Pemberian Obat Cacing (Deworming) Berkala pada Ruminansia

Ternaktani
Ternaktani
September 11, 2026 3 Min Read 0

Gubuku – Udah ngasih pakan melimpah dan berkualitas, tapi fisik sapi atau kambing kamu gitu-gitu aja? Malah kelihatan makin kurus, bulunya kusam, dan loyo? Buat para peternak muda dan Gen Z, kondisi ini sering banget bikin overthinking.

Jangan langsung vonis pakannya yang jelek! Bisa jadi ternak kamu lagi ditempeli parasit alias cacingan.

Proses pembasmian cacing atau deworming secara berkala adalah key step yang wajib masuk dalam rutinitas perawatan ternak ruminansia (sapi, kambing, domba, kerbau). Yuk, bahas panduan lengkapnya biar ternak kamu makin gemuk dan cuan maksimal!

Kenapa Deworming Rutin Itu Wajib Hukumnya?

Cacing di dalam saluran pencernaan atau hati ternak itu ibarat “beban keluarga” yang menyerap nutrisi pakan secara diam-diam. Efek buruknya gak main-main:

  • Nutrisi Begal: Nutrisi dari pakan malah diserap cacing, bukan jadi daging.

  • Sistem Imun Drop: Ternak jadi gampang terserang penyakit lain.

  • Pertumbuhan Stuck: Bobot badan susah naik meski pakan melimpah.

Jenis Obat Cacing yang Sering Dipakai

Sebelum beli obat ke toko ternak, kamu harus tahu jenis obat cacing (antelmintik) yang pas sesuai target parasitnya:

  • Albendazole: All-rounder! Ampuh membasmi cacing gelang, cacing paru, cacing pita, sampai cacing hati dewasa.

  • Ivermectin: Praktis karena biasanya berbentuk injeksi (suntik). Ampuh buat cacing dalam tubuh (endoparasit) sekaligus parasit luar kaya kutu dan korep (eksoparasit).

  • Levamisole: Khusus fokus membasmi cacing saluran pencernaan dan paru-paru dengan efektif.

Jadwal Ideal Pemberian Obat Cacing Berkala

Biar teratur dan gak kelewat, pakai patokan jadwal deworming berikut:

1. Pedet / Cempe (Anak Ternak)

  • Pemberian Pertama: Umur 2–4 minggu.

  • Pemberian Ulang: Ulangi tiap 1–2 bulan sekali sampai ternak lepas sapih.

Baca Juga  Peluang Usaha Ternak Burung Puyuh: Modal Kecil, Panen Harian

2. Ternak Dewasa (Pembesaran & Indukan)

  • Jadwal Rutin: Berikan setiap 3–4 bulan sekali (3–4 kali dalam setahun).

  • Momen Krusial: Wajib berikan saat peralihan musim (pancaroba/awal musim hujan) karena telur cacing paling cepat berkembang biak di kondisi lembap.

Step-by-Step Cara Pemberian Obat Cacing yang Benar

Biar obatnya bekerja 100% dan ternak gak stres, ikuti trik ini:

  1. Timbang atau Estimasi Bobot Ternak: Pasang dosis sesuai berat badan! Dosis terlalu sedikit bikin cacing kebal (resistensi), dosis kebanyakan bisa bikin ternak keracunan.

  2. Puasakan Minum/Makan Tipis-Tipis: Berikan obat cacing di pagi hari sebelum ternak diberi pakan berat biar penyerapan obat lebih cepat.

  3. Teknik Pemberian (Oral/Drenching):

    • Jika bentuknya sirup/larutan, gunakan alat drench gun atau spuit tanpa jarum.

    • Masukkan perlahan lewat samping mulut ternak sampai ke pangkal lidah biar langsung tertelan dan gak masuk ke saluran pernapasan.

  4. Catat di Kalender: Bikin reminder di HP kamu kapan jadwal deworming berikutnya!

Cheat Sheet: Dosis & Target Deworming Ruminansia

Jenis Ternak Frekuensi Deworming Metode Favorit Catatan Penting
Sapi / Kerbau Tiap 3–4 Bulan Bolus (Tablet Besar) / Injeksi Hati-hati pemberian pada indukan hamil muda
Kambing / Domba Tiap 3 Bulan Cairan (Drenching) Dosis harus presisi sesuai timbangan
Cempe / Pedet Tiap 1–2 Bulan Cairan (Drenching) Mencegah penularan dari induk

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *