Gubuku – Sama kayak manusia, kambing yang baru pertama kali jadi ibu (primi-parous) sering kali merasa bingung dan kaget dengan kehadiran anakannya. Naluri keibuannya belum sepenuhnya bangkit.

  • Solusi:

    • Pegang/Ikat Induknya: Bantu pegang badan atau posisikan induk dengan tenang (bisa diikat sebentar).

    • Bantu Dekatkan Cempe: Dekatkan mulut anak kambing ke puting induknya secara perlahan.

    • Oleskan Air Ketuban: Balurkan sisa air ketuban induk ke tubuh cempe atau hidung induk biar si induk mengenali bau anaknya sendiri.

2. Puting Induk Sakit atau Kena Mastitis

Kalau induknya kelihatan kesakitan, mendengus kasar, atau langsung nendang begitu putingnya disentuh, bisa jadi ada masalah medis di bagian ambing/puting susunya. Salah satu penyakit yang paling sering menyerang adalah Mastitis (peradangan pada ambing).

  • Solusi:

    • Raba & Cek Ambing: Cek apakah ambing terasa panas, bengkak, memerah, atau keras.

    • Peras Manual: Coba peras sedikit susunya. Kalau susunya menggumpal, pecah, atau bercampur darah, segera kompres air hangat dan hubungi mantri/dokter hewan.

    • Obati Puting: Kalau ada luka luar atau lecet akibat gigitan cempe, oleskan salep/antiseptik yang aman untuk hewan ternak.

3. Air Susu Gak Cukup / Belum Keluar

Kadang masalahnya bukan karena si induk jahat, tapi memang produksi air susunya belum lancar atau bahkan macet. Karena gak ada susu yang keluar pas disedot, si cempe jadi frustrasi dan induknya pun risih.

  • Solusi:

    • Pemberian Pakan Imbuhan: Kasih pakan berkualitas yang bisa memicu produksi susu (seperti daun katuk, daun kelor, atau konsentrat tinggi protein).

    • Pastikan Nutrisi Kebuntingan: Pastikan dari masa bunting tua induknya sudah diberi pakan bernutrisi dan cukup air minum.

    • Pijat Halus: Pijat lembut area ambing susu menggunakan kain hangat buat memancing pengeluaran hormon oksitosin.

Baca Juga  Cara Menghitung Pertumbuhan Bobot Badan Harian Sapi Potong

4. Efek Melahirkan Caesar atau Anak Kembar Banyak

Induk yang melahirkan lewat proses sulit (dystocia) atau operasi biasanya dalam kondisi lemas dan kesakitan. Selain itu, kalau anakan yang lahir terlalu banyak (misal 3–4 ekor), induk kadang secara alamiah cuma mau fokus menyusui satu atau dua anak saja yang dianggap paling kuat.

  • Solusi:

    • Bantu Pemerahan Kolostrum: Peras susu pertama (kolostrum) secara manual ke dalam botol, lalu minumkan ke cempe yang “dianaktirikan”.

    • Rotasi Menyusu: Buat jadwal menyusu bergantian antara cempe yang satu dengan yang lainnya.

Plan B: Solusi Darurat Kalau Induk Beneran Tetap Menolak

Kalau semua cara di atas udah dicoba dan si induk tetap keukeuh gak mau menyusui, kamu harus ambil alih peran sebagai “ibu asuh”:

  1. Kasih Kolostrum Darurat: Cari kolostrum dari induk kambing lain yang baru melahirkan. Kalau gak ada, berikan racikan susu formula bayi khusus ternak (milk replacer).

  2. Pakai Botol Dot: Gunakan botol dot bayi (atau dot khusus cempe) dan berikan susu hangat setiap 2–3 jam sekali pada minggu pertama.

  3. Pisahkan Sementara: Tempatkan cempe di kotak yang hangat (kasih lampu penghangat) biar gak kedinginan.

Pertolongan Pertama: Checklist Kilat

Kondisi Induk Penyebab Utama Solusi Pertama
Kaget / Baru pertama beranak Belum paham naluri Pegang induk & bimbing cempe ke puting
Ambing bengkak & merah Mastitis / Infeksi Kompres hangat & panggil dokter hewan
Susu tidak keluar Kurang nutrisi / Stres Kasih pakan hijau pelancar susu & peras manual
Mengusir anak tertentu Anak kembar banyak / Bau beda Oleskan air ketuban / Susui dengan botol

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *