Trik Memindahkan Koloni Lebah Liar ke Stup Budidaya

Ternaktani
Ternaktani
September 4, 2026 3 Min Read 0

Gubuku – Pernah ngeliat koloni lebah liar bergelantungan di pohon samping rumah, di dalam bambu tua, atau di sela-sela dinding? Daripada diusir pakai racun atau dibakar yang malah merusak ekosistem, mending kamu manfaatkan buat modal budidaya lebah mandiri!

Memindahkan lebah liar (seperti lebah Apis cerana atau lebah tanpa sengat Trigona/Klanceng) ke dalam stup (kotak budidaya) sebenarnya gak seseram yang kamu bayangkan. Kunci utamanya cuma satu: amankan sang ratu. Begitu ratunya pindah, seluruh anggota koloni bakal mengekor secara sukarela.

Yuk, simak trik memindahkan koloni lebah liar ke stup budidaya yang aman, praktis, dan cocok buat pemula Gen Z berikut ini!

Persiapan Alat & Peralatan Keselamatan

Sebelum beraksi, pastikan kamu sudah menyiapkan gear yang tepat biar proses eksekusi berjalan mulus dan minim risiko:

  • Stup / Kotak Budidaya: Pastikan sudah bersih, kering, dan bebas dari bau cat kimia yang menyengat.

  • Baju / Jaring Pelindung Diri: Wajib pakai jika kamu memindahkan lebah bersengat (Apis). Untuk lebah tanpa sengat (Klanceng), pelindung mata dan penutup kepala sudah cukup.

  • Pengasap (Smoker): Digunakan khusus untuk lebah bersengat agar koloni lebih tenang (tame).

  • Tali Rafia / Karet Gelang & Pisau: Buat memotong dan mengikat sarang sisiran (comb) ke dalam bingkai (frame) stup.

  • Propolis Tambahan: Khusus lebah Klanceng, siapkan sedikit propolis buat ditempel di pintu masuk stup baru.

4 Langkah Utama Memindahkan Lebah Liar

1. Tenangkan Koloni Sebelum Eksekusi

  • Jika memindahkan lebah bersengat, hembuskan asap halus dari smoker ke arah sarang secara perlahan. Asap bikin lebah mengira ada kebakaran, sehingga mereka sibuk menyedot cadangan madu dan jadi lebih malas menyengat.

  • Lakukan proses pemindahan pada pagi hari (sekitar pukul 06.00–08.00) atau sore hari (pukul 16.00–17.00) saat suhu tidak terlalu panas dan mayoritas lebah ada di dalam sarang.

Baca Juga  Cara Mencegah Keracunan pada Sapi Akibat Daun Singkong

2. Amankan Sarang Sisiran (Comb)

  • Potong sarang yang berisi telur/pupa (brood comb) dan cadangan madu secara hati-hati menggunakan pisau tajam.

  • Tempelkan dan ikat sisiran sarang tersebut ke bingkai kayu (frame) stup menggunakan tali rafia atau karet. Ini penting banget sebagai ‘aroma rumah’ agar lebah merasa familiar di stup baru.

3. Temukan dan Pindahkan Ratu Lebah

Ini adalah core mission dalam proses pemindahan:

  • Cari lebah dengan ukuran tubuh yang paling panjang dan perut meruncing (sang ratu).

  • Tips Pemula: Gunakan kurungan ratu (queen cage) kecil untuk memindahkan sang ratu ke dalam stup. Begitu ratu masuk ke dalam kotak, serokan lebah pekerja sisanya perlahan ke dalam stup.

  • Untuk lebah Klanceng/Trigona, pindahkan kantong telur ratu (queen cell) beserta corong pintu masuk aslinya ke pintu stup baru.

4. Aklimatisasi & Penempatan Stup Baru

  • Tutup rapat stup dan tinggalkan stup di lokasi asal penangkapan sampai menjelang malam. Ini memberi kesempatan bagi lebah pencari makan (forager) yang masih terbang di luar untuk kembali dan masuk ke stup baru.

  • Setelah gelap dan semua lebah terkumpul di dalam, tutup pintu stup lalu pindahkan ke lokasi budidaya permanen kamu.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

 

Related Posts

Budidaya Kacang Fava untuk Diversifikasi Pangan
Gubuku-Kacang fava (Vicia faba) merupakan tanaman polong yang menghasilkan biji...
Read more
Potensi Tanaman Cowpea sebagai Komoditas Pangan Lokal
Gubuku-Cowpea atau kacang tunggak merupakan tanaman kacang-kacangan yang dapat dimanfaatkan...
Read more
Potensi Tanaman Lentil sebagai Pangan Sehat
Gubuku-Lentil merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang dikenal sebagai sumber...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *