Gubuku – Sebelum masuk ke teknisnya, kamu harus tahu kenapa peternak cerdas gak boleh ragu buat melakukan culling:

  • Pangkas Biaya Operasional: Pakan itu komponen paling mahal. Ngasih pakan ke ayam yang gak bertelur itu sama aja kayak bakar duit!

  • Bikin Ruang Kandang Efisien: Kandang jadi gak berdesakan, sirkulasi udara lebih bagus, dan ayam lain yang masih produktif gak bakal stres.

  • Cuan Tambahan dari Daging: Ayam layer afkir masih punya nilai jual tinggi di pasar sebagai daging ayam afkir buat olahan sate, bakso, atau soto.

Ciri-Ciri & Kriteria Ayam Layer yang Harus Diafkir

Biar gak salah pilih dan malah melepaskan ayam yang masih “bertelur emas”, perhatikan bedanya ayam produktif vs ayam afkir berikut ini:

Bagian Tubuh / Indikator Ayam Layer Produktif Ayam Layer Afkir (Tidak Produktif)
Jengger (Comb) & Pikat Merah segar, cerah, elastis, dan terasa hangat Pucat, layu, kering, dan ukurannya mengecil
Vent (Kloaka) Lebar, basah, elastis, dan warnanya pucat/terang Sempit, kering, berkerut, dan warnanya gelap
Jarak Tulang Supit Lebar (bisa masuk 2–3 jari tangan) Sempit (cuma muat 1–2 jari tangan)
Perut (Abdomen) Lembek, halus, elastis (penuh bakal telur) Keras, kaku, berlemak, atau malah sangat kempis
Kaki & Paruh Warnanya memudar/pucat (pigmen masuk ke telur) Warnanya kuning pekat (pigmen tidak terpakai)

Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Afkir?

Ngedeteksi afkir itu ada dua pendekatan waktu yang bisa kamu pakai:

1. Afkir Rutin / Harian (Berdasarkan Kondisi Fisik)

Kamu gak perlu nunggu ayam tua buat ngelakuin afkir. Kalau ada ayam muda yang menunjukkan gejala sakit kronis, pertumbuhan kerdil, cacat, atau dari awal emang gak pernah bertelur, langsung afkir saat itu juga.

Baca Juga  Trik Mengatasi Penyakit Scabies (Kudis) pada Babi Pembesaran

2. Afkir Periodik (Berdasarkan Umur & Performa)

Secara ilmiah, puncak produksi ayam petelur biasanya terjadi di umur 24–30 minggu. Nah, afkir total secara bertahap biasanya dilakukan pas ayam berumur 80 sampai 96 minggu (sekitar 1,5 hingga 2 tahun).

💡 Indikator Cuan: Kalau tingkat produksi telur harian (Hen Day Production / HDP) di kandang kamu udah drop di bawah 60-65% dan gak bisa dinaikkan lagi meski pakan/suplemen udah maksimal, itu sinyal kuat kalau ayam udah siap panen afkir!

3 Langkah Simpel Cara Melakukan Seleksi Afkir

  1. Lakukan di Malam Hari atau Pagi-Pagi Banger: Ayam lebih tenang dan gak gampang panik kalau dipegang saat kondisi agak gelap atau dingin.

  2. Uji Raba (Handling) Sampel: Pegang ayam, raba bagian tulang supit di sekitar kloaka dan perut bawahnya pakai jari kamu. Kalau terasa sempit dan keras, tandanya dia udah “pensiun” bertelur.

  3. Pisahkan Segera: Masukkan ke kandang isolasi khusus ayam afkir biar gak nyampur lagi sama populasi yang aktif, lalu siap-siap dijual ke tengkulak atau pedagang pasar.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *