Gubuku – Dalam dunia peternakan modern, nutrisi bukan cuma soal bikin perut ternak kenyang, tapi soal performa dan kelangsungan hidup. Salah satu makro mineral yang perannya super vital tapi sering kelewat dari perhatian adalah Kalsium (Ca).

Kalau hewan ternak kamu kekurangan kalsium, dampaknya gak cuma bikin mereka “kurang fit”, tapi bisa memicu kondisi medis fatal yang disebut hipokalsemia. Dari sapi yang mendadak ambruk sampai ayam bertelur dengan cangkang lembek, semuanya bisa bikin bisnis kamu berpotensi rugi parah!

Biar hewan ternak kamu tetap prima dan cuan makin aman, yuk pahami dampak kekurangan kalsium beserta cara mengatasinya secara tepat!

Apa Itu Hipokalsemia pada Hewan Ternak?

Secara sederhana, hipokalsemia adalah kondisi ketika kadar kalsium dalam darah hewan dropping sampai di bawah batas normal.

Kalsium itu gak cuma bertugas membentuk tulang yang kuat. Mineral ini punya fungsi krusial buat:

  • Mengatur kontraksi otot (termasuk otot jantung dan rahim).

  • Menjaga fungsi sistem saraf.

  • Membantu proses pembentukan cangkang telur pada unggas.

  • Menunjang produksi susu pada ternak ruminansia (sapi/kambing).

Dampak Buruk Kekurangan Kalsium Berdasarkan Jenis Ternak

Tanda-tanda kekurangan kalsium bisa kelihatan beda-beda tergantung jenis hewan ternaknya. Ini dia gejalanya:

1. Pada Sapi, Kambing, & Domba (Ruminansia)

  • Milk Fever (Lumpuh / Ambruk Pasca Melahirkan): Indukan yang baru melahirkan butuh banyak kalsium untuk produksi ASI/susu. Kalau asupannya kurang, kadar kalsium darah anjlok tiba-tiba hingga hewan lemas, gemetar, dan gak bisa berdiri (ambruk).

  • Pertumbuhan Tulang Terhambat (Rickets): Anakan ternak jadi kerdil, kakinya agak bengkok, dan sendinya membengkak.

  • Retensi Plasenta: Otot rahim lemah sehingga plasenta (ari-ari) susah keluar setelah melahirkan.

2. Pada Ayam & Unggas

  • Cangkang Telur Tipis / Lembek: Kalsium adalah bahan baku utama cangkang telur. Kekurangan kalsium bikin cangkang gampang pecah atau bahkan bertelur tanpa cangkang keras (soft-shelled eggs).

  • Produksi Telur Drops: Ayam betina bakal berhenti bertelur secara mendadak.

  • Kelumpuhan Kaki: Ayam petelur yang kekurangan kalsium bakal menyerap kalsium dari tulangnya sendiri (cage fatigue), bikin tulangnya rapuh dan akhirnya melengkung/lumpuh.

Baca Juga  Tips Mengelola Limbah Kandang agar Tidak Bau

Penyebab Utama Ternak Kekurangan Kalsium

Kenapa ternak bisa sampai kehabisan stok kalsium di tubuhnya? Biasanya karena 3 faktor ini:

  1. Formulasi Pakan Kurang Seimbang: Terlalu banyak ngasih rumput/hijauan tanpa tambahan mineral pendukung.

  2. Kebutuhan Mendadak yang Tinggi: Terjadi pada fase indukan bunting tua, menyusui (laktasi puncak), atau ayam sedang puncak produksi bertelur.

  3. Kurang Paparan Sinar Matahari: Vitamin D dibutuhkan tubuh untuk menyerap kalsium. Kalau ternak terus-menerus di dalam kandang gelap, penyerapan kalsium bakal terhambat.

Cara Ampuh Mengatasi & Mencegah Kekurangan Kalsium

Daripada kebingungan pas ternak udah telanjur ambruk, lakukan langkah penanganan dan pencegahan berikut ini:

1. Pertolongan Darurat (Jika Ternak Sudah Ambruk)

  • Suntikan Kalsium (Injeksi Kalsium Glukonat): Jika sapi/kambing sudah lumpuh akibat milk fever, segera panggil dokter hewan untuk memberikan suntikan kalsium langsung ke pembuluh darah/otot. Efeknya relatif cepat buat mengembalikan fungsi otot.

  • Pemberian Kalsium Cair Oral: Untuk kasus ringan atau pencegahan pasca melahirkan, berikan bolus kalsium atau kalsium cair secara bertahap.

2. Tambahkan Feed Additive / Premix Mineral

Campurkan premix mineral khusus ternak ke dalam racikan pakan harian. Premix biasanya mengandung kombinasi Kalsium (Ca), Fosfor (P), dan Vitamin D3 yang seimbang.

3. Manfaatkan Bahan Lokal Tinggi Kalsium

Gak perlu bahan mahal, kamu bisa pakai sumber kalsium alami ini:

  • Tepung Batu (Limestone/Caco3): Sangat bagus dan murah buat campuran pakan ayam petelur.

  • Tepung Cangkang Telur / Tepung Tulang: Kaya akan kalsium alami yang mudah diserap pencernaan.

  • Legum / Hijauan Bernutrisi: Berikan daun lamtoro, gamal, atau alfa-alfa yang kaya mineral buat sapi/kambing.

4. Jemur Ternak Secara Rutin

Pastikan kandang ternak punya akses sinar matahari pagi. Sinar UV membakar provitamin D di kulit menjadi Vitamin D aktif yang siap membantu kalsium masuk ke sistem tulang dan darah.

Baca Juga  Panduan Penggunaan Sirih dan Sambiloto sebagai Antibiotik Alami

Ringkasan Perbandingan & Tindakan

Gejala Utama Jenis Ternak Solusi Cepat
Indukan lemas & ambruk usai melahirkan Sapi / Kambing Injeksi Kalsium + Tambahkan Mineral Premix
Cangkang telur tipis / gampang retak Ayam / Unggas Campur Tepung Batu / Cangkang di Pakan
Tulang kaki bengkok pada anakan Semua Ternak Jemur Pagi Hari + Suplementasi Vitamin D3

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Cara Beternak Babi Jenis Yorkshire / Large...
Gubuku - Buat kamu para Gen Z yang tertarik terjun...
Read more
Trik Mengatasi Anemia Fe (Kekurangan Zat Besi)...
Gubuku - Buat kamu para peternak muda Gen Z, pernah...
Read more
panduan Manajemen Penimbangan Bobot Babi Siap Potong
Gubuku - Ngedua belas bulan ngerawat ternak, giliran waktu panen...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *