Cara Menghitung Formulasi Pakan Metode Pearson Square

Ternaktani
Ternaktani
September 5, 2026 3 Min Read 0

Gubuku – Buat kamu yang lagi menekuni bisnis peternakan atau perikanan, biaya pakan biasanya memakan porsi paling besar, yaitu sekitar $60\%\text{–}70\%$ dari total operasional. Beli pakan pabrikan memang praktis, tapi harganya sering bikin margin keuntungan menipis.

Solusinya? Racik pakan sendiri! Tapi ingat, asal mencampur bahan tanpa hitungan yang jelas malah bikin ternak kamu kurang gizi atau tumbuh lambat. Nah, salah satu metode paling legendaris, cepat, dan akurat buat menghitung campuran pakan adalah Metode Pearson Square (Persegi Pearson).

Yuk, pelajari cara menghitung formulasi pakan pakai Pearson Square secara simpel dan gampang dipahami di bawah ini!

Apa Itu Metode Pearson Square?

Pearson Square adalah teknik matematis sederhana berbentuk persegi untuk mencampur dua bahan pakan (atau dua kelompok bahan) yang memiliki kadar nutrisi berbeda, agar menghasilkan satu campuran pakan dengan kadar nutrisi spesifik yang kita inginkan.

Biasanya, nutrisi acuan utama yang dihitung adalah Protein Kasar (PK), karena protein adalah komponen paling krusial buat pertumbuhan ternak.

Studi Kasus & Langkah Perhitungan

Biar makin kebayang, yuk langsung kita pakai contoh simulasi nyata!

Target: Kamu ingin membuat $100\text{ kg}$ pakan ikan dengan target Protein Kasar (PK) $30\%$.

  • Bahan A: Tepung Ikan (Kadar PK = $50\%$)

  • Bahan B: Dedak Halus (Kadar PK = $10\%$)

Langkah 1: Bikin Persegi Pearson

  1. Gambarkan sebuah persegi sederhana.

  2. Tulis target protein ($30\%$) tepat di tengah persegi.

  3. Tulis Bahan A ($50\%$) di pojok kiri atas dan Bahan B ($10\%$) di pojok kiri bawah.

Plaintext

(Tepung Ikan) 50%  \          /  ... (Bagian A)
                    \        /
                     --> 30% <--
                    /        \
(Dedak Halus) 10%  /          \  ... (Bagian B)

Langkah 2: Hitung Selisih Silang (Abaikan Tanda Minus)

Lakukan pengurangan secara silang (diagonal) dari kiri ke kanan. Angkanya harus selalu positif!

  • Pojok Kiri Atas ke Kanan Bawah:

    $$\vert{}50\% – 30\%\vert{} = 20\text{ Bagian Dedak}$$
  • Pojok Kiri Bawah ke Kanan Atas:

    $$\vert{}10\% – 30\%\vert{} = 20\text{ Bagian Tepung Ikan}$$

Ingat: Hasil pengurangan silang dari bahan berprotein tinggi akan menjadi jumlah bagian untuk bahan berprotein rendah, dan sebaliknya!

Langkah 3: Jumlahkan Total Bagian

Tambahkan hasil dari kedua bagian tersebut untuk mendapatkan total proporsi:

$$\text{Total Bagian} = 20 + 20 = 40\text{ Bagian}$$

Langkah 4: Hitung Persentase & Berat Masing-Masing Bahan

Sekarang, kita konversikan bagian tersebut ke dalam persentase dan kilogram untuk total pakan $100\text{ kg}$:

  • Kebutuhan Tepung Ikan:

    $$\left( \frac{20}{40} \right) \times 100\% = 50\% \implies 50\%\times 100\text{ kg} = 50\text{ kg}$$
  • Kebutuhan Dedak Halus:

    $$\left( \frac{20}{40} \right) \times 100\% = 50\% \implies 50\%\times 100\text{ kg} = 50\text{ kg}$$

Langkah 5: Pembuktian (Verifikasi)

Mari kita cek apakah campuran $50\text{ kg}$ Tepung Ikan dan $50\text{ kg}$ Dedak Halus benar-benar menghasilkan $30\%$ protein:

  • Protein dari Tepung Ikan = $50\text{ kg} \times 50\% = 25\text{ kg}$

  • Protein dari Dedak Halus = $50\text{ kg} \times 10\% = 5\text{ kg}$

  • Total Protein = $25\text{ kg} + 5\text{ kg} = 30\text{ kg}$ dari $100\text{ kg}$ pakan ($30\%$). Hitungan Akurat!

Baca Juga  Modal Usaha Ternak Ayam Kampung 50 Ekor Analisa Rincian

Syarat Wajib Metode Pearson Square

Agar hitungan Pearson Square kamu tidak error, pastikan dua hal ini:

  1. Target Protein Harus Di Tengah: Kadar protein target wajib berada di antara kadar protein kedua bahan. (Contoh: Target $30\%$ harus di antara $10\%$ dan $50\%$).

  2. Tidak Bisa Kurang/Lebih: Kamu tidak bisa membuat target $60\%$ jika bahan tertinggi yang kamu miliki hanya berprotein $50\%$.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *