Mengatasi Kasus Lice & Mites (Kutu dan Caplak) Ayam Kampung

Ternaktani
Ternaktani
September 11, 2026 3 Min Read 0

Gubuku – Lagi asyik-asyiknya merawat ayam kampung, tapi kok tiba-tiba performanya makin drop? Bulunya kelihatan rontok, ayam sering garuk-garuk gelisah, bahkan produksi telurnya mendadak terjun bebas? Buat kamu peternak muda dan Gen Z, kondisi ini fix gak boleh didiamkan!

Besar kemungkinan ternak kamu lagi diserang parasit eksternal alias Lice & Mites (Kutu dan Caplak). Walaupun ukurannya seuprit, dua jenis parasit ini bisa bikin bisnis ayam kamu gagal estetik alias rugi total.

Biar ternak kamu balik bebas berekspresi dan tumbuh maksimal, yuk bedah cara ampuh mengatasinya di bawah ini!

Bedanya Lice (Kutu) dan Mites (Caplak/Tungau)

Biar gak salah penanganan, kamu wajib tahu dulu siapa musuh yang lagi menginvasi kandang kamu.

  • Lice (Kutu Ayam): Hidup menetap di bulu dan kulit ayam. Kutu memakan serpihan kulit mati dan bulu. Efeknya? Bulu ayam jadi rusak, pitak, dan ayam merasa gatal luar biasa.

  • Mites (Caplak/Tungau): Parasit penyedot darah yang jahat banget! Ada jenis tungau merah (red mites) yang ngumpet di sela-sela kandang saat siang hari, dan baru keluar mengeroyok ayam pas malam hari. Efeknya bisa bikin ayam jago kamu kena anemia dan lemas.

4 Langkah Ampuh Pembasmi Kutu & Caplak Ayam

Jangan tunggu sampai populasi parasit ini meledak! Jalankan action plan berikut ini:

1. Mandi Debu Alami (Dust Bath) + Abu Gosok

Ini adalah cara paling alami dan murah meriah. Di alam liar, ayam suka mandi tanah buat bersihin diri.

  • Buat area khusus berisi campuran tanah halus, abu gosok/kayu, dan sedikit kapur ajaib/diatomaceous earth (DE).

  • Kutu dan caplak bakal dehidrasi lalu mati terjerat oleh partikel abu dan DE saat ayam asyik mandi debu.

Baca Juga  Trik Mengubah Limbah Usus dan Jeroan Ayam Menjadi Pakan Ikan

2. Semprot Kandang Secara Total (Deep Cleaning)

Membasmi yang di tubuh ayam aja gak cukup kalau “markas” parasitnya masih aman di celah-celah kandang.

  • Amankan ayam terlebih dahulu.

  • Semprot seluruh sudut, sela kayu, dan tempat bertelur memakai larutan Insektisida khusus ternak (Permethrin) atau desinfektan antiparasit.

  • Ulangi penyemprotan dalam waktu 7–10 hari kemudian buat membasmi telur parasit yang baru menetas.

3. Aplikasi Obat Kutu/Caplak pada Ayam

Kalau infeksinya udah lumayan parah, kamu butuh bantuan obat penanganan langsung:

  • Obat Semprot/Bedak (Carbaryl / Permethrin dust): Taburkan tipis-tipis di bawah sayap, pangkal ekor, dan area sekitar anus (area favorit parasit ngumpul).

  • Obat Tetes/Suntik (Ivermectin): Praktis banget! Teteskan sesuai dosis di tengkuk ayam. Obat ini bakal meresap ke aliran darah dan mematikan parasit yang nekat menggigit ayam.

4. Isolasi Ayam yang Bergejala Parah

Kalau ada beberapa ayam yang kelihatan sangat lemas, pucat (akibat anemia), dan bulunya rontok parah, segera pisahkan ke kandang karantina. Kasih nutrisi ekstra dan vitamin B-kompleks biar sel darah merahnya cepat pulih.

Quick Comparison: Penanganan Alami vs. Kimia

Parameter Cara Alami (Abu/DE/Herbal) Cara Kimia (Insektisida/Ivermectin)
Kecepatan Hasil Butuh waktu & proses bertahap Sangat cepat & instan
Biaya Super hemat / Hampir gratis Membutuhkan modal obat
Tingkat Keamanan Sangat aman & ramah lingkungan Wajib sesuai dosis (bisa beracun jika berlebih)
Fungsi Utama Pencegahan & penanganan ringan Penanganan kasus parah / wabah

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *