Cara Mengatasi Penyakit Leucocytozoonosis (Mata Biru) Unggas

Ternaktani
Ternaktani
September 14, 2026 3 Min Read 0

Gubuku – Pernah gak sih kamu lagi ngecek kandang, tiba-tiba nemuin ayam kesayangan kelihatan lemas, muka pucat, atau matanya berubah warna jadi kebiruan/keruh? Buat para peternak muda dan Gen Z, kondisi ini jelas bikin panic attack.

Di dunia peternakan, gejala ini sering disebut penyakit Mata Biru atau Leucocytozoonosis. Singkatnya, ini adalah “Malaria-nya Unggas” yang disebabkan oleh parasit protozoa Leucocytozoon sp. Parasit ini merusak sel darah merah, bikin ayam anemia parah, bahkan bisa berujung kematian massal kalau terlambat ditangani.

Biar peternakan kamu gak kelimpungan dan tetap cuan, yuk kepoin cara mengatasi dan mencegah penyakit ini sampai tuntas!

Siapa Vektor Utama Penyebar Penyakit Ini?

Sama kaya malaria pada manusia yang dibawa nyamuk, Leucocytozoonosis menyebar lewat gigitan vektor (serangga perantara), yaitu:

  • Nyamuk (Culex sp.)

  • Lalat Hitam / Lalat Agas (Simulium sp.)

Serangga-serangga ini biasanya berkembang biak pesat pas musim hujan atau di sekitar kandang yang lembap dan banyak genangan air.

4 Langkah Penanganan Cepat Saat Unggas Terinfeksi

Kalau kamu menemukan gejala mata biru, kotoran hijau, atau pendarahan di jaringan bawah kulit pada ayam, lakukan langkah darurat ini secepatnya:

1. Pisahkan Ayam yang Sakit (Isolasi)

Langsung karantina ternak yang menunjukkan gejala klinis. Langkah ini krusial biar serangga tidak menggigit ayam yang sakit lalu menyebarkan parasitnya ke ayam lain yang masih sehat.

2. Berikan Pengobatan Antiprotozoa yang Tepat

Penyakit akibat parasit darah tidak bisa sembuh cuma pakai antibiotik biasa. Kamu butuh obat khusus antiprotozoa:

  • Gunakan obat bergolongan Sulfonamida (seperti Sulfadimethoxine atau Sulfamonomethoxine) yang dikombinasikan dengan Pyrimethamine.

  • Berikan lewat air minum sesuai dosis di kemasan selama 3–5 hari berturut-turut.

Baca Juga  Panduan Budidaya Ikan Tawes / Wader untuk Pasar Kuliner Lokal

3. Injeksi Vitamin B-Complex & Suplemen Penambah Darah

Karena parasit ini menggerogoti sel darah merah, ayam akan mengalami anemia berat. Berikan suplemen Vitamin B-Complex dan zat besi untuk mempercepat pembentukan sel darah merah baru dan mengembalikan energi ayam.

4. Berikan Pakan Lunak & Mudah Dicerna

Ayam yang sakit biasanya kehilangan nafsu makan. Bantu pemulihan dengan memberikan pakan yang lebih basah atau melarutkan nutrisi tambahan ke dalam air minumnya.

Trik Pencegahan Biar Penyakit Gak Balik Lagi

Mengobati itu penting, tapi memutus rantai penularan jauh lebih utama. Terapkan strategi ini di kandang kamu:

Kontrol Populasi Nyamuk dan Agas

  • Semprot Insektisida: Lakukan penyemprotan (fogging) atau gunakan larvasida di sekitar area luar kandang untuk membasmi nyamuk dan lalat hitam.

  • Keringkan Genangan Air: Pastikan tidak ada air tergenang di sekitar selokan atau area kandang yang bisa jadi sarang nyamuk.

Pasang Kelambu / Kawat Kasa

Buat kandang sistem closed house atau semi-terbuka, pasang kawat kasa berukuran kecil agar serangga malam tidak bisa masuk menyerang ternak saat mereka tidur.

Jaga Sanitasi Kandang (Manajemen Sanitation)

Jangan biarkan kotoran ayam menumpuk terlalu basah. Kotoran lembap adalah habitat favorit lalat dan nyamuk untuk berkembang biak.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *