Gubuku – Sebelum “kencan” sama kuku si ternak, siapkan dulu tempur tempurnya. Ingat, keamanan dan kebersihan adalah kunci utama!
-
Gunting Kuku Khusus Ternak (Hoof Trimmer): Pastikan tajam! Gunting yang tumpul malah bikin kuku pecah atau robek.
-
Pisau Kuku (Hoof Knife): Opsional, dipakai kalau ada bagian kuku bagian dalam yang keras dan perlu diratakan.
-
Cairan Disinfektan / Alkohol: Buat mensterilkan alat sebelum dan sesudah dipakai.
-
Obat Semprot / Semprotan Antiseptik (seperti Gusanex / Limoxin): Wajib ada buat pertolongan pertama kalau ketidaksengajaan terpotong sampai berdarah.
-
Sikat / Lap Bersih: Buat membersihkan kotoran tanah yang nempel di kuku.
Step-by-Step Cara Memotong Kuku yang Benar
1. Posisikan dan Restrain Ternak dengan Aman
Jangan langsung eksekusi dari belakang kalau gak mau kena tendangan maut!
-
Untuk Kambing: Sandarkan badan kambing ke tembok atau minta bantuan teman untuk memegang tali keluh/lehernya.
-
Untuk Domba: Gunakan teknik dudukkan domba di pangkuan kamu (posisi paddock). Posisi ini bikin domba lebih tenang dan gak bisa banyak bergerak.
2. Bersihkan Kotoran di Sela-Sela Kuku
Sebelum digunting, sikat dulu bagian bawah dan sela-sela kuku (interdigital space) dari tanah, kotoran kandang, atau batu kecil yang menyelip. Ini penting banget biar kamu bisa ngeliat struktur kuku yang asli dengan jelas.
3. Potong Bagian Dinding Kuku yang Melipat
Kuku kambing/domba terdiri dari dinding luar yang keras dan telapak kuku (sole) yang lebih lunak.
-
Potong bagian dinding kuku yang memanjang dan melipat menutupi telapak.
-
Potong sedikit demi sedikit secara merata, sejajar dengan garis alami pertumbuhan kuku.
4. Ratakan Bagian Telapak Kuku (Sole)
Setelah dinding luarnya terpotong rapi, ratakan bagian telapaknya perlahan.
-
Stop kalau udah kelihatan warna kemerahan/merah muda! Itu tandanya kamu udah mendekati pembuluh darah dan jaringan saraf sensitif (quick).
-
Hasil akhirnya harus bikin kuku terasa rata saat ditaruh di lantai, jadi pijakan ternak bisa seimbang.
5. Semprotkan Antiseptik / Semprotan Luka
Sebagai langkah preventif, semprotkan cairan antiseptik atau obat luka ke seluruh permukaan kuku dan sela-selanya. Ini berfungsi membunuh bakteri yang sempat nempel pas proses pemotongan.
⚠️ Gimana Kalau Ketidaksengajaan Berdarah?
Tenang, jangan panik dulu! Kejadian kuku berdarah itu lumayan wajar buat pemula.
-
Bersihkan area darah pakai lap bersih/kasa.
-
Semprotkan obat luka (antiseptik/antibiotik spray) secara merata.
-
Kalau darahnya mengucur lumayan banyak, tekan area tersebut beberapa detik pakai kain bersih.
-
Pindahkan ternak ke kandang yang kering dan bersih biar bakterinya gak masuk ke area luka.
Berapa Sering Kuku Harus Dipotong?
Frekuensi potong kuku sebenarnya tergantung dari jenis kandangnya:
-
Kandang Panggung (Kayu/Bambu): Kuku lebih cepat panjang karena gak ada gesekan alami. Idealnya dipotong setiap 1 hingga 2 bulan sekali.
-
Kandang Tanah/Semen: Kuku terkikis secara alami saat berjalan, jadi kamu cukup checking rutin dan memotongnya sekitar 2 hingga 3 bulan sekali.
Ringkasan Checklist Kuku Sehat vs Kuku Bermasalah
| Parameter | Kuku Sehat (Ideal) | Kuku Bermasalah (Wajib Potong) |
| Bentuk | Rata, simetris, tegak lurus | Melipat, memanjang, miring |
| Bau | Tidak berbau | Bau busuk/menyengat (tanda infeksi) |
| Kondisi Telapak | Kering dan bersih | Lembap, bernanah, atau ada belatung |
| Gaya Jalan Ternak | Normal dan lincah | Pincang, ragu-ragu, atau sering berlutut |



