Gubuku – Metode ini mengandalkan korelasi antara lingkar dada dan bobot tubuh ternak yang dikenal dengan sebutan Rumus Schoorl atau metode variasi Rumus Chest. Yuk, bongkar cara pakainya biar transaksi ternak kamu selalu presisi dan anti rugi!

Kenapa Harus Pakai Ukuran Lingkar Dada?

Lingkar dada (chest girth) adalah bagian tubuh ternak yang paling stabil mencerminkan volume daging dan massa tulang. Makin lebar lingkar dadanya, makin berbobot pula otot dan Daging kambing tersebut.

Menggunakan ukuran lingkar dada memberikan akurasi estimasi hingga 85%–95% dibanding sekadar menebak lewat visual mata saja.

Alat yang Perlu Kamu Siapkan

Gak butuh peralatan canggih berharga jutaan. Alat tempur kamu cuma dua hal simpel ini:

  • Pita Ukur / Meteran Kain: Pakai meteran jahit yang lentur (bisa ditarik melingkar).

  • Kalkulator HP: Buat menghitung rumus matematikanya dalam hitungan detik.

Langkah-Langkah Mengukur Lingkar Dada Kambing

Biar hasil hitungannya akurat dan gak ngaco, posisi berdiri kambing harus benar-benar diperhatikan.

  1. Posisikan Kambing Berdiri Tegak: Pastikan kambing berdiri tegak di permukaan yang rata. Keempat kakinya harus menumpu beban dengan seimbang (tidak membungkuk atau miring).

  2. Melingkarkan Pita Ukur: Lingkarkan pita ukur tepat di belakang persendian bahu (di belakang kaki depan kambing).

  3. Paskan Pita Ukur: Tarik pita ukur hingga menempel pas di kulit/bulu kambing. Jangan terlalu longgar, tapi jangan juga ditarik terlalu kencang sampai menekan dagingnya.

  4. Catat Angkanya: Catat hasil lingkar dada tersebut dalam satuan sentimeter (cm).

Rumus Chest untuk Menghitung Bobot Kambing

Ada beberapa formula yang umum digunakan dalam dunia peternakan. Salah satu rumus yang paling sering dipakai untuk kambing dan domba lokal adalah variasi Rumus Schoorl Modifikasi berikut:

$$\text{Bobot Badan (kg)} = \frac{(\text{Lingkar Dada (cm)} + 22)^2}{100}$$

Keterangan:

  • Lingkar Dada: Diukur dalam satuan cm.

  • Hasil: Estimasi berat badan dalam satuan kilogram (kg).

Baca Juga  Tips Merawat Sapi Saat Musim Hujan

Contoh Simulasi Perhitungan

Misalnya, kamu mengukur lingkar dada seekor kambing jantan dan mendapatkan angka 70 cm.

$$\text{Bobot Badan} = \frac{(70 + 22)^2}{100}$$
$$\text{Bobot Badan} = \frac{(92)^2}{100}$$
$$\text{Bobot Badan} = \frac{8464}{100} = 84,64\text{ kg}$$

Artinya, estimasi berat badan kambing tersebut adalah sekitar 84,6 kg.

Tabel Panduan Cepat (Estimasi Lingkar Dada ke Bobot)

Biar gak perlu bolak-balik buka kalkulator di lapangan, kamu bisa simpan patokan ringkas ini:

Lingkar Dada (cm) Estimasi Bobot Badan (kg)
50 cm $\approx 51,8\text{ kg}$
60 cm $\approx 67,2\text{ kg}$
70 cm $\approx 84,6\text{ kg}$
80 cm $\approx 104,0\text{ kg}$

Tips Penting Biar Ukurannya Makin Akurat

⚠️ Catatan Lapangan:

  1. Ukur Saat Perut Kosong: Lakukan pengukuran di pagi hari sebelum kambing diberi makan atau minum banyak, biar lingkar perut yang mengembung tidak mengacaukan hasil.

  2. Kondisi Bulu Tebal: Jika kambing memiliki bulu yang sangat tebal, agak tekan sedikit pita ukurnya agar benar-benar mengukur lingkar dada asli, bukan ketebalan bulunya.

  3. Pemberontakan Ternak: Pastikan ada satu orang yang memegang tali keluh/kepala kambing agar posisi tubuhnya tetap tenang saat diukur.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Kacang Fava untuk Diversifikasi Pangan
Gubuku-Kacang fava (Vicia faba) merupakan tanaman polong yang menghasilkan biji...
Read more
Potensi Tanaman Cowpea sebagai Komoditas Pangan Lokal
Gubuku-Cowpea atau kacang tunggak merupakan tanaman kacang-kacangan yang dapat dimanfaatkan...
Read more
Potensi Tanaman Lentil sebagai Pangan Sehat
Gubuku-Lentil merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang dikenal sebagai sumber...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *