Pengobatan Penyakit Columnaris (Kapas) pada Ikan Gurame

Ternaktani
Ternaktani
September 12, 2026 3 Min Read 0

Gubuku – Lagi asyik-asyik ngecek kolam, tiba-tiba ngelihat ikan gurame kesayangan ada bercak-bercak putih kaya gumpalan kapas di tubuh atau mulutnya? Duh, langsung vibes-nya bikin drop banget, ya!

Banyak yang mengira selaput putih kaya kapas ini adalah serangan jamur biasa. Padahal, musuh utamanya sering kali adalah Penyakit Columnaris atau Cotton Mouth Disease. Penyakit ini sebenarnya disebabkan oleh bakteri ganas bernama Flavobacterium columnare. Kalau dibiarkan berlarut-larut, bakteri ini bisa bikin gurame kamu stres massal dan berujung kematian.

Tapi tenang dulu, gak usah panik! Buat kamu para pembudidaya Gen Z, ada panduan pengobatan yang praktis, tepat sasaran, dan ampuh buat menyembuhkan gurame dari ancaman Columnaris. Yuk, simak sampai habis!

Kenali Gejalanya Biar Gak Salah Obat!

Biar tindakan kamu gak salah kaprah, pastikan dulu gurame kamu menunjukkan tanda-tanda berikut:

  • Bercak Putih/Keabu-abuan: Muncul lapisan halus kaya kapas di area mulut, insang, sirip, atau punggung.

  • Sirip Geripis/Rontok: Sirip tampak rusak atau gatal sampai ikan sering menggesekkan badan ke dinding kolam.

  • Buka-Tutup Insang Cepat: Ikan megap-megap di permukaan air karena insangnya mulai terinfeksi.

  • Gak Nafsu Makan & Menyendiri: Gurame cenderung pasif dan ngumpul di pojokan kolam.

4 Step Pengobatan Columnaris pada Ikan Gurame

Gak perlu bingung, ikuti langkah-langkah penanganan sistematis ini biar gurame cepat pulih:

Step 1: Karantina Ikan yang Terinfeksi

Bakteri Flavobacterium columnare itu sangat cepat menular lewat air.

  • Langsung pisahkan gurame yang bergejala ke dalam tank/wadah karantina khusus.

  • Langkah ini penting banget biar ikan yang masih sehat gak ketularan.

Step 2: Lakukan Perendaman Obat (Bisa Alami atau Kimia)

Pilih salah satu metode perendaman yang paling sesuai dengan opsi yang kamu punya:

  • Opsi Alami (Garam Krosok + Daun Ketapang):

    • Campurkan garam krosok (garam ikan) dosis air.

    • Tambahkan ekstrak daun ketapang kering sampai air berwarna cokelat olahan. Daun ketapang mengandung tanin yang berfungsi sebagai antibakteri alami.

    • Rendam ikan selama 24–48 jam dalam wadah karantina.

  • Opsi Kimia / Farmasi (Kuantitas Kritis):

    • Gunakan Acriflavine atau Methylene Blue sesuai dosis di kemasan.

    • Jika infeksi sudah parah (sirip geripis/luka terbuka), kamu bisa menggunakan antibiotik khusus ikan yang mengandung Oxytetracycline melalui pakan atau perendaman khusus.

Baca Juga  Cara Merawat Anak Bebek Baru Menetas Agar Tidak Mudah Mati

Step 3: Perbaiki Kualitas Air Kolam Utama

Bakteri ini makin brutal kalau kondisi air kolam kamu kotor dan kaya akan bahan organik.

  • Lakukan water change (ganti air) sebanyak 30–50% di kolam utama.

  • Sedot kotoran di dasar kolam (siphon) sampai bersih.

  • Hentikan pemberian pakan berlebihan (overfeeding) sementara waktu.

Step 4: Beri Booster Nutrisi

Setelah menjalani perendaman, beri pakan berkualitas yang dicampur sedikit Vitamin C atau Imunostimulan. Langkah ini bakal bantu mempercepat regenerasi jaringan kulit dan sirip yang sempat rusak.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *