Mengajukan Kredit Usaha Rakyat KUR Peternakan buat Gen Z

Ternaktani
Ternaktani
September 16, 2026 4 Min Read 0

Gubuku – Punya mimpi bikin peternakan sapi sendiri, entah itu sapi perah atau sapi potong buat pasokan Iduladha? Bisnis peternakan sapi emang cuan-nya gak main-main. Tapi, gak bisa dipungkiri kalau modal awalnya emang cukup bikin geleng-geleng kepala.

Buat kamu para peternak muda yang lagi mikir, “Dapet modal gede dari mana ya?”—tenang dulu! Pemerintah punya program kece bernama Kredit Usaha Rakyat (KUR) Peternakan. Program ini hadir khusus buat bantu pelaku usaha seperti kamu dapet pinjaman modal dengan bunga yang super miring dan tenor yang bersahabat.

Biar pengajuan KUR kamu berjalan mulus dan gak pusing bolak-balik bank, yuk simak panduan lengkapnya di bawah ini!

Apa Itu KUR Peternakan Sapi dan Kenapa Worth It?

KUR (Kredit Usaha Rakyat) adalah program pembiayaan modal kerja atau investasi dari pemerintah yang disalurkan lewat bank-bank BUMN (seperti BRI, BNI, Mandiri) dan bank daerah.

Kenapa KUR Peternakan ini worth it banget buat anak muda?

  • Bunga Super Subsidized: Bunga KUR umumnya cuma berkisar 6% per tahun (alias sekitar 0,5% per bulan). Jauh lebih murah dibanding pinjaman komersial biasa atau pinjol!

  • Plafond Modal Gede: Kamu bisa dapet pinjaman mulai dari puluhan juta hingga Rp500 juta (tergantung jenis KUR dan skala usahamu).

  • Skema Pembayaran Flexible: Khusus sektor peternakan, beberapa bank punya skema yarnen (bayar setelah panen/jual ternak) atau angsuran berkala yang gak bikin sesak napas tiap bulan.

Jenis-Jenis KUR yang Bisa Kamu Pilih

Sebelum buru-buru ke bank, pahami dulu skala usaha peternakan yang mau kamu jalankan:

  1. KUR Super Mikro: Plafond pinjaman sampai Rp10 juta. Cocok buat kamu yang baru mau mulai usaha ternak sapi skala kecil (1–2 ekor).

  2. KUR Mikro: Plafond pinjaman > Rp10 juta sampai Rp100 juta. Pas buat pengembangan kandang dan penambahan populasi sapi.

  3. KUR Kecil / Menengah: Plafond pinjaman > Rp100 juta sampai Rp500 juta. Cocok buat peternakan skala komersial dengan area luas dan jumlah sapi belasan hingga puluhan ekor.

Baca Juga  Panduan Manajemen Penimbangan Bobot Ayam Broiler

Syarat Umum Pengajuan KUR Peternakan Sapi

Biar gak kena reject pas diajukan, pastikan kamu udah memenuhi persyaratan dasar berikut:

1. Kriteria Pemohon

  • Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.

  • Punya usaha peternakan sapi yang aktif dan berjalan minimal 6 bulan (buat KUR Mikro & Kecil).

  • Track record BI Checking / SLIK OJK bersih: Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KBR, atau paylater yang pembayarannya lancar).

2. Berkas Administrasi yang Wajib Disiapkan

  • KTP pemohon (dan KTP pasangan jika sudah menikah).

  • Kartu Keluarga (KK).

  • Surat Nikah / Cerai (jika relevan).

  • Surat Izin Usaha: Bikin NIB (Nomor Induk Berusaha) secara online via OSS, atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Desa/Kelurahan setempat.

  • NPWP: Wajib punya kalau kamu mengajukan pinjaman di atas Rp50 juta.

  • Dokumen Agunan / Jaminan: Khusus buat pengajuan KUR Kecil (> Rp100 juta), biasanya bank minta jaminan seperti SHM (Sertifikat Tanah) atau BPKB kendaraan.

Tahapan Langkah Pengajuan KUR Peternakan Sapi

Gak perlu bingung, ikuti step-by-step gampang ini:

  1. Siapkan Berkas & Portofolio Usaha: Rapikan dokumen di atas. Bikin juga catatan keuangan sederhana (pemasukan, pengeluaran, dan estimasi keuntungan ternak).

  2. Datangi Kantor Bank Penyalur: Kamu bisa datang ke unit kerja terdekat dari lokasi kandang sapi kamu (BRI, BNI, Mandiri, dll.).

  3. Isi Formulir & Interview Singkat: Ambil antrean ke bagian Customer Service / Mantri / Credit Officer. Bicarakan kebutuhan modal dan skema pengembalian yang kamu inginkan.

  4. Survei Lapangan (Verifikasi Bank): Petugas bank akan datang langsung ke lokasi kandang kamu. Mereka bakal ngecek kelayakan tempat, kondisi sapi, dan keabsahan usaha.

  5. Analisis Kredit & Akad: Kalau hasil survei oke, pihak bank bakal menghubungi kamu buat penandatanganan akad kredit dan pencairan dana!

Baca Juga  Panduan Sistem Silvopasture: Ternak di Bawah Hutan Industri

Rangkuman Cepat: Hal yang Diperhatikan Bank saat Survei

Aspek Survei Kriteria “ACC” Bank Hal yang Harus Dihindari
Lokasi Kandang Jelas, aman, dan punya akses jalan yang memadai Kandang fiktif / cuma sewa sebentar demi pinjaman
Riwayat Keuangan SLIK OJK (BI Checking) skor 1 (Lancar) Ada tunggakan pinjol, kartu kredit, atau paylater macet
Legalitas Memiliki NIB / SKU aktif sesuai alamat Alamat lokasi usaha tidak sesuai dengan dokumen
Rencana Usaha Paham estimasi biaya pakan, kesehatan, & target jual Gak tahu estimasi biaya operasional ternak sendiri

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *