Cara Mengatasi Penyakit E. Coli (Colibacillosis) pada Unggas

Ternaktani
Ternaktani
September 12, 2026 3 Min Read 0

Gubuku – Buat kamu para peternak Gen Z yang lagi merintis bisnis ayam broiler, layer, atau unggas lainnya, nemuin ternak yang mendadak lesu pasti bikin ketar-ketir. Salah satu penyakit yang sering banget jadi “pembunuh senyap” di kandang adalah Colibacillosis, alias infeksi bakteri Escherichia coli (E. coli).

Penyakit ini gak cuma bikin pertumbuhan unggas terhambat (stunting), tapi juga bisa nular dengan cepat dan ngerusak organ dalam ayam. Biar bisnis kamu gak rugi parah, yuk paham cara mengenali dan mengatasi serangan E. coli ini sampai tuntas!

Gejala Khas Colibacillosis yang Wajib Kamu Tahu

Sebelum masuk ke cara pengobatan, kepoin dulu tanda-tanda kalau unggas kamu udah mulai terinfeksi E. coli:

  • Fisik & Perilaku: Ayam kelihatan lesu, bulu berdiri/kusam, sayap terkulai, dan nafsu makan turun drastis.

  • Pencernaan: Mencret berwama hijau kekuningan atau putih, bagian anus (cloaca) sering kotor oleh kotoran yang menempel.

  • Pernapasan: Sering terdengar suara ngorok (snicking), bernapas dengan mulut terbuka, atau mata berair.

  • Bedah Bangkai (Autopsi): Terlihat selaput putih tebal yang menutupi organ hati (perihepatitis) dan jantung (pericarditis).

4 Langkah Efektif Mengatasi Penyakit E. Coli pada Unggas

Kalau kandang kamu mulai terindikasi kena serangan Colibacillosis, langsung gerak cepat pakai langkah-langkah ini:

1. Isolasi Ternak yang Sakit

Jangan tunggu besok! Pisahkan ayam yang menunjukkan gejala sakit ke kandang karantina yang jauh dari populasi sehat. Ini kunci utama biar rantai penularan langsung terputus.

2. Berikan Antibiotik yang Tepat Sasaran

Karena penyebabnya adalah bakteri, penggunaan antibiotik adalah solusinya.

  • Pilihan Obat: Gunakan antibiotik golongan Fluoroquinolones (seperti Enrofloxacin), Aminoglikosida, atau Sulfonamida yang dicampur ke air minum.

  • Aturan Main: Berikan obat selama 3–5 hari berturut-turut. Jangan berhenti di tengah jalan meskipun ayam kelihatan udah membaik, biar bakterinya gak kebal (resisten).

Baca Juga  Desain Kandang Puyuh Bertelur System Rangka Baja Ringan

3. Sanitasi & Desinfeksi Air Minum (Kunci Utama!)

Bakteri E. coli paling sering menyebar lewat air minum yang tercemar kotoran atau lingkungan yang kotor.

  • Sterilkan tempat minum setiap hari.

  • Gunakan desinfektan khusus air minum (seperti kaporit/chlorine atau antiseptik berbahan Yodium) dengan dosis yang aman untuk membunuh bakteri di dalam saluran air kandang.

4. Support dengan Suplemen & Multivitamin

Bantu daya tahan tubuh ayam yang tersisa dengan memberikan multivitamin (terutama Vitamin C dan E) serta elektrolit. Ini berguna buat mengembalikan stamina dan mencegah ayam dari stres akibat dehidrasi.

Cheat Sheet: Tindakan Penanganan Colibacillosis

Kondisi Kandang / Unggas Tindakan Cepat (Action Plan)
Gejala awal (1-2 ekor lesu) Segera isolasi & semprot desinfektan di area sekitar
Air minum kelihatan keruh/berbau Kuras total, beri sanitasi air (chlorination)
Tingkat kematian (mortality) meningkat Beri pengobatan antibiotik massal via air minum
Pasca Pengobatan (Masa Pemulihan) Berikan mikroflora positif (probiotik) untuk menata usus

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *