Menggunakan Tepung Tulang sebagai Sumber Kalsium dan Fosfor

Ternaktani
Ternaktani
September 8, 2026 3 Min Read 0

Gubuku – Buat para peternak muda dan Gen Z yang lagi merintis bisnis peternakan, urusan tulang dan kerangka ternak itu gak boleh dianggap sepele. Pertumbuhan ternak yang lambat, kaki bengkok, atau cangkang telur yang gampang pecah sering kali bersumber dari satu masalah: kekurangan kalsium (Ca) dan fosfor (P).

Daripada terus-terusan bergantung sama premix atau suplemen pabrikan yang mahal, ada lifehack lokal yang ampuh dan ramah kantong: Tepung Tulang.

Bahan limbah dari tempat pemotongan hewan ini kaya banget akan mineral alami. Tapi ingat, asal campur malah bisa bikin ternak sakit! Biar nutrisinya terserap maksimal, yuk intip trik penggunaannya di bawah ini.

Kenapa Kalsium & Fosfor dari Tepung Tulang Itu Penting?

Ibarat semen dan batu bata pada bangunan, kalsium dan fosfor adalah pondasi utama tubuh ternak. Kombinasi kedua mineral dalam tepung tulang ini punya fungsi vital:

  • Memperkuat Tulang & Sendi: Mencegah kelumpuhan pada ayam broiler atau sapi pembesaran.

  • Meningkatkan Kualitas Cangkang Telur: Bikin cangkang telur ayam/puyuh lebih tebal dan gak gampang retak.

  • Mengoptimalkan Fungsi Otot & Saraf: Mencegah ternak gampang stres dan lemas.

3 Trik Olah Limbah Tulang Biar Aman Diserap Ternak

Jangan langsung menggiling tulang mentah dan dicampur ke pakan! Tulang mentah masih membawa bakteri berbahaya kaya Salmonella. Ikuti langkah pengolahan simpel ini:

1. Sterilisasi Dulu (Pengukusan/Merebus)

Rebus atau kukus tulang limbah (sapi, kambing, atau ayam) dalam air mendidih atau wadah presto selama 1–2 jam. Proses ini bertujuan melunakkan struktur tulang sekaligus membunuh mikroba jahat dan meluruhkan sisa-sisa lemak yang menempel.

2. Sangrai atau Bakar Ringan

Setelah dikeringkan, sangrai atau bakar tulang di atas api sampai berwarna agak kekuningan atau kecokelatan. Trik ini bikin tulang jadi makin rapuh sehingga gampang dihancurkan, plus menghilangkan bau amis berlebih.

Baca Juga  Manfaatkan Storytelling di Media Sosial: Gen Z

3. Giling Sampai Halus (Mesh Tinggi)

Giling tulang sampai menjadi butiran tepung halus. Semakin halus ukuran partikelnya, semakin gampang juga organ pencernaan ternak menyerap kalsium dan fosfor di dalamnya.

Aturan Main Rasio Kalsium & Fosfor (Jangan Asal Racik!)

Dalam dunia nutrisi ternak, ada aturan emas yang wajib kamu ingat: Rasio Kalsium dan Fosfor (Ca : P) harus seimbang, yaitu sekitar 2 : 1.

Tepung tulang alami umumnya punya kandungan mineral alami sekitar 30% Kalsium dan 14% Fosfor. Rasio ini udah hampir mendekati ideal! Tapi ingat, penggunaan tepung tulang di dalam pakan ada batas masimallnya:

  • Unggas (Ayam/Pebek/Puyuh): Campurkan sekitar $1\text{–}3\%$ dari total campuran pakan harian.

  • Ruminansia (Sapi/Kambing/Domba): Gunakan sekitar $1\text{–}2\%$ dari total pakan konsentrat.

Warning: Penggunaan berlebihan ($>5\%$) malah bisa mengikat mineral lain di usus dan bikin pakan sulit dicerna ternak!

penulis;widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *