Gubuku – Di tengah maraknya tren bisnis kekinian yang gampang redup, ada satu sektor bisnis riil yang justru adem ayem dan selalu dicari orang: depo pakan ternak alias poultri shop.
Selama masyarakat masih butuh makan telur dan daging ayam, para peternak bakal terus nyari pasokan pakan, obat-obatan, dan peralatan ternak. Bisnis ini ibarat “pemasok amunisi” di industri peternakan. Pasarnya luas, sifat pembeliannya berulang (repeat order tinggi), dan relatif tahan krisis!
Buat kamu Gen Z yang lagi melirik peluang bisnis offline dengan omzet stabil, yuk bedah rincian modal, estimasi keuntungan, hingga strategi memulainya di bawah ini.
Estimasi Modal Awal Usaha Poultri Shop (Skala Pemula)
Membuka poultri shop gak harus langsung punya gudang raksasa. Kamu bisa mulai dari skala toko rumahan atau ruko kecil dulu.
Berikut adalah gambaran perkiraan modal awal yang perlu kamu siapkan:
| Komponen Investasi | Estimasi Biaya | Keterangan |
| Sewa Tempat (1 Tahun) | Rp10.000.000 – Rp15.000.000 | BIsa Rp0 jika memanfaatkan garasi/lahan sendiri |
| Stok Pakan Awal | Rp15.000.000 – Rp20.000.000 | Pakan ayam broiler, petelur, unggas lain (sekitar 2–3 ton) |
| Obat, Vitamin, & Peralatan | Rp3.000.000 – Rp5.000.000 | Tempat minum, tempat makan, disinfektan, vitamin |
| Perlengkapan Toko | Rp2.000.000 – Rp3.000.000 | Timbangan digital, palet kayu, rak display, nota |
| Total Perkiraan Modal | Rp30.000.000 – Rp43.000.000 | Bisa disesuaikan dengan skala awal toko |
Potensi Keuntungan: Seberapa Cuan Bisnis Ini?
Margin keuntungan di bisnis pakan ternak biasanya berkisar antara 5% hingga 15% per karung/sak, tergantung jenis pakan dan produsennya. Keliatannya kecil? Eits, jangan salah! Kuncinya ada di volume penjualan.
Peternak gak beli pakan cuma 1–2 kilo, tapi berkarung-karung secara rutin setiap minggu.
Simulasi Perhitungan Omzet Per Bulan:
-
Penjualan Pakan: 200 karung/bulan @ Rp350.000 = Rp70.000.000 (Margin 7% = Rp4.900.000)
-
Penjualan Obat, Vitamin, & Alat: Margin 15% – 25% = Rp2.500.000
-
Total Keuntungan Kotor: Rp7.400.000 / bulan
Setelah dipotong operasional (listrik, transportasi, kantong plastik) sekitar Rp1.500.000, kamu masih mengantongi laba bersih Rp5.900.000 per bulan. Dalam kurun waktu 6–8 bulan, modal awal kamu sudah bisa balik modal (ROI)!
4 Alasan Kenapa Bisnis Poultri Shop Layak Dicoba
-
Pasar Tetap & Pembelian Berulang: Hewan ternak butuh makan setiap hari. Selama ternak peternak masih hidup, tokomu bakal terus didatangi pembeli.
-
Tidak Mengenal Musim: Berbeda dengan tren skincare atau makanan viral yang cepat berganti, kebutuhan pakan ternak selalu stabil sepanjang tahun.
-
Bisa Merambah ke Segmen Pet Food: Selain pakan unggas, kamu juga bisa menjual pakan kucing, burung berkicau, atau ikan hias buat menambah sumber pamasukan (cross-selling).
Strategi Memulai Poultri Shop Biar Langsung Laris
-
Riset Lokasi yang Tepat: Buka toko di area yang dekat dengan pemukiman warga yang banyak memelihara ayam/burung, atau jalur akses utama kawasan peternakan.
-
Kerja Sama Langsung dengan Distributor/Sales: Cari supplier pakan tangan pertama biar dapat harga grosir terjangkau dan pembayaran tenor/kredit jika syarat terpenuhi.
-
Pahami Produk (Product Knowledge): Peternak sering berkonsultasi soal penyakit ayam atau pemilihan vitamin. Kalau kamu paham solusinya, mereka bakal jadi pelanggan setia!
-
Manfaatkan Pemasaran Digital Local: Daftarkan tokomu di Google Maps (Google Business Profile) dan promosikan di grup Facebook/WhatsApp peternak lokal.



