Gubuku – Udah ngasih pakan melimpah dan berkualitas, tapi fisik sapi atau kambing kamu gitu-gitu aja? Malah kelihatan makin kurus, bulunya kusam, dan loyo? Buat para peternak muda dan Gen Z, kondisi ini sering banget bikin overthinking.
Jangan langsung vonis pakannya yang jelek! Bisa jadi ternak kamu lagi ditempeli parasit alias cacingan.
Proses pembasmian cacing atau deworming secara berkala adalah key step yang wajib masuk dalam rutinitas perawatan ternak ruminansia (sapi, kambing, domba, kerbau). Yuk, bahas panduan lengkapnya biar ternak kamu makin gemuk dan cuan maksimal!
Kenapa Deworming Rutin Itu Wajib Hukumnya?
Cacing di dalam saluran pencernaan atau hati ternak itu ibarat “beban keluarga” yang menyerap nutrisi pakan secara diam-diam. Efek buruknya gak main-main:
-
Nutrisi Begal: Nutrisi dari pakan malah diserap cacing, bukan jadi daging.
-
Sistem Imun Drop: Ternak jadi gampang terserang penyakit lain.
-
Pertumbuhan Stuck: Bobot badan susah naik meski pakan melimpah.
Jenis Obat Cacing yang Sering Dipakai
Sebelum beli obat ke toko ternak, kamu harus tahu jenis obat cacing (antelmintik) yang pas sesuai target parasitnya:
-
Albendazole: All-rounder! Ampuh membasmi cacing gelang, cacing paru, cacing pita, sampai cacing hati dewasa.
-
Ivermectin: Praktis karena biasanya berbentuk injeksi (suntik). Ampuh buat cacing dalam tubuh (endoparasit) sekaligus parasit luar kaya kutu dan korep (eksoparasit).
-
Levamisole: Khusus fokus membasmi cacing saluran pencernaan dan paru-paru dengan efektif.
Jadwal Ideal Pemberian Obat Cacing Berkala
Biar teratur dan gak kelewat, pakai patokan jadwal deworming berikut:
1. Pedet / Cempe (Anak Ternak)
-
Pemberian Pertama: Umur 2–4 minggu.
-
Pemberian Ulang: Ulangi tiap 1–2 bulan sekali sampai ternak lepas sapih.
2. Ternak Dewasa (Pembesaran & Indukan)
-
Jadwal Rutin: Berikan setiap 3–4 bulan sekali (3–4 kali dalam setahun).
-
Momen Krusial: Wajib berikan saat peralihan musim (pancaroba/awal musim hujan) karena telur cacing paling cepat berkembang biak di kondisi lembap.
Step-by-Step Cara Pemberian Obat Cacing yang Benar
Biar obatnya bekerja 100% dan ternak gak stres, ikuti trik ini:
-
Timbang atau Estimasi Bobot Ternak: Pasang dosis sesuai berat badan! Dosis terlalu sedikit bikin cacing kebal (resistensi), dosis kebanyakan bisa bikin ternak keracunan.
-
Puasakan Minum/Makan Tipis-Tipis: Berikan obat cacing di pagi hari sebelum ternak diberi pakan berat biar penyerapan obat lebih cepat.
-
Teknik Pemberian (Oral/Drenching):
-
Jika bentuknya sirup/larutan, gunakan alat drench gun atau spuit tanpa jarum.
-
Masukkan perlahan lewat samping mulut ternak sampai ke pangkal lidah biar langsung tertelan dan gak masuk ke saluran pernapasan.
-
-
Catat di Kalender: Bikin reminder di HP kamu kapan jadwal deworming berikutnya!


