Cara Mengatasi Penyakit Necrotic Enteritis (NE) Usus Ayam

Ternaktani
Ternaktani
September 14, 2026 3 Min Read 0

Gubuku – Buat kamu para peternak unggas Gen Z, pernah gak sih nemuin ayam broiler atau layer kamu tiba-tiba lemes, mencret berwarna cokelat kehitaman, atau bahkan mati mendadak padahal kemarin terlihat sehat-sehat aja?

Hati-hati! Bisa jadi peternakan kamu lagi diserang musuh bebuyutan yang namanya Necrotic Enteritis (NE) atau pembusukan usus ayam.

Penyakit ini terkenal sebagai “silent killer” yang bikin rugi parah karena merusak saluran pencernaan, bikin penyerapan nutrisi anjlok, dan menaikkan angka kematian ternak. Biar gak sampai bikin bisnis kamu collapse, yuk pahami cara mengatasi dan mencegah penyakit NE ini sampai tuntas!

Biang Kerok Penyakit Necrotic Enteritis (NE)

Penyakit NE disebabkan oleh bakteri anaerob bernama Clostridium perfringens. Sebenarnya, bakteri ini secara alami ada di dalam usus ayam dalam jumlah kecil dan gak berbahaya.

Tapi, kalau ada pemicu (predisposing factor) kaya infeksi koksidiosis, perubahan pakan yang drastis, atau sanitasi kandang yang buruk, bakteri ini bakal berkembang biak secara gila-gilaan. Mereka bakal mengeluarkan racun (toksin) yang membakar dan merusak dinding usus ayam sampai membusuk.

Tanda-Tanda Ayam Kamu Terkena NE

Sebelum terlambat, kamu wajib peka sama gejala-gejala ini:

  • Kotoran Tak Normal: Berak basah/diare berwarna cokelat tua hingga kehitaman, kadang berbusa atau ada bercak darah.

  • Perubahan Perilaku: Ayam kelihatan lesu, bulu berdiri/kusam, suka mendengkur, dan malas bergerak.

  • Nafsu Makan Anjlok: Ayam enggan makan tapi minum terus-menerus.

  • Kematian Mendadak: Banyak ayam berbobot bagus tiba-tiba ditemukan mati di kandang tanpa tanda sakit yang jelas sebelumnya.

4 Langkah Mengatasi & Mengobati NE Usus Ayam

Kalau kandang kamu udah terlanjur kebobolan, lakukan tindakan darurat ini secepatnya:

1. Pengobatan dengan Antibiotik yang Tepat

Konsultasikan dengan dokter hewan atau penyuluh peternakan untuk pemberian antibiotik yang efektif membunuh bakteri gram positif Clostridium perfringens.

  • Obat Pilihan: Bakterisida seperti golongan Amoxicillin, Ampicillin, Bacitracin, atau Tylosin yang dicampur lewat air minum.

  • Aturan Main: Berikan antibiotik sesuai dosis selama 3–5 hari berturut-turut. Jangan dihentikan sebelum waktunya biar bakteri gak kebal (resisten).

Baca Juga  Efektivitas Penggunaan Minyak Ikan Campuran Pakan Unggas

2. Berikan Multivitamin & Asam Organik (Organic Acid)

Setela pengobatan antibiotik, bantu pemulihan usus ayam:

  • Asam Organik: Campurkan acidifier ke air minum untuk menurunkan pH saluran pencernaan. Bakteri C. perfringens gak suka lingkungan asam!

  • Vitamin K & C: Mencegah pendarahan di usus dan menekan stres pada ayam.

3. Berantas Koksidiosis Dulu!

Ingat, penyakit Koksidiosis (akibat parasit eimeria) adalah “pintu masuk” utama NE karena melukai dinding usus. Kalau ada indikasi koksidiosis, berikan obat antikoksidia (koksidiostat) terlebih dahulu agar pemulihan usus berjalan maksimal.

4. Bersihkan Litter (Alas Kandang) yang Basah

Bakteri Clostridium sangat betah hidup di sekam atau litter yang basah dan lembap. Segera keruk bagian litter yang menggumpal atau basah, lalu taburi kapur atau ganti dengan sekam baru yang kering.

Cheat Sheet: Bedanya Usus Sehat vs. Usus Terkena NE

Parameter Usus Ayam Sehat Usus Ayam Terkena NE
Dinding Usus Elastis, tebal, dan berwarna pink cerah Tipis, rapuh, dan gampang robek
Kondisi Dalam Usus Bersih, hanya ada lumatan pakan normal Ada lapisan membusuk (pseudomembrane) cokelat/kuning
Aroma Saluran Pencernaan Normal pakan Sangat busuk/berbau bangkai
Kondisi Kotoran Padat dan berujung putih (asam urat) Cokelat cair, berbusa, atau kehitaman

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *