Gubuku – Kulit singkong yang sering kali dibuang sebagai limbah organik memiliki kandungan pati yang cukup tinggi dan berpotensi besar untuk diubah menjadi bioplastik atau plastik biodegradable. Pengolahan ini tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan akibat tumpukan sampah industri rumah tangga, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa dalam memproduksi kemasan ramah lingkungan yang bernilai ekonomi tinggi.
Persiapan dan Ekstraksi Pati Kulit Singkong
-
Pengumpulan dan Pembersihan: Kumpulkan limbah kulit singkong segar, lalu cuci bersih menggunakan air mengalir untuk menghilangkan sisa tanah, kotoran, dan getah luar.
-
Pengecilan Ukuran: Potong atau parut kulit singkong menjadi ukuran yang lebih kecil agar proses penghancuran dan ekstraksi pati lebih maksimal.
-
Pengepresan dan Penyaringan: Blender atau tumbuk kulit singkong yang telah diparut dengan sedikit air, lalu saring menggunakan kain saring bersih untuk memisahkan cairan pati dari ampas serat kasarnya.
-
Pengendapan Pati: Diamkan cairan hasil saringan selama beberapa jam hingga pati mengendap di dasar wadah, kemudian buang air bagian atasnya dan ambil endapan pati putih.
-
Pengeringan dan Penepungan: Jemur endapan pati di bawah sinar matahari hingga kering sempurna, lalu haluskan menjadi tepung pati kulit singkong siap pakai.
penulis : echa smkn 1 merangin.



