Gubuku – Mau mulai budidaya maggot BSF (Black Soldier Fly) tapi malas beli bibit telur terus-terusan? Tenang, kamu bisa banget mendatangkan lalat BSF liar secara gratis dari alam sekitar! Rahasianya cuma satu: bikin attractant (pemeram) alami yang aromanya sangat disukai lalat BSF betina untuk bertelur.
Lalat BSF punya indra penciuman yang sangat tajam terhadap aroma fermentasi organik yang kuat. Nah, daripada beli bahan kimia mahal, kamu bisa memanfaatkan sisa-sisa bahan dapur murah meriah buat bikin racikan ramah lingkungan yang dijamin efektif.
Yuk, simak cara buat attractant alami sendiri di rumah yang praktis dan bikin lalat BSF auto datang bergerombol!
Kenapa Harus Menggunakan Attractant Alami?
Sebelum masuk ke resepnya, ini beberapa alasan kenapa pemeram alami jadi pilihan favorit para pembudidaya:
-
Modal Hampir $0$: Memanfaatkan limbah dapur dan bahan rumah tangga yang ada di sekitar.
-
100% Organik & Aman: Tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang bisa merusak sel telur atau larva yang baru menetas.
-
Aroma Fermentasi Khas: Memancing lalat BSF betina yang siap bertelur tanpa mengundang banyak lalat hijau/lalat rumah biasa (jika racikan fermentasinya pas).
Bahan-Bahan Racikan Attractant Alami
Siapkan bahan-bahan sederhana berikut untuk membuat 1 porsi wadah pemeram:
-
Dedak Halus / Katul: $1\text{ kg}$ (sebagai bahan dasar utama).
-
Ampas Tahu / Buah Busuk Cincang (Pisang/Pepaya): $500\text{ gram}$.
-
Yakult / EM4 Pertanian: 1 botol kecil Yakult atau 2 tutup botol EM4 (sebagai mikroba pengurai).
-
Air Gula Merah / Molase: 3–4 sendok makan (sebagai pakan awal mikroba).
-
Air Bersih: Secukupnya (sampai tekstur lembap, bukan becek).
4 Langkah Mudah Cara Membuat Attractant BSF
1. Campurkan Bahan Kering & Organik
Masukkan dedak halus dan ampas tahu atau buah busuk yang sudah dicincang halus ke dalam wadah ember/baskom. Aduk rata menggunakan tangan atau kayu.
2. Larutkan Starter Mikroba
Di wadah terpisah, campurkan air hangat secukupnya dengan gula merah cair/molase dan Yakult (atau EM4). Aduk sampai gula larut sempurna dan biarkan selama $5\text{–}10\text{ menit}$ agar mikrobanya aktif.
3. Pencampuran & Kontrol Kelembapan
Tuangkan larutan mikroba tadi ke dalam campuran dedak sedikit demi sedikit sambil diaduk merata.
-
Pastikan kelembapan adonan mencapai sekitar $60\%$.
-
Trik Praktis: Kepal adonan dengan tangan; jika adonan menyatu padat dan tidak meneteskan air deras, berarti tingkat kebasahannya sudah pas.
4. Fermentasi (Pemeraman) $2\text{–}3\text{ Hari}$
Masukkan campuran tersebut ke dalam wadah/ember yang memiliki tutup rapat atau bungkus rapat dengan kantong plastik hitam tebal.
-
Simpan di tempat yang teduh dan hangat selama $2\text{–}3\text{ hari}$.
-
Setelah $2\text{–}3\text{ hari}$, buka tutupnya. Jika keluar aroma masam khas fermentasi (mirip bau tape manis yang kuat), berarti attractant alami kamu sudah jadi dan siap dipakai!
penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo


