Gubuku – Siapa bilang kalau mau punya usaha sampingan (side hustle) harus nunggu punya lahan luas dulu? Buat kamu yang anak kos atau punya sudut ruangan kosong di rumah yang nggak terpakai, ada satu peluang bisnis unik tapi hasilnya lumayan banget: ternak jangkrik.
Mungkin kedengarannya agak nyeleneh, tapi permintaan jangkrik itu selalu stabil dan gak pernah sepi. Mulai dari pecinta burung berkicau, ikan hias, reptil, sampai komunitas pemancing butuh jangkrik tiap hari.
Penasaran gimana caranya menyulap sudut ruangan kos jadi “mesin cetak uang”? Simak panduan lengkapnya di bawah ini!
Kenapa Harus Bisnis Ternak Jangkrik?
Sebelum masuk ke teknisnya, ini alasan kenapa bisnis ini cocok banget buat Gen Z dan anak kos:
-
Nggak Makan Tempat: Cukup pakai kardus bekas atau box plastik yang disusun menumpuk ke atas (vertical space).
-
Modal Super Minimal: Gak perlu sewa tempat atau beli mesin mahal. Cukup modal puluhan hingga ratusan ribu rupiah.
-
Perawatan Gampang: Gak perlu ditungguin 24 jam. Kamu tetap bisa kuliah, kerja, atau scrolling TikTok.
-
Masa Panen Cepat: Dalam waktu 25–30 hari aja, jangkrik udah siap dipanen dan dijual!
Peralatan Simpel untuk Start-Up Jangkrik di Kamar Kos
Gak perlu repot tukang, kamu cuma butuh bahan-bahan sederhana ini:
-
Kotak Pemeliharaan (Box): Gunakan kardus bekas tebal, container plastik, atau triplek bekas ukuran sedang.
-
Trej/Karton Telur (Egg Tray): Ini krusial banget buat tempat persembunyian dan lalu lintas jangkrik biar gak stres atau kanibal.
-
Lakban Licin: Pasang di bagian dalam lingkar atas kotak biar jangkrik gak bisa kabur memanjat keluar.
-
Kain / Ram Kawat: Buat penutup bagian atas kotak biar ada sirkulasi udara sekaligus mencegah cicak atau kucing masuk.
Step-by-Step Cara Memulai Ternak Jangkrik di Ruangan Sempit
1. Siapkan Kotak dan Susun Egg Tray
Gunting bagian dalam kotak lalu lapisi dengan lakban licin di area pinggir atas. Susun karton wadah telur (egg tray) secara vertikal atau berselang-seling di dalam kotak sampai agak padat.
2. Tebar Telur atau Bibit Jangkrik
Kamu bisa beli telur jangkrik siap tetas secara online di e-commerce. Letakkan kain basah/lembab yang di atasnya ditaruh telur jangkrik, lalu masukkan ke dalam kotak. Dalam beberapa hari, telur bakal menetas jadi anak jangkrik kecil (nener).
3. Beri Pakan yang Tepat dan Murah
-
Ayam/Pakan Halus (Voer): Berikan voer ayam yang dihaluskan buat nutrisi utamanya.
-
Sayuran Hijau: Kasih daun pepaya, sawi, atau wortel. Sayuran ini mengandung air, jadi kamu gak perlu tumpuk wadah air yang bikin kandang becek dan bau.
4. Jaga Kebersihan dan Kelembaban
Jangkrik itu suka tempat yang hangat dan agak lembab, tapi pantang banget basah/becek. Pastikan sirkulasi udara di ruangan tetap jalan dan buang sisa sayuran yang udah membusuk.
Tips Bikin Kamar Bebas Bau dan Tetap Nyaman
Ingat, ini ternak di dalam kamar atau ruangan kosong, jadi kenyamanan tetap nomor satu:
-
Bersihkan Kotoran Secara Berkala: Pakai kuas kecil atau penyedot mini buat bersihin kotoran di dasar kotak.
-
Gunakan Jamu Herbal/Probiotik: Campur sedikit probiotik di pakan/minum jangkrik biar kotorannya gak berbau amonia.
-
Pilih Jenis Jangkrik Alam/Genggong: Jenis ini cenderung lebih disukai pasar dan perawatannya relatif bersih.
Hitung-hitungan Cuan (Simulasi Sederhana)
| Komponen | Estimasi Biaya / Hasil |
| Modal Awal (Telur + Box + Pakan) | Rp 50.000 – Rp 100.000 |
| Hasil Panen (1 Kotak Sedang) | ± 3 – 5 kg Jangkrik |
| Harga Jual Jangkrik per kg | Rp 30.000 – Rp 45.000 (tergantung daerah) |
| Omzet per Panen (30 Hari) | Rp 150.000 – Rp 225.000 / kotak |
💡 Scale-Up Strategy:
Kalau kamu bikin 4–5 kotak tumpuk di sudut ruangan, kamu udah bisa mengantongi keuntungan bersih ratusan ribu hingga jutaan rupiah per bulan cuma dari usaha sampingan!



