Gubuku – Datang ke pameran tanpa rencana itu ibarat masuk medan perang tanpa senjata. Jangan sampai kamu cuma kebingungan muter-muter hall pameran.

  • Riset Daftar Eksibitor: Biasanya pihak penyelenggara bakal ngerilis daftar peserta/booth beberapa hari sebelum acara. Catat perusahaan mana aja yang wajib kamu datengin (misal: supplier probiotik, produsen kandang closed house, atau PT kemitraan).

  • Siapkan “Elevator Pitch”: Latih cara mengenalkan bisnismu dalam waktu 30–60 detik. Jelaskan siapa kamu, bisnis peternakan apa yang lagi kamu jalanin, dan apa yang lagi kamu cari. Singkat, padat, dan jelas!

  • Bawa Alat Kontak Digital: Zaman now, kartu nama kertas udah gampang hilang/tercecer. Siapkan QR Code (bisa pakai LinkedIn, WhatsApp Business, atau kartunama digital/NFC) biar calon mitra tinggal scan dan simpan kontakmu secara instan.

2. Trik Approaching di Booth: Jangan Canggung!

Banyak pengusaha muda yang gerogi waktu mau ajak ngobrol perwakilan perusahaan di pameran. Ingat, mereka di sana emang buat nyari partner dan prospek baru!

  • Mulai dengan Pertanyaan Terbuka: Daripada cuma nanya “Ini produk apa ya?”, mending tanya “Produk/teknologi ini bisa bantu efisiensi biaya pakan/kandang berapa persen ya buat peternak pemula?”

  • Tunjukkan Antusiasme dan Pengetahuan Dasar: Biar lawan bicara respect, tunjukkan kalau kamu paham seluk-beluk bisnis ternak dan serius mau berkembang.

  • Fokus Bangun Hubungan, Bukan Langsung Transaksi: Pameran itu tempat menanam benih relasi. Gak perlu buru-buru maksa kesepakatan di hari itu juga. Yang penting dapet kontak penanggung jawab (person in charge) yang tepat dulu!

3. Manfaatkan Sesi Seminar & Networking Zone

Pameran peternakan kelas nasional maupun internasional biasanya ngadain seminar teknis, talkshow, atau area khusus business matching.

  • Ikut Sesi Konferensi/Seminar: Selain nambah ilmu gratis dari para ahli peternakan, ini tempat ngumpulnya para peternak senior dan pelaku industri.

  • Tanya Pertanyaan Berbobot pas Q&A: Pas sesi tanya jawab, berdiri, sebutkan nama dan bisnis peternakanmu, lalu lemparkan pertanyaan yang oke. Ini cara instan bikin seluruh ruangan ngenalin kamu!

Baca Juga  Panduan Merawat Anak Merpati (Piyik) Suapan Tangan Manusia

4. Trik Follow-Up Setelah Pameran (Kunci Sukses Sebenarnya)

Networking di lokasi pameran itu cuma 20% dari proses. 80% keberhasilannya ada di aksi lanjutan (follow-up) kamu setelah acara selesai!

💡 Pro-Tip Follow-Up:

Maksimal 2×24 jam setelah pameran, kirim pesan singkat via WhatsApp atau Email ke kontak yang kamu dapet.

Contoh teks:

“Halo Pak/Bu [Nama], saya [Nama Kamu] yang kemarin sempat ngobrol di booth [Nama Perusahaan] pas acara Expo Peternakan. Salam kenal kembali! Saya tertarik bahas lebih lanjut soal potensi kerja sama…”

Summary Checklist: Perlengkapan Wajib Peternak Gen Z ke Expo

Item Fungsi Utama
Kartu Nama Digital / QR Code Biar tukeran kontak super cepat & gak ribet
Pakaian Smart Casual Tetap rapi, profesional, tapi nyaman dipake jalan seharian
Catatan Digital (Notes/Notion) Buat nyatet poin penting dari setiap booth yang dikunjungi
Powerbank Biar HP gak mati pas lagi asyik-asyiknya networking

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *