari (sebelum jam 8) atau malam hari saat suhu air tidak panas.

  • Cara Tebar: Apungkan kantong plastik berisi bibit di atas permukaan air kolam selama 10–15 menit. Biarkan suhu air di dalam plastik dan kolam menyatu, lalu buka ikatan plastik dan biarkan bibit berenang keluar dengan sendirinya.

Baca Juga  Teknik Penggemukan Kambing dengan Pakan Fermentasi

4. Manajemen Pakan & Mengatasi Air Saat Hujan

Karena ini kolam terbuka, tantangan utamanya adalah air hujan. Air hujan yang asam bisa bikin suhu kolam drop dan pH air tidak stabil.

Trik Manajemen Cara Eksekusi
Aturan Pakan Berikan pakan pelet berkadar protein 30%–32%. Beri pakan 2–3 kali sehari sebanyak 3%–5% dari total bobot lele.
Jangan Beri Pakan Pas Hujan Stop pakan saat hujan turun atau baru selesai hujan! Lele bakal gampang kembung dan menggantung.
Trik Lubang Pembuang (Overflow) Buat lubang pembuangan air di bagian atas terpal biar air hujan yang masuk langsung terbuang otomatis tanpa meluapkan bibit lele.
Penetralisir Asam Taburkan sedikit garam krosok/garam ikan secara berkala setelah hujan lebat untuk menjaga kestabilan pH air.

5. Sortir Berkala (Penting Banget!)

Lele punya sifat kanibal. Kalau ada lele yang tumbuh lebih cepat dan ukurannya jauh lebih besar, lele yang kecil bakal dimakan!

Lakukan pemilahan (grading/sortir) setiap 2–3 minggu sekali. Pisahkan lele berdasarkan ukurannya ke dalam kolam yang berbeda biar pertumbuhannya merata dan angka kematian bisa ditekan hingga di bawah 5%.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *