Budidaya Rumput Biograss untuk Pasokan Pakan Hijauan

Ternaktani
Ternaktani
September 5, 2026 2 Min Read 0

Gubuku – Salah satu rumput pakan yang lagi hits di kalangan peternak modern adalah Rumput Biograss. Selain pertumbuhannya yang tergolong cepat, kandungan nutrisinya sangat ampuh bikin bobot ternak cepat naik.

Yuk, bedah panduan lengkap budidaya Rumput Biograss buat pasokan pakan hijau yang hemat dan berlimpah!

Kenapa Harus Rumput Biograss?

Sebelum mulai menanam, kamu wajib tahu dulu keunggulan Rumput Biograss dibandingkan rumput konvensional:

  • Produktivitas Tinggi: Batangnya tebal, daunnya lebat, dan sanggup menghasilkan tonase hijauan yang besar per hektarnya.

  • Kandungan Nutrisi Mantap: Memiliki kadar protein kasar (PK) yang cukup tinggi sehingga bagus buat pertumbuhan daging ternak.

  • Tekstur Disukai Ternak: Batangnya relatif lebih renyah dan tidak terlalu keras jika dipanen pada usia yang tepat.

  • Regenerasi Cepat: Sekali tanam, bisa dipanen berkali-kali dalam jangka panjang.

4 Langkah Mudah Budidaya Rumput Biograss

1. Persiapan Lahan & Tanah

Rumput Biograss menyukai lahan yang mendapat sinar matahari penuh.

  • Gemburkan Tanah: Cangkul atau bajak tanah agar aerasi tanah bagus.

  • Buat Bedengan/Guludan: Bikin larikan tanah dengan jarak antar baris sekitar $70\text{–}100\text{ cm}$.

  • Pupuk Dasar: Taburkan pupuk kandang atau kompos matang di sepanjang jalur tanam untuk memicu pertumbuhan akar awal.

2. Penanaman Bibit (Setek/Rumpun)

Penanaman umumnya menggunakan bibit berupa setek batang yang sudah berakar atau memiliki minimal 2–3 ruas mata tunas.

  • Tancapkan setek dengan posisi agak miring (sekitar 45 derajat) ke dalam tanah.

  • Pastikan minimal 1–2 mata tunas terbenam di dalam tanah agar calon akar dan tunas baru cepat tumbuh.

  • Siram secara berkala jika menanam di luar musim hujan.

3. Perawatan & Pemupukan Susulan

Biar hasil panennya space-saving tapi lebat, perawatan berkala itu kunci!

  • Penyiangan: Bersihkan gulma atau rumput liar di sekitar bibit pada bulan pertama agar nutrisi tanah fokus ke Biograss.

  • Pemupukan: Berikan pupuk susulan (pupuk organik atau NPK) setelah pemotongan/panen pertama agar tunas baru kembali tumbuh cepat dan subur.

Baca Juga  Panduan Budidaya Rumput Janiba untuk Pakan Sapi Berkualitas

4. Masa Panen yang Tepat

  • Panen Pertama: Biasanya bisa dilakukan pada umur $60\text{–}90\text{ hari}$ setelah tanam (tergantung kesuburan tanah).

  • Panen Rutin: Untuk panen berikutnya, kamu bisa memotongnya setiap $40\text{–}50\text{ hari}$ sekali.

  • Teknik Potong: Potong rapat mendekati permukaan tanah (tersisa $5\text{–}10\text{ cm}$) biar anakan baru yang tumbuh makin banyak dan rimbun.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Kacang Fava untuk Diversifikasi Pangan
Gubuku-Kacang fava (Vicia faba) merupakan tanaman polong yang menghasilkan biji...
Read more
Potensi Tanaman Cowpea sebagai Komoditas Pangan Lokal
Gubuku-Cowpea atau kacang tunggak merupakan tanaman kacang-kacangan yang dapat dimanfaatkan...
Read more
Potensi Tanaman Lentil sebagai Pangan Sehat
Gubuku-Lentil merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang dikenal sebagai sumber...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *