Memilih Bahan Atap Kandang Terbaik (Seng, Asbes, Galvalum)

Ternaktani
Ternaktani
September 9, 2026 2 Min Read 0

Gubuku – Lagi ngerancang kandang ternak baru tapi bingung pilih bahan atap yang pas? Buat para peternak Gen Z, urusan atap ini gak boleh dianggap remeh atau sekadar “yang penting peneduh”. Salah pilih atap bisa bikin suhu di dalam kandang melonjak panas, bikin ternak gampang stress, sampai berujung penurunan produksi.

Tiga bahan atap yang paling sering dibandingin di lapangan adalah Seng, Asbes, dan Galvalum. Masing-masing punya kelebihan dan kelemahan sendiri.

Biar gak salah investasi, yuk kepoin bedanya dan trik memilih atap kandang terbaik di bawah ini!

3 Bahan Atap Kandang Popular: Plus & Minusnya

1. Atap Seng (Paling Klasik & Murah)

Seng sengaja jadi pilihan banyak orang karena harganya terjangkau dan gampang dicari.

  • Kelebihan: Harga ramah di kantong, berbobot ringan, dan pemasangannya cepat banget.

  • Kekurangan: Menyerap dan menghantarkan panas secara ekstrem! Kalau siang bolong, suhu di bawah seng bisa kaya oven. Selain itu, seng berisik banget pas hujan turun (bikin ternak kaget) dan gampang berkarat.

  • Verdict: Kurang direkomendasikan untuk daerah dataran rendah yang suhunya udah panas dari sananya.

2. Atap Asbes (Adem Tapi Perlu Waspada)

Asbes dulu jadi primadona karena sifatnya yang gak menyimpan panas.

  • Kelebihan: Bikin suhu dalam kandang terasa lebih adem dibanding seng, dan suaranya gak berisik waktu terkena air hujan.

  • Kekurangan: Bahannya agak rapuh (mudah pecah pas pemasangan) dan berbobot lumayan berat. Selain itu, debu serat asbes jika terhirup terus-menerus kurang bagus buat kesehatan pernapasan dalam jangka panjang.

  • Verdict: Bagus buat menjaga suhu, tapi harus ekstra hati-hati pas proses pemasangannya.

3. Atap Galvalum / Baja Ringan (Pilihan Modern & Awet)

Galvalum adalah perpaduan seng dan aluminium yang makin hits dipakai di kandang-kandang modern (closed house maupun open house).

  • Kelebihan: Tahan karat (anti-korosi), sangat awet, bobotnya ringan, dan kelihatan rapi. Galvalum juga memantulkan sebagian panas matahari.

  • Kekurangan: Harganya sedikit lebih mahal dari seng biasa, dan tetap memunculkan suara berisik saat hujan deras (meski gak separah seng).

  • Verdict: Pilihan paling ideal buat investasi jangka panjang (durable).

Baca Juga  Cara Efektif Menghilangkan Parasit Cacing Hati (Fasciola hepatica)

Cheat Sheet: Perbandingan Seng vs Asbes vs Galvalum

Fitur / Parameter Atap Seng Atap Asbes Atap Galvalum
Peredam Panas Buruk (Sangat Panas) Bagus (Cukup Adem) Sedang (Bisa Dipasang Peredam)
Ketahanan Karat Rendah (Cepat Karat) Bebas Karat Sangat Tinggi (Anti-Karat)
Harga Murah Banget Terjangkau Sedikit Lebih Mahal
Keheningan saat Hujan Berisik Tenang / Redam Agak Berisik
Daya Tahan (Awet)

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *