Trik Pemisahan Telur Jangkrik dari Media Pasir dan Kain

Ternaktani
Ternaktani
September 4, 2026 2 Min Read 0

Gubuku – Bisnis ternak jangkrik makin ke sini makin dilirik Gen Z karena gak butuh lahan luas dan demand-nya sangat stabil buat pakan burung hias, reptil, hingga umpan memancing. Nah, salah satu fase yang paling menentukan cuan kamu adalah saat panen telur jangkrik.

Di pasaran, telur jangkrik punya nilai jual yang lumayan tinggi per gramnya. Tapi, kalau proses pemisahannya sembarangan, telur bisa pecah, membusuk, atau malah gagal menetas.

Biar hasil panen kamu maksimal dan telurnya mulus tanpa cacat, yuk simak trik pemisahan telur jangkrik dari media pasir maupun kain berikut ini!

Kenapa Harus Menggunakan Media Pasir atau Kain?

Peternak jangkrik biasanya menggunakan dua jenis media utama tempat indukan bertelur:

  • Media Pasir (Pasir Halus/Pasir Malang): Sangat disukai jangkrik karena menyerupai habitat alami di tanah, tapi butuh proses penyaringan ekstra saat panen.

  • Media Kain (Kain Saringan/Kain Perca/Kain Flanel): Sangat praktis, tidak mudah kotor, dan proses pemisahannya cenderung lebih cepat dibanding pasir.

1. Trik Memisahkan Telur Jangkrik dari Media Pasir

Proses ini membutuhkan ketelitian agar butiran pasir terpisah sempurna tanpa merusak cangkang telur yang tipis.

  • Gunakan Ayakan Halus (Saringan Teh/Kawat): Tuangkan pasir yang berisi telur ke atas saringan berukuran $1\text{–}2\text{ mm}$ (pastikan lubang saringan lebih kecil dari ukuran telur jangkrik).

  • Teknik Ayak Air (Saringan Basah): Celupkan bagian bawah saringan ke dalam wadah berisi air bersih, lalu goyang-goyangkan perlahan. Air membantu pasir larut dan jatuh ke bawah dengan cepat tanpa mengikis permukaan telur.

  • Tiriskan dan Anginkan: Angkat telur yang tertinggal di atas saringan, lalu ratakan di atas kertas koran atau kain kering. Jangan dijemur di bawah matahari langsung agar embrio di dalamnya tidak mati kehausan!

Baca Juga  Cara Meningkatkan Kualitas Telur Ayam

2. Trik Memisahkan Telur Jangkrik dari Media Kain

Kalau kamu memakai media kain basah, prosesnya jauh lebih ringkas tapi butuh kehati-hatian ekstra.

  • Siapkan Wadah Air Bersih: Celupkan kain tempat jangkrik bertelur ke dalam wadah berisi air bersih bersuhu ruang.

  • Usap Perlahan: Usap atau bilas permukaan kain secara lembut menggunakan jari tangan di dalam air. Telur jangkrik yang menempel pada serat kain akan terlepas dan tenggelam ke dasar wadah air.

  • Saring dan Keringkan: Tuang air wadah melewati saringan halus untuk menampung seluruh telur yang sudah terlepas dari kain. Pindahkan ke media koran kering agar sisa air terserap sempurna.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Kacang Fava untuk Diversifikasi Pangan
Gubuku-Kacang fava (Vicia faba) merupakan tanaman polong yang menghasilkan biji...
Read more
Potensi Tanaman Cowpea sebagai Komoditas Pangan Lokal
Gubuku-Cowpea atau kacang tunggak merupakan tanaman kacang-kacangan yang dapat dimanfaatkan...
Read more
Potensi Tanaman Lentil sebagai Pangan Sehat
Gubuku-Lentil merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang dikenal sebagai sumber...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *