Cara Menyimpan Pakan Konsentrat Agar Awet Hingga 6 Bulan

Ternaktani
Ternaktani
September 7, 2026 2 Min Read 0

Gubuku – Dalam dunia peternakan modern, pakan konsentrat adalah “amunisi” utama buat ngebut pertumbuhan ternak seperti sapi, kambing, atau domba. Kandungan protein dan nutrisi tingginya efektif banget buat bikin ternak cepat gemuk. Tapi masalahnya, kalau cara nyimpannya asal-asalan, pakan konsentrat gampang banget lembap, berjamur, bau tengik, sampai dikerubungi kutu.

Kondisi pakan yang rusak bukan cuma bikin rugi secara finansial, tapi juga bisa bikin ternak kena gangguan pencernaan.

Biar stok pakan ternak kamu tetap segar dan bernutrisi tinggi, yuk simak cara menyimpan pakan konsentrat agar awet hingga 6 bulan dengan cara yang simpel dan praktis di bawah ini!

Kenapa Pakan Konsentrat Gampang Rusak?

Sebelum ke langkah pencegahan, kamu wajib tahu dulu musuh utama dari pakan konsentrat:

  • Kelembapan Udara (Humidity): Udara basah bikin pakan menyerap air dan memicu tumbuhnya jamur.

  • Suhu Ekstrem: Suhu yang terlalu panas bikin lemak dalam konsentrat teroksidasi dan berubah bau jadi tengik.

  • Hama & Serangga: Kutu pakan, tikus, dan kecoak sering bikin stok pakan terkontaminasi kotoran atau bakteri jahat.

5 Langkah Menyimpan Pakan Konsentrat Supaya Tahan Lama

1. Gunakan Wadah Kedap Udara (Airtight Container)

Langkah pertama yang paling krusial adalah memindahkan pakan dari karung biasa ke dalam drum plastik tebal atau tong sampah tertutup (sealed drum). Wadah kedap udara menutup akses masuk oksigen dan udara luar yang membawa kelembapan serta spora jamur.

2. Beri Alas Palet Kayu / Plastik

Jangan pernah meletakkan karung atau drum pakan langsung menempel di lantai semen/beton! Lantai memiliki kelembapan dingin yang bisa meresap masuk ke bagian bawah pakan. Gunakan palet kayu atau plastik dengan ketinggian minimal $10\text{–}15\text{ cm}$ dari permukaan tanah agar sirkulasi udara di bawahnya tetap lancar.

Baca Juga  Mengatasi Serangan Penyakit Bintik Putih pada Ikan Air Tawar

3. Atur Lokasi Gudang yang Kering dan Berangin

Simpan wadah pakan di dalam ruangan (indoor) yang bersih, tidak bocor saat hujan, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Pastikan pakan berada di area yang teduh dan jauh dari paparan sinar matahari langsung agar suhu ruangan stabil.

4. Terapkan Sistem FIFO (First In, First Out)

Biar gak ada stok pakan yang “terkubur” sampai kedaluwarsa, biasakan memakai sistem FIFO. Tuliskan tanggal pembelian atau tanggal pembuatan di setiap wadah pakan. Pakan yang pertama kali dibeli harus menjadi pakan yang pertama kali digunakan.

5. Tambahkan Absorben Kelembapan / Desikan

Untuk penyimpanan jangka panjang mendekati 6 bulan, kamu bisa menyelipkan kantong silica gel khusus makanan (food grade) atau bahan pengikat kelembapan alami di dalam drum pakan. Ini membantu menjaga kadar air pakan tetap di bawah $12\%$.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Kacang Fava untuk Diversifikasi Pangan
Gubuku-Kacang fava (Vicia faba) merupakan tanaman polong yang menghasilkan biji...
Read more
Potensi Tanaman Cowpea sebagai Komoditas Pangan Lokal
Gubuku-Cowpea atau kacang tunggak merupakan tanaman kacang-kacangan yang dapat dimanfaatkan...
Read more
Potensi Tanaman Lentil sebagai Pangan Sehat
Gubuku-Lentil merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang dikenal sebagai sumber...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *