Strategi Efektif Mengatasi Penyakit Bloat (Kembung Rumen)

Ternaktani
Ternaktani
August 29, 2026 2 Min Read 0

Gubuku – Pernah nggak sih, lagi semangat-semangatnya ngasih makan ternak, eh nggak lama kemudian sapinya malah ambruk gara-gara perutnya kembung parah? Kondisi ini di dunia peternakan dikenal sebagai bloat atau kembung rumen. Masalah ini sering banget muncul pas musim hujan, terutama waktu hewan langsung lahap makan hijauan basah yang masih segar banget. Kalau dibiarin, dampaknya bisa fatal karena gas di dalam perut ternak nggak bisa keluar. Biar nggak panik dan salah langkah, yuk intip strategi paling efektif buat mencegah dan mengatasi penyakit bloat ini dengan cara yang gampang dipahami.

Kenalan Dulu Sama Musuh Utama: Apa Itu Bloat? Bloat adalah kondisi di mana gas hasil fermentasi di dalam rumen (lambung depan ternak ruminansia seperti sapi, domba, atau kambing) menumpuk secara berlebihan dan gagal dikeluarkan lewat sendawa atau buang angin. Hijauan basah yang baru dipotong, terutama jenis legum (seperti koro atau alfalfa) atau rumput muda yang masih basah karena embun atau hujan, punya kandungan air tinggi dan protein terlarut yang gampang memicu pembentukan buaian gas atau frothy bloat. Busa ini nutup saluran pencernaan atas, jadi ternak susah banget buat bersendawa.

Tanda-Tanda Ternak Terkena Bloat Sebelum panik, pastikan kamu tahu gejalanya supaya penanganannya nggak salah sasaran. Ciri-ciri utamanya gampang banget dikenali:

  • Perut bagian kiri (khususnya sebelah lambung) terlihat membesar dan buncit secara drastis.

  • Kalau perutnya ditekan atau diketuk, bunyinya bakal kedengaran seperti gendang (nyaring).

  • Ternak keliatan gelisah, sering nengok ke arah perutnya sendiri, bahkan nendang-nendangkan kaki ke bagian perut karena kesakitan.

  • Sering berdiri dan duduk berulang kali, susah bernapas, dan air liurnya keluar berlebihan (hypersalivation).

  • Pada kasus parah, lidah dan selaput lendir keliatan kebiruan karena kekurangan oksigen.

Baca Juga  Mengatasi Induk Babi Galak Suka Memakan Anaknya

Langkah Darurat Mengatasi Bloat di Kandang Kalau ternak udah menunjukkan tanda-tanda di atas, kamu harus bergerak cepat. Jangan tunggu sampai kondisinya drop! Berikut langkah pertolongan pertamanya:

  • Jangan biarkan rebah terlalu lama: Usahakan posisi kepala ternak lebih tinggi dari pada bagian belakang tubuhnya. Ini ngebantu mengurangi tekanan gas di dada.

  • Berikan anti-buih (Antifoaming agent): Kamu bisa pakai minyak nabati (seperti minyak kelapa atau minyak sayur) sekitar 100-250 ml untuk sapi dewasa, atau parafin cair lewat selang lambung (stomach tube) yang dibantu oleh tenaga medis atau mantri hewan setempat. Minyak ini berfungsi memecah buih supaya gasnya bisa keluar.

  • Teknik pijat ringan: Lakukan massase atau pijatan lembut pada bagian lambung kiri sapi secara searah jarum jam untuk merangsang pengeluaran gas.

Penulis:Bila-SMKN 2 Tebo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *