Gubuku – Anti Lupa: Begitu transaksi beli pakan atau terima uang panen, langsung input saat itu juga di tempat.

  • Gak Pake Hilang: Pencatatan berbasis aplikasi atau cloud bikin data kamu aman meskipun HP kamu ganti atau terselip.

  • Otomatis Dihitung: Gak perlu ngitung ulang pakai kalkulator, total kas dan laba-rugi langsung kelihatan secara otomatis.

1. Pilih Platform/Aplikasi yang Paling Pas

Langkah pertama, tentukan media pencatatan di HP yang paling sesuai dengan gaya kerja kamu:

  • Pilihan Simpel & Gratis: Google Sheets

    Cocok buat kamu yang suka fleksibilitas. Bisa diakses di HP android maupun iPhone, dan template-nya bisa disesuaikan sesuka hati.

  • Pilihan Praktis: Aplikasi Keuangan (Kredivo, BukuKas, Catatan Keuangan, dsb.)

    Aplikasi pembukuan kas sederhana yang ada di Play Store/App Store. Fiturnya udah tinggal pakai, tinggal masukin angka kas masuk (pemasukan) dan kas keluar (pengeluaran).

2. Pisahkan Rekening Bisnis dan Pribadi!

Sebelum mulai nyatat, ini aturan main paling krusial: Jangan pernah menyatukan uang kandang sama uang jajan!

Buka rekening bank digital khusus (seperti Jago, Blu, Seabank, dll) atau simpan kas tunai khusus usaha ternak kamu. Jadi semua flow transaksi kandang cuma memutarkan uang yang ada di wadah tersebut.

3. Struktur Kolom Dasar yang Wajib Ada

Kalau kamu milih pakai Google Sheets di HP, cukup buat tabel sederhana dengan 6 kolom utama ini:

Tanggal Kategori Keterangan / Rincian Kas Masuk (Rp) Kas Keluar (Rp) Saldo Akhir (Rp)
01/08 Modal Awal Setoran modal operasional 5.000.000 – 5.000.000
02/08 Pakan Beli dedak & jagung 50kg – 450.000 4.550.000
05/08 Obat/Vaksin Beli vitamin & probiotik – 75.000 4.475.000
30/08 Penjualan Panen ayam 50 ekor 2.500.000 – 6.975.000
Baca Juga  Cara Memilih Domba Texel Berkualitas Super untuk Bakalan

Gunakan rumus dasar =SUM() di Google Sheets untuk menghitung saldo secara otomatis.

4. Kelompokkan Kategori Transaksi Kandang

Biar pencatatan kamu makin terstruktur dan gampang dianalisis di akhir bulan, bagi pengeluaran dan pemasukan ke dalam kategori spesifik:

📥 Kas Masuk (Pemasukan)

  • Penjualan utama (Ayam/Telur/Daging)

  • Penjualan sampingan (Kotoran ternak/pupuk, karung bekas pakan)

  • Tambahan modal usaha

📤 Kas Keluar (Pengeluaran)

  • Sewa & Konstruksi: Perbaikan kandang, sewa lahan.

  • Operasional Harian: Pembelian DOC/bibit, pakan, obat, vaksin, dan vitamin.

  • Utilitas: Listrik kandang, air, pulsa/internet.

  • Lain-lain: Transportasi angkut, gaji pekerja (jika ada).

5. Bangun Kebiasaan “Catat On the Spot”

Aplikasi atau sistem sebagus apa pun gak bakal mempan kalau kamu malas input.

  • Foto Nota/Struk: Setiap kali beli perlengkapan atau pakan di toko, langsung foto notanya pakai kamera HP.

  • Jadwalkan Evaluasi Mingguan: Luangkan waktu 10 menit setiap akhir pekan (misalnya hari Minggu malam) buat mencocokkan jumlah uang fisik/rekening dengan catatan di HP kamu.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

 

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *