Gubuku – Pernah dengar istilah kasgot? Buat kamu yang lagi vibe dengan gaya hidup eco-friendly, zero waste, atau hobi merawat indoor plants dan kebun mini di rumah, istilah ini pasti udah nggak asing lagi.

Kasgot alias Bekas Maggot (dari budidaya Black Soldier Fly) lagi hits banget dijadikan pupuk organik. Selain ramah lingkungan, pupuk ini terbukti ampuh bikin tanaman hortikultura—seperti cabai, tomat, selada, sampai tanaman hias—tumbuh subur dan bebas dari bahan kimia sintetis. Tapi, seberapa efektif sih? Dan gimana cara takar dosisnya biar nggak salah? Let’s check this out!

Kenapa Harus Pilih Pupuk Kasgot?

Sebelum bahas dosis, kita spoiler dulu kenapa kasgot ini worth it banget buat dicoba:

  • Full Nutrisi: Mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap yang gampang diserap sama akar tanaman.

  • Aman & Organik: Nggak bikin tanah panas atau merusak ekosistem mikroorganisme di dalam media tanam.

  • Anti-Bau: Beda sama pupuk kandang biasa, kasgot punya aroma yang lebih netral mirip tanah humus habis hujan.

Panduan Dosis Pupuk Kasgot untuk Tanaman Hortikultura

Biar tanaman kamu nggak “overdose” atau malah kurang gizi, berikut takaran dosis kasgot yang ideal dan pas buat berbagai jenis tanaman hortikultura:

1. Tanaman Sayuran Daun (Contoh: Selada, Bayam, Sawi)

Sayuran daun butuh suplai nitrogen yang oke biar hijaunya dapet dan daunnya lebar-lebar.

  • Dosis Rekomendasi: 100 – 150 gram per tanaman (atau sekitar 1-2 genggam tangan dewasa) dicampur merata ke media tanam saat persiapan tanam atau sebagai pupuk susulan setiap 2 minggu sekali.

2. Tanaman Sayuran Buah (Contoh: Cabai, Tomat, Terong)

Buat jenis tanaman ini, nutrisi ekstra pas fase berbunga dan berbuah itu krusial banget biar hasilnya gak gampang rontok.

  • Dosis Rekomendasi: 200 – 300 gram per tanaman. Aplikasikan di sekitar pangkal batang dengan cara dibenamkan tipis ke tanah setiap 3–4 minggu sekali.

Baca Juga  Budidaya Sorgum sebagai Tanaman Pangan Alternatif

Tips Jitu Biar Hasilnya Maksimal

Biar makin pro dalam urusan berkebun, terapkan trik simpel ini:

  1. Jangan Berlebihan: Ingat, segala sesuatu yang berlebihan itu nggak baik. Terlalu banyak pupuk justru bisa bikin akar tanaman stres.

  2. Kombinasikan dengan Penyiraman Rutin: Pastikan tanah tetap lembap setelah diberi kasgot supaya unsur haranya aktif meresap.

  3. Simpan di Tempat Kering: Kalau kamu punya sisa pupuk kasgot, simpan di wadah tertutup yang sejuk dan terhindar dari matahari langsung.

    penulis;bungasmksudj

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *