Gubuku – Kenapa harus pakai eceng gondok? Ini dia beberapa alasan kenapa bahan ini mantap banget buat pakan alternatif:
-
Nutrisi Melimpah: Daun dan batang eceng gondok kaya akan protein kasar (sekitar 12%–15%), serat halus, serta bermacam mineral pendukung tumbuh kembang ikan.
-
Bahan Baku Gratis: Bisa kamu dapatkan dengan mudah di sungai, danau, atau rawa tanpa perlu modal uang.
-
Menekan Biaya Pakan: Penggunaan pakan alternatif bisa menghemat pengeluaran pakan sampai 30%–50%.
1. Persiapan & Pembersihan Bahan Baku
Langkah pertama adalah memilih dan membersihkan eceng gondok agar aman dikonsumsi ikan:
-
Ambil eceng gondok yang masih segar (pilih bagian daun dan batangnya yang hijau tebal).
-
Cuci bersih menggunakan air mengalir untuk menghilangkan lumpur, kotoran, dan mikroba liar yang menempel.
-
Cincang atau potong eceng gondok menjadi bagian-bagian kecil agar proses pengeringan jauh lebih cepat.
2. Pengeringan & Pembuatan Tepung Eceng Gondok
Agar bisa dicampur rata dengan bahan lain, eceng gondok harus diubah dulu menjadi bentuk tepung:
-
Jemur racikan eceng gondok di bawah terik matahari selama 2–3 hari sampai benar-benar kering garing.
-
Setelah kering renyah, haluskan menggunakan mesin penepung (grinder) atau blender sampai menjadi tepung eceng gondok.
-
Ayak tepung tersebut agar teksturnya halus dan seragam.
3. Racikan Campuran Formula Pellet
Tepung eceng gondok butuh bahan perekat dan peningkat protein agar disukai ikan. Ini formula sederhananya:
-
Tepung Eceng Gondok: 40%
-
Tepung Tapioka (sebagai perekat): 10%
-
Tepung Ikan / Tepung Rebon (sumber protein utama): 30%
-
Dedak Halus / Katul: 20%
-
Air hangat & Dedak Terfermentasi/EM4: Secukupnya
4. Proses Pencetakan & Pengeringan Akhir
| Tahapan | Cara Kerja |
| Pencampuran | Aduk semua tepung sampai merata, lalu tambahkan air hangat dan sedikit dedak terfermentasi hingga adonan terasa kalis dan bisa dibentuk. |
| Pencetakan | Masukkan adonan ke dalam mesin pencetak pellet (atau gilingan daging manual) hingga keluar berbentuk butiran memanjang. |
| Pengeringan | Potong butiran sesuai ukuran mulut ikan, lalu jemur hingga kadar airnya di bawah 10% agar pellet awet dan tidak gampang berjamur. |


