Gubuku – Lagi asik-asiknya nengokin kandang, eh malah nemuin kulit kambing kamu kelihatan kerak-kerak keras, berkerak kaya korep, atau bulunya rontok parah? Fix, itu bukan sekadar kotor biasa. Kemungkinan besar kambing kamu lagi diserang penyakit Dermatophilosis!
Sering disangka jamur kulit biasa, Dermatophilosis sebenarnya disebabkan oleh bakteri Dermatophilus congolensis yang makin ganas pas musim hujan atau kondisi kandang lembap. Buat kamu peternak muda dan Gen Z, penyakit ini jelas bikin gagal estetik dan bikin harga jual kambing anjlok.
Tenang, gak usah overthinking! Yuk, kepoin trik pengobatan dan perawatan cepatnya di bawah ini biar kambing kamu kembali kinclong!
Apa Sih Dermatophilosis Itu?
Biar gak salah diagnosa, kamu harus tahu dulu cirinya. Dermatophilosis ini bikin kulit kambing membentuk kerak tebal, keras, dan berlapis-lapis (mirip struktur lilin atau korep kering) yang kalau dicabut bakal ninggalin luka basah atau kemerahan.
Penyakit ini gampang banget nular antar ternak, terutama lewat gigitan lalat, kutu, atau gesekan antar kambing di kandang yang padat.
4 Trik Ampuh Pengobatan Dermatophilosis
Biar pengobatan gak makan waktu lama dan hemat biaya, lakukan kombinasi terapi luar dan dalam berikut ini:
1. Karantina & Mandi Steril (Terapi Luar)
Langkah pertama yang wajib hukumnya adalah isolasi!
-
Pisahkan Kambing: Langsung pindahkan kambing yang bergejala ke kandang isolasi biar gak menulari ternak yang sehat.
-
Mandiin Pakai Antiseptik: Mandikan kambing menggunakan sampo/sabun antiseptik yang mengandung Povidone Iodine atau Chlorhexidine.
-
Trik Kerak Softening: Buat kerak yang super keras, oleskan minyak kelapa atau baby oil terlebih dahulu. Diamkan 15 menit sampai keraknya lunak, baru kelupas pelan-pelan tanpa memaksa agar kulit tidak infeksi parah.
2. Semprot / Oles Salep Antibiotik
Ingat, ini infeksi bakteri! Jadi setelah area kulit bersih dan kering dari sisa mandi:
-
Semprotkan Oxytetracycline Spray (spray biru/hijau yang biasa buat luka ternak) langsung ke area kulit yang berkerak.
-
Kalau infeksi masih lokal/sedikit, kamu bisa oleskan salep antibiotik kulit secara rutin 2 kali sehari.
3. Injeksi Antibiotik (Terapi Dalam untuk Kasus Parah)
Kalau kerak udah menyebar ke hampir seluruh tubuh, pengobatan luar aja gak bakal cukup.
-
Berikan suntikan antibiotik spektrum luas seperti Long-Acting (LA) Oxytetracycline atau Penicillin-Streptomycin sesuai dosis bobot tubuh kambing.
-
Pro Tip: Jika belum mahir menginjeksikan obat, minta bantuan Mantri Ternak atau Dokter Hewan terdekat ya!
4. Booster Vitamin & Nutrisi Pakan
Bantu imun tubuh kambing bertarung dari dalam:
-
Suntikkan atau berikan Vitamin ADE dan Vitamin B-Complex untuk mempercepat regenerasi sel kulit baru dan mengembalikan nafsu makan.
-
Pastikan pakan yang diberikan bernutrisi tinggi dan selalu sediakan air minum bersih.


